Arne Slot Dilarang Mainkan Mohamed Salah di Laga Penutup Musim Liverpool

Wayne Rooney meminta Arne Slot untuk mencoret Mohamed Salah dari laga kandang terakhir Liverpool musim ini di Anfield.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 18 Mei 2026, 22:52 WIB
Pelatih Liverpool asal Belanda, Arne Slot, memeluk striker Mesir nomor punggung 11, Mohamed Salah, setelah pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Bournemouth di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 15 Agustus 2025. Liverpool menang dengan skor 4-2. (Paul ELLIS/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Legenda Manchester United, Wayne Rooney, melontarkan kritik tajam kepada bintang Liverpool, Mohamed Salah, usai serangkaian pernyataan kontroversial sang pemain jelang akhir musim. Rooney bahkan meminta pelatih Arne Slot untuk mencoret Salah dari laga kandang terakhir Liverpool musim ini di Anfield.

Salah dipastikan akan meninggalkan Liverpool pada musim panas ini setelah sembilan tahun penuh kesuksesan bersama klub Merseyside tersebut.

Namun, perpisahan sang penyerang asal Mesir kini dibayangi ketegangan internal menyusul beberapa komentar terbuka yang dianggap menyerang klub dan pelatih.

Saran Rooney untuk Slot

Pelatih asal Belanda Liverpool, Arne Slot, bereaksi setelah timnya kebobolan gol pertama dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 antara Liverpool dan Paris Saint-Germain di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 14 April 2026. (Paul ELLIS / AFP)

Dalam pernyataannya di acara The Wayne Rooney Show, Rooney menilai Salah bertindak egois dan tidak menghormati Slot sebagai pelatih.

“Saya merasa sedih melihat bagaimana semua ini berakhir setelah apa yang telah dia capai di Liverpool. Tidak perlu baginya untuk kembali melontarkan sindiran kepada Arne Slot,” ujar Rooney.

Mantan kapten Manchester United itu bahkan menyarankan agar Salah tidak dilibatkan sama sekali dalam pertandingan terakhir Liverpool di Anfield melawan Brentford.

“Kalau saya Arne Slot, saya tidak akan membiarkannya mendekati stadion pada laga terakhir. Saya pernah mengalami hal serupa dengan Sir Alex Ferguson. Kami berselisih dan saya dicoret dari skuad di laga terakhir Ferguson di Old Trafford,” lanjut Rooney.

Komentar Salah Dinilai Memperkeruh Situasi

Mohamed Salah berhasil mencatatkan rekor baru sekaligus memperbaiki catatan Liverpool di Liga Inggris saat bersua Aston Villa pada Minggu (02/11/2025) malam WIB. (AP Photo/Jon Super)

Ketegangan memuncak setelah Salah mengunggah pernyataan panjang usai kekalahan Liverpool 2-4 dari Aston Villa. Dalam laga tersebut, Salah hanya tampil sekitar 15 menit sebagai pemain pengganti.

Dalam unggahannya, Salah menyinggung performa Liverpool musim ini yang dianggap jauh dari identitas klub selama era kejayaan mereka.

“Melihat kami kembali runtuh musim ini sangat menyakitkan dan bukan yang pantas diterima fans. Saya ingin Liverpool kembali menjadi tim dengan gaya heavy metal football yang ditakuti lawan,” tulis Salah.

Ia juga menegaskan bahwa semua pemain yang datang ke Liverpool harus mampu beradaptasi dengan identitas permainan menyerang yang selama ini melekat pada klub.

Komentar tersebut dianggap Rooney sebagai “granat” yang dilempar Salah ke ruang ganti Liverpool menjelang musim baru.

“Dia seperti mengatakan tidak percaya pada Arne Slot dan meninggalkan masalah itu untuk rekan-rekannya musim depan,” kata Rooney.

Rooney Sebut Salah Bersikap Egois

Mohamed Salah merayakan gol kedua Liverpool dalam laga Premier League melawan Fulham, Sabtu (11/4/2026). (AP Photo/Jon Super)

Rooney menilai ini bukan kali pertama Salah secara terbuka mengkritik klub. Sebelumnya pada Desember lalu, Salah sempat mengklaim bahwa Liverpool telah “melemparkannya ke bawah bus” dan mengungkap hubungannya dengan Slot tidak berjalan baik setelah dirinya dicadangkan.

Menurut Rooney, tindakan itu tidak pantas dilakukan pemain senior dengan status legenda klub.

“Dia sangat egois dalam dua kejadian ini. Itu pelatihmu. Kamu tidak bisa dua kali secara terbuka tidak menghormatinya lalu berharap semuanya baik-baik saja,” tegas Rooney.

Meski begitu, Rooney tetap mengakui Salah layak dikenang sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah Premier League.

Tetap Jadi Legenda Liverpool

Selebrasi Mohamed Salah dalam laga Everton vs Liverpool di Liga Inggris 2025/2026, Minggu (19/4/2026). (AP Photo/Ian Hodgson)

Terlepas dari kontroversi yang muncul di akhir masa baktinya, kontribusi Salah untuk Liverpool tetap luar biasa. Sejak bergabung dari AS Roma pada 2017, ia telah mencatatkan 257 gol dari 441 penampilan dan membantu klub meraih sembilan trofi bergengsi.

Salah juga menjadi bagian penting kebangkitan Liverpool bersama mantan pelatih Jurgen Klopp, termasuk saat memenangkan Liga Champions dan Premier League.

Hingga kini belum ada kepastian mengenai klub baru Salah. Namun, pemain 33 tahun itu santer dikabarkan akan melanjutkan karier di Saudi Pro League musim depan.

Klasemen Liga Inggris 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya