FIFA Hukum Pelatih dan Pemain Mesir Usai Kritik Wasit saat Dikalahkan Argentina di Piala Dunia 2026

FIFA akhirnya mengeluarkan keputusan soal Mesir atas kritik pedas usai dikalahkan Argentina pada ajang Piala Dunia 2026.

OlehThomas
Diterbitkan 20 Oktober 2026, 12:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - FIFA menjatuhkan sanksi kepada pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, serta sejumlah anggota tim setelah melontarkan kritik terhadap kepemimpinan wasit dalam kekalahan dramatis dari Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Hossam Hassan dan saudara kembarnya yang menjabat direktur tim nasional, Ibrahim Hassan, masing-masing dijatuhi hukuman larangan mendampingi tim selama tiga pertandingan. Sementara itu, penyerang Mesir, Mostafa Ziko, menerima sanksi lebih berat berupa larangan bermain dalam lima pertandingan.

Keputusan tersebut diumumkan Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) pada Senin (19/10/2026), sebagaimana dilaporkan Reuters dan dikutip Tribal Football.

Hossam Hassan mendapat hukuman setelah mempertanyakan keputusan wasit yang dinilai merugikan Mesir hingga tersingkir dari turnamen. Adapun Ziko disanksi karena dilaporkan menghina wasit dalam wawancara setelah pertandingan.

EFA menyatakan telah meminta penjelasan terperinci mengenai dasar keputusan Komite Disiplin FIFA. Langkah tersebut dilakukan untuk menilai opsi hukum yang tersedia, termasuk kemungkinan mengajukan banding.

Kontroversi Wasit Warnai Kekalahan Mesir

Kekalahan Mesir dari Argentina menjadi salah satu pertandingan yang diwarnai kontroversi pada Piala Dunia 2026. Tim berjuluk The Pharaohs itu harus mengakui keunggulan juara bertahan dengan skor 2-3 setelah sempat berada dalam posisi yang menjanjikan.

Salah satu keputusan yang memicu kemarahan kubu Mesir adalah dianulirnya gol Mostafa Ziko setelah wasit menilai terjadi pelanggaran dalam proses terciptanya gol tersebut.

Kontroversi kembali mencuat menjelang akhir pertandingan ketika para pemain Mesir meminta hadiah penalti. Saat itu, kedudukan masih imbang 2-2. Namun, wasit tidak memberikan penalti kepada Mesir.

Argentina kemudian mencetak gol kemenangan pada menit-menit akhir pertandingan dan memastikan langkah mereka ke perempat final.

Hasil tersebut membuat Mesir harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026. Kekecewaan atas sejumlah keputusan wasit pun berlanjut setelah pertandingan melalui komentar pelatih dan pemain.

FIFA Ingatkan Risiko Kritik terhadap Wasit

Di tengah polemik tersebut, kepala perwasitan FIFA, Pierluigi Collina, membela kepemimpinan wasit dalam pertandingan Argentina kontra Mesir.

Collina mengingatkan bahwa tuduhan terhadap perangkat pertandingan dapat memicu ancaman yang membahayakan keselamatan wasit beserta keluarga mereka.

Pernyataan itu menegaskan perhatian FIFA terhadap perlindungan perangkat pertandingan di tengah meningkatnya tekanan dan sorotan publik terhadap keputusan wasit dalam pertandingan berlevel tinggi.

Meski demikian, sanksi terhadap jajaran Timnas Mesir berpotensi berdampak langsung terhadap agenda mereka berikutnya.

Hossam dan Ibrahim Hassan terancam absen dalam pertandingan kualifikasi Piala Afrika melawan Malawi pada November, serta pertandingan pertama pada kalender internasional Maret mendatang.

Sementara itu, Mostafa Ziko diperkirakan harus menepi hingga Juni akibat hukuman lima pertandingan yang dijatuhkan FIFA.

EFA kini tengah mempelajari dasar keputusan tersebut sebelum menentukan langkah selanjutnya. Kemungkinan banding masih terbuka, tetapi federasi sepak bola Mesir itu belum memastikan apakah akan menempuh jalur tersebut.