Ketimbang Timnas Italia, Pep Guardiola Diyakini Lebih Cocok Latih 3 Negara Ini

Pep Guardiola sedang menganggur usai mengakhiri masa baktinya selaam satu dekade bersama Manchester City

Diterbitkan 25 Juli 2026, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Masa depan Pep Guardiola kembali menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola. Setelah dikabarkan melakukan pembicaraan dengan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) terkait posisi pelatih tim nasional, peluang pelatih asal Spanyol itu menangani Gli Azzurri kini disebut semakin kecil.

Guardiola mengakhiri kebersamaannya dengan Manchester City pada musim lalu setelah menjalani satu dekade yang sangat sukses. Selama 10 tahun memimpin The Citizens, ia mempersembahkan enam gelar Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, tiga Piala FA, dan lima Piala Liga Inggris.

Sejak meninggalkan City, berbagai spekulasi bermunculan mengenai destinasi berikutnya bagi Guardiola. Salah satunya adalah kabar bahwa ia telah mengadakan pertemuan dengan FIGC untuk membahas kemungkinan menjadi pelatih baru Timnas Italia.

Namun, laporan terbaru dari Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa peluang Guardiola menangani Italia semakin menipis. Dua petinggi FIGC, Paolo Maldini dan Leonardo, disebut pulang dari pertemuan mereka dengan Guardiola di Barcelona tanpa membawa optimisme yang besar mengenai tercapainya kesepakatan.

 

Mendieta: Inggris atau Brasil Lebih Cocok

Mantan rekan setim Guardiola di Timnas Spanyol, Gaizka Mendieta, justru menilai Inggris merupakan tujuan yang lebih realistis bagi mantan pelatih Barcelona tersebut.

Dalam wawancara eksklusif bersama Sports Mole, Mendieta menilai Guardiola juga kemungkinan kecil melatih Timnas Spanyol. Mendieta juga menilai peluang Guardiola menerima tawaran Italia cukup kecil karena karakter sepak bola Italia dan situasi kompetisinya. 

"Saya tidak melihat Pep Guardiola melatih Spanyol. Saya justru bisa membayangkannya menangani Inggris atau Brasil. Memang sempat ada pembicaraan dengan Italia, tetapi saya tidak melihat itu akan terjadi," tuturnya.

Selain itu, Mendieta juga menepis kemungkinan Guardiola kembali melatih Barcelona. "Saya rasa Pep tidak ingin kembali ke rivalitas lama, termasuk menghadapi Jose Mourinho. Kalau suatu saat kembali ke Barcelona, kemungkinan dalam peran yang berbeda, bukan sebagai pelatih," kata Mendieta.

Menurutnya, Guardiola kini berada pada fase karier di mana lebih tertarik mengejar gelar bergengsi bersama tim nasional, seperti Piala Dunia atau Piala Eropa, dibandingkan mengurusi pekerjaan administratif di sebuah federasi sepak bola.

Ia menambahkan bahwa jika Guardiola memilih melatih tim nasional, hanya sedikit negara yang benar-benar sesuai dengan ambisinya. Selain Inggris dan Brasil, Jerman juga disebut sebagai salah satu opsi yang mungkin.

 

Pep Guardiola Sempat Jadi Target Inggris

Sebelumnya, The Athletic melaporkan bahwa Federasi Sepak Bola Inggris (FA) sempat menjadikan Guardiola sebagai kandidat utama untuk menggantikan Gareth Southgate setelah Euro 2024. Bahkan, disebutkan telah ada kesepakatan secara lisan sebelum Guardiola akhirnya memutuskan bertahan di Manchester City.

Posisi tersebut kemudian diisi oleh Thomas Tuchel. Pelatih asal Jerman itu telah menyatakan keinginannya untuk tetap menangani Timnas Inggris hingga Euro 2028 setelah membawa The Three Lions finis di peringkat ketiga Piala Dunia 2026.