Joao Cancelo Cetak Sejarah Gemilang bersama Barcelona: Pemain Pertama Juara di Empat Liga Top Eropa

Joao Cancelo ukir sejarah tak tertandingi di sepak bola Eropa! Bek Portugal ini menjadi pemain pertama yang juara di empat liga top Eropa, terbaru bersama Barce

OlehThomas
Diterbitkan 11 Mei 2026, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Joao Cancelo, bek sayap asal Portugal, telah mengukir sejarah baru dalam dunia sepak bola Eropa. Pemain yang kini membela Barcelona ini resmi menjadi individu pertama yang berhasil memenangkan gelar liga domestik di empat dari lima liga top Eropa. Pencapaian monumental ini terjadi pada 10 Mei 2026, ketika Barcelona berhasil mengunci gelar La Liga setelah menundukkan rival abadi mereka, Real Madrid, dengan skor 2-0 dalam laga El Clásico yang berlangsung di Camp Nou.

Keberhasilan ini tidak hanya menegaskan dominasi Barcelona di kancah domestik musim ini, tetapi juga menempatkan Cancelo dalam daftar elite pemain dengan rekor langka. Ia bermain penuh selama 90 menit dalam pertandingan krusial tersebut, menunjukkan kontribusi vitalnya bagi tim. Rekor ini menyoroti fleksibilitas, konsistensi, dan kemampuan adaptasi Cancelo yang luar biasa di berbagai klub raksasa Eropa.

Sepanjang kariernya, Cancelo telah merasakan manisnya gelar liga di Italia bersama Juventus, di Inggris dengan Manchester City, di Jerman saat dipinjamkan ke Bayern Munchen, dan kini di Spanyol bersama Barcelona. Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitasnya sebagai salah satu bek sayap terbaik di generasinya, yang mampu beradaptasi dengan mulus di berbagai budaya sepak bola dan sistem taktis.

Perjalanan Gemilang di Empat Liga Top Eropa

Perjalanan Joao Cancelo dalam mengumpulkan gelar liga di benua biru dimulai di Italia. Ia pertama kali merasakan gelar Serie A bersama Juventus pada musim 2018/2019, yang menjadi fondasi awal kesuksesan di level tertinggi. Setelah itu, kariernya semakin bersinar di Premier League.

Bersama Manchester City, di bawah asuhan Pep Guardiola, Cancelo meraih tiga gelar Premier League secara beruntun, yakni pada musim 2020/2021, 2021/2022, dan 2022/2023. Kontribusinya yang signifikan di sisi sayap menjadikannya salah satu pilar penting kesuksesan The Citizens. Fleksibilitasnya dalam bermain sebagai bek kanan maupun bek kiri sangat diandalkan.

Pada musim 2022/2023, saat dipinjamkan ke Bayern Munchen, Joao Cancelo kembali menambah koleksi trofinya dengan menjuarai Bundesliga. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kualitasnya tidak luntur meski berganti klub dan liga. Ia mampu beradaptasi dengan cepat dan memberikan dampak instan bagi tim barunya.

Puncak dari pencapaian ini adalah gelar La Liga bersama Barcelona pada 10 Mei 2026. Keberhasilan Blaugrana mengunci gelar ke-29 mereka setelah kemenangan atas Real Madrid menjadi penutup manis bagi rekor pribadi Cancelo. Dua dari gelar liganya, Bundesliga dan La Liga, diraih saat ia berstatus pemain pinjaman, menunjukkan betapa berharganya kehadirannya bagi tim yang dibelanya.

Adaptabilitas dan Konsistensi Sang Bek Sayap

Kemampuan Joao Cancelo untuk beradaptasi dengan berbagai lingkungan liga dan sistem taktis adalah kunci utama dari pencapaian historisnya. Mengawali karier profesional di Benfica, ia kemudian meniti sukses di Italia bersama Juventus, di mana ia mulai mencuri perhatian dengan penampilan impresifnya. Juventus menjadi titik balik penting dalam karier Cancelo.

Kepindahannya ke Premier League bersama Manchester City semakin meningkatkan reputasinya sebagai salah satu bek sayap terbaik dunia. Di bawah arahan Pep Guardiola, ia berkembang menjadi pemain yang lebih komplit, dengan kemampuan menyerang dan bertahan yang seimbang. Berbagai kemenangan domestik bersama City menegaskan dominasinya di Inggris.

Tidak hanya itu, kesuksesannya berlanjut di Jerman, di mana ia menambahkan gelar Bundesliga ke koleksinya. Hal ini membuktikan bahwa kualitasnya dapat beradaptasi dengan mulus di berbagai budaya sepak bola dan sistem taktis yang berbeda. Kecerdasan dan adaptabilitas sepak bolanya yang luar biasa memungkinkan Cancelo untuk berkembang di setiap lingkungan liga yang ia jajaki.

Setelah sempat mengalami periode yang tidak menentu, Cancelo akhirnya menemukan kembali performa terbaiknya bersama Barcelona. Musim ini, ia menjadi bagian penting dalam keberhasilan Blaugrana menutup persaingan gelar dengan Real Madrid. Keberhasilan tersebut semakin menegaskan status Cancelo sebagai salah satu bek paling sukses di generasinya, dengan koleksi trofi yang tersebar di berbagai liga top Eropa.

Membandingkan Prestasi Cancelo dengan Bintang Lain

Pencapaian Joao Cancelo sebagai pemain pertama yang juara di empat dari lima liga top Eropa adalah rekor yang unik dan sulit ditandingi. Meskipun ada beberapa pemain lain yang telah memenangkan gelar liga di empat negara berbeda, tidak semuanya berada dalam kategori "liga top Eropa" yang diakui secara luas.

Sebagai contoh, Zlatan Ibrahimovic memenangkan gelar di Belanda, Italia, Spanyol, dan Prancis. Sementara itu, Cristiano Ronaldo meraih gelar di Inggris, Spanyol, dan Italia, namun tidak pernah bermain di Bundesliga. Arjen Robben juga memiliki koleksi gelar dari Belanda, Inggris, Spanyol, dan Jerman, tetapi tidak di Italia.

Beberapa nama besar seperti David Beckham, Claude Makelele, Gabriel Heinze, Thierry Henry, dan Zlatan Ibrahimovic memang memiliki gelar di lima liga top Eropa, termasuk Prancis. Namun, Cancelo adalah yang pertama mencapai empat dari lima liga tersebut dengan kombinasi Serie A, Premier League, Bundesliga, dan La Liga. Ini menunjukkan betapa langkanya prestasi yang diukir oleh bek Portugal ini.

Prestasi Cancelo ini menegaskan statusnya sebagai salah satu bek paling sukses dalam sejarah sepak bola modern. Koleksi trofi di berbagai negara Eropa membuat namanya kini masuk dalam daftar pemain elite dengan pencapaian langka di level klub. Perjalanan trofi Cancelo yang dimulai dari Benfica hingga Barcelona dipenuhi gelar bergengsi yang menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain paling berprestasi di generasinya.