Argentina Umumkan Pewaris Takhta Nomor 10 usai Laga Perpisahan Lionel Messi

Lionel Messi dipastikan resmi gantung sepatu dari Timnas Argentina dan melepas jersey nomor 10 pada jeda internasional ini.

Diterbitkan 01 Oktober 2026, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kiprah legenda sepak bola Lionel Messi bersama Timnas Argentina akan segera berakhir secara resmi. Peraih 8 gelar Ballon d'Or tersebut mengumumkan bahwa laga terakhirnya untuk Tim Tango akan berlangsung saat menghadapi Benin, Rabu (7/10/2026) dini hari.

Kepastian mengenai gantung sepatunya La Pulga memunculkan teka-teki soal penerus nomor 10 di Timnas Argentina. Sang pelatih Lionel Scaloni telah menyatakan bahwa nomor punggung ikonik Messi tersebut tidak akan dipensiunkan dan penerusnya akan segera diumumkan.

"Rencananya adalah seseorang kelak akan mengenakan nomor punggung 10 tersebut," tutur Scaloni. "(Nomor tersebut tidak akan dipensiunkan) mengingat betapa spesialnya saat dipakai. Hanya saja, kami belum memutuskan siapa pemain tersebut," lanjutnya.

Lionel Messi sendiri masih akan berkarier secara profesional bersama klub asal Amerika Serikat Inter Miami. Baginya, keputusan mengakhiri perjalanan bersama Tim Tango adalah karena dirinya murni merasa sudah memberikan segalanya untuk tim hingga saat ini tak ada lagi yang tersisa.

Sudah Putuskan Penerus Ban Kapten

Untuk memastikan transisi tim berjalan mulus pasca pensiunnya Messi, Scaloni terlebih dulu menunjuk sosok penerus yang akan memimpin ruang ganti skuad Tim Tango. Pilihannya jatuh pada eks bek Tottenham Hotspur yang kini berseragam Atletico Madrid, Cristian Romero.

"Ban kapten akan diberikan kepada Cuti (Romero). Dia sudah pernah menjadi kapten ketiga setelah Messi dan Otamendi," jelas Scaloni. "Ada Emi Martinez yang juga bisa mengenakan ban kapten. Lalu, Rodrigo de Paul dan Lautaro Martinez juga bisa mengenakannya," imbuhnya.

Calon Pewaris Nomor 10

Meski belum ada pengumuman resmi dari Timnas Argentina, salah satu pemain yang dikaitkan akan mewarisi nomor peninggalan La Pulga adalah Nico Paz. Bermain di posisi yang serupa, masa depan Paz bersama skuad Tim Tango diyakini akan berjalan gemilang layaknya sang legenda.

Sejauh ini, Nico Paz bersama Como telah menorehkan prestasi yang tak dapat dianggap remeh. Di bawah asuhan Cesc Fabregas, Paz mengoleksi 20 gol dan 20 assist dalam 81 pertandingannya di seluruh kompetisi. Bahkan, Como rela merogoh kocek sebesar 60 juta euro untuk mempermanenkan sang pemain.

Laga Spesial Kontra Benin

Pertandingan menghadapi Benin akan dipersembahkan juga sebagai momen pelepasan Lionel Messi dari Timnas Argentina. Laga tersebut diberi judul 'The Last Tango' sebagai apresiasi atas pencapaian yang telah diraih La Pulga selama membela negaranya di atas lapangan hijau.

"Terima kasih atas segala kasih sayang kalian selama 20 tahun terakhir," ungkap Messi melalui akun sosial medianya. "Saya akan merindukan dukungan kalian dari pinggir lapangan. Sekarang, saya akan menjadi salah satu dari kalian, bersorak dan mendukung tim dari luar lapangan," tambahnya.Â