Kutukan Peringkat FIFA Ancam Ambisi Argentina di Piala Dunia 2026

Juara bertahan Argentina hadapi tantangan unik di Piala Dunia 2026 sebagai tim peringkat 1 dunia.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 14 Juni 2026, 08:00 WIB
Lionel Messi berhasil menyumbangkan satu gol saat Timnas Argentina membungkam Islandia dengan skor 3-0 pada laga uji coba jelang Piala Dunia 2026 di Jordan-Hare Stadium, Auburn, Alabama, Rabu (10/06/2026) pagi WIB. (Todd Kirkland / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 menjadi edisi ke-23 turnamen sepak bola internasional yang menandai era baru dengan 48 tim peserta, meningkat dari format 32 tim sebelumnya.

Digelar bersama oleh Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat di 16 kota, turnamen ini akan mencapai puncaknya pada 19 Juli 2026. Di tengah ajang bersejarah ini, juara bertahan Argentina memasuki kompetisi dengan status peringkat satu dunia, membawa serta sorotan terhadap sebuah kutukan yang belum terpecahkan dalam sejarah Piala Dunia.

Sejak FIFA memperkenalkan peringkat negara pada Desember 1992, belum pernah ada tim yang menduduki posisi teratas menjelang dimulainya Piala Dunia berhasil mengangkat trofi juara.

Ironisnya, Argentina kembali ke puncak hanya beberapa saat jelang turnamen 2026 dimulai. Mereka naik usai mengalahkan Honduras dan Islandia pada Juni 2026. Anak asuh Lionel Scaloni menyalip Spanyol yang sempat ditahan Irak sebelum menaklukkan Peru.

Sejarah dan Evolusi Peringkat Dunia FIFA

Logo FIFA. (AFP PHOTO / FABRICE COFFRINI)

Sistem Peringkat Dunia Pria FIFA pertama kali diperkenalkan pada Desember 1992. Sistem ini dirancang oleh dua akademisi Swiss, Markus Lamprecht dan Dr. Hanspeter Stam, dengan tujuan menyediakan metode peringkat yang andal bagi tim nasional anggota FIFA.

Pada awalnya, perhitungan peringkat murni didasarkan pada hasil pertandingan dan tidak memperhitungkan kualitas lawan atau pentingnya sebuah pertandingan. Namun, sejak pertama kali diperkenalkan, sistem peringkat ini telah mengalami beberapa revisi penting.

Perubahan tersebut umumnya merupakan respons terhadap kritik bahwa metode perhitungan sebelumnya tidak secara efektif mencerminkan kekuatan relatif tim nasional. Setelah Piala Dunia 2006, FIFA melakukan perubahan besar dengan mempersingkat periode evaluasi dari delapan menjadi empat tahun dan menggunakan metode perhitungan yang lebih sederhana. Pada Agustus 2018, FIFA mengadopsi sistem peringkat Elo, yang juga digunakan dalam catur dan Go, untuk perhitungan peringkatnya.

Kutukan Peringkat Teratas: Daftar Tim yang Gagal Juara

Pemain Argentina Lionel Messi mengangkat trofi juara di depan para penggemar usai mengalahkan Prancis pada pertandingan sepak bola final Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Lusail, Qatar, 18 Desember 2022. Argentina menang 4-2 dalam adu penalti setelah pertandingan berakhir imbang 3 -3. (AP Photo/Martin Meissner)

Tren historis menunjukkan bahwa tim yang menduduki peringkat pertama dunia menjelang dimulainya Piala Dunia tidak pernah berhasil memenangkan trofi sejak sistem peringkat global FIFA diciptakan pada Desember 1992. Fakta ini telah menjadi semacam pertanda buruk dalam sejarah turnamen akbar tersebut.

Berikut adalah daftar tim peringkat 1 dunia sebelum turnamen Piala Dunia dan hasil akhir mereka:

  • 2022: Brasil (tersingkir di perempat final)
  • 2018: Jerman (tersingkir di grup)
  • 2014: Spanyol (tersingkir di grup)
  • 2010: Brasil (tersingkir di perempat final)
  • 2006: Brasil (tersingkir di perempat final)
  • 2002: Prancis (tersingkir di grup)
  • 1998: Brasil (kalah di final)
  • 1994: Jerman (tersingkir di perempat final)

Sebagai salah satu favorit untuk memenangkan turnamen, akan menarik untuk melihat apakah Argentina dapat mematahkan siklus ini dan menjadi tim peringkat satu pertama yang mengangkat trofi Piala Dunia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya