Janji Dani Carvajal untuk Real Madrid: Pergi untuk Kembali

Dani Carvajal resmi menjalani laga terakhirnya bersama Real Madrid setelah mengabdi selama 23 tahun sejak bergabung dari akademi La Fabrica.

Diterbitkan 24 Mei 2026, 23:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Momen emosional mewarnai Santiago Bernabeu ketika Real Madrid menutup perjalanan mereka di La Liga 2025/2026 dengan kemenangan 4-2 atas Athletic Bilbao, Minggu (24/05/2026) dini hari WIB. Pertandingan pekan ke-38 tersebut memang sudah tidak lagi memengaruhi perebutan trofi liga.

Sebelumnya, Los Blancos dipastikan gagal menyalip Barcelona yang sudah mengunci posisi teratas klasemen. Walau demikian, skuad asuhan Madrid tetap tampil agresif dan menghibur di depan publik sendiri pada laga penutup musim.

Empat gol kemenangan tuan rumah dicetak Gonzalo Garcia, Jude Bellingham, Kylian Mbappe, dan Brahim Diaz. Athletic Bilbao sempat memberikan perlawanan lewat gol Gorka Guruzeta serta Urko Izeta.

Meski pertandingan berlangsung seru, sorotan utama malam itu tertuju pada Dani Carvajal. Bek kanan senior tersebut resmi menjalani laga terakhirnya bersama Real Madrid setelah mengabdi selama 23 tahun sejak bergabung dari akademi La Fabrica.

Air Mata Carvajal Warnai Laga Terakhir di Bernabeu

Carvajal dipercaya turun sejak menit pertama dalam pertandingan perpisahannya di Santiago Bernabeu. Pemain berusia 34 tahun itu tampil selama 82 menit sebelum ditarik keluar dan digantikan Manuel Serrano Salazar.

Saat meninggalkan lapangan, seluruh isi stadion memberikan standing ovation sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya selama bertahun-tahun. Atmosfer haru pun langsung menyelimuti Bernabeu.

Tak hanya itu, Carvajal juga menorehkan kontribusi penting di laga terakhirnya. Ia sukses mencatat assist untuk gol pembuka Madrid yang diselesaikan Gonzalo Garcia.

Menurut laporan AS, suasana emosional semakin terasa selepas pertandingan. Carvajal tak kuasa menahan air mata ketika menyampaikan pidato perpisahan di hadapan para pendukung Real Madrid.

Ia turut menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Presiden klub Florentino Perez serta rekan-rekan setimnya. “Sangat sulit menggambarkan perasaan ini. Emosi datang begitu saja tanpa tahu alasannya. Kemarin saya melihat tempat latihan, hari ini melihat tifo yang dibuat untuk saya, sambutan luar biasa dari suporter… bagaimana mungkin saya tidak emosional?” ujar Carvajal seperti dikutip RMTV via Football Espana.

Carvajal Berharap Bisa Pulang Suatu Hari Nanti

Kepergian Carvajal memang menjadi akhir dari perjalanan panjangnya sebagai pemain Real Madrid. Namun, ia memastikan ikatan emosionalnya dengan klub tidak akan pernah benar-benar terputus.

Carvajal mengaku sangat bangga bisa menghabiskan sebagian besar hidup dan kariernya bersama Los Blancos. Baginya, perjalanan luar biasa tersebut bahkan terasa seperti mimpi yang sulit dipercaya.

Dari seorang pemain akademi hingga menjelma menjadi salah satu bek kanan terbaik dalam sejarah klub, Carvajal telah melewati berbagai fase penting bersama Madrid. Karena itu, ia berharap suatu saat nanti bisa kembali ke Bernabeu dalam kapasitas berbeda.

“Saya menutup babak yang sangat luar biasa, sebuah karier yang bahkan tak pernah saya bayangkan sebelumnya. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada klub dan para suporter. Saya menikmati setiap momennya seperti anak kecil, sejak hari pertama hingga terakhir. Semoga mereka juga merasakan hal yang sama. Saya berharap suatu hari nanti bisa kembali ke rumah ini dengan peran berbeda, tetapi tetap membantu klub seperti biasanya,” tutup Carvajal.

Klasemen Liga Spanyol 2025/2026