Liputan6.com, Jakarta - Roberto Martinez telah resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih kepala tim nasional Portugal. Keputusan ini diambil menyusul kegagalan timnya di Piala Dunia 2026, di mana Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan tersingkir pada babak 16 besar.
Pengumuman pengunduran diri Martinez disampaikan setelah kekalahan tipis 0-1 dari Spanyol pada Selasa, 7 Juli 2026, dini hari WIB. Pertandingan yang menghentikan langkah Cristiano Ronaldo dkk. tersebut berlangsung di Dallas, Amerika Serikat.
Advertisement
Martinez menegaskan bahwa sudah tiba waktunya bagi Seleção untuk memiliki pemimpin baru.
Langkah Portugal Terhenti di Dallas
Portugal harus mengubur impiannya di Piala Dunia FIFA 2026 setelah takluk dari rivalnya, Spanyol. Gol tunggal Spanyol yang dicetak oleh Mikel Merino pada masa injury time menjadi penentu kekalahan Portugal.
Turnamen akbar empat tahunan ini diselenggarakan bersama oleh 16 kota di tiga negara Amerika Utara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Piala Dunia 2026 berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Target Juara Dunia dan Akhir Kontrak
Kegagalan Portugal meraih gelar juara dunia menjadi alasan utama keputusan Martinez untuk mundur. Ia secara eksplisit menyatakan bahwa target utamanya saat menerima jabatan tersebut adalah memenangi Piala Dunia.
"Saya datang ke Portugal untuk memenangi Piala Dunia dan saya pikir, tanpa memenanginya, tidak ada gunanya untuk melanjutkan," ujar Martinez dalam konferensi pers pascapertandingan.
Martinez juga menjelaskan bahwa kontraknya memang berakhir pada 31 Juli 2026, bertepatan dengan hari pertandingan terakhir Portugal. Hal ini memberikan kesempatan bagi dewan federasi dan presiden untuk memilih pelatih baru tanpa hambatan. Keputusan pengunduran diri ini ditegaskan belum ditentukan sebelum Piala Dunia 2026 dimulai.
Capaian Gemilang Selama Empat Tahun
Meskipun gagal di Piala Dunia, Roberto Martinez memiliki catatan positif selama hampir empat tahun memimpin tim nasional Portugal. Ia ditunjuk sebagai pelatih pada 9 Januari 2023.
Di bawah kepemimpinannya, Portugal berhasil mempersembahkan satu trofi UEFA Nations League pada tahun 2025. Selain itu, ia juga mencatatkan kemenangan terbesar dalam sejarah internasional Portugal dengan skor telak 9-0 atas Luksemburg.
Martinez juga sukses membawa Portugal menjadi salah satu tim Eropa pertama yang lolos dari kualifikasi UEFA Euro 2024, menandai kualifikasi tercepat mereka ke turnamen besar dalam sejarah. Dengan kepergiannya, beberapa laporan menyebut Jorge Jesus sebagai kandidat potensial untuk memimpin Portugal menuju EURO 2028.