Hadapi 3 Event Besar, PBPI Tunjuk Ari Moya Jadi Pelatih Timnas Padel Indonesia

PBPI resmi memperkenalkan Ari Moya sebagai pelatih timnas padel Indonesia. Sedangkan Denise Hoefer bakal menjadi Technical Advisor.

OlehThomas
Diterbitkan 27 Mei 2026, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) siap menghadapi tiga event besar padel dalam waktu dekat ini. PBPI resmi mengumumkan pelatih kepala dan penasehat teknis di Yogyakarta akhir pekan kemarin. Ini menjadi langkah strategis demi membawa Indonesia bersaing di level internasional.

Ketua Umum PBPI, Galih Dimuntur Kartasasmita, menegaskan bahwa federasi kini fokus menyiapkan atlet-atlet terbaik untuk menghadapi berbagai ajang dunia. Tiga turnamen besar menjadi target utama, yakni Asian Games 2026, World Cup Qualifier, dan FIP Junior Asia Cup Padel yang akan berlangsung di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Galih didampingi Wakil Ketua Umum PBPI Mochtar Sarman, Direktur Teknik/Pembinaan Women & Youth Rafiati, Ketua PBPI DIY Marrel Suryokusumo, Head Coach Tim Nasional Ari Moya, serta Technical Advisor Denise Hoefer.

PBPI secara resmi memperkenalkan Ari Moya sebagai Head Coach Tim Nasional dan Denise Hoefer sebagai Technical Advisor. Kehadiran dua sosok internasional tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam mempercepat perkembangan padel Indonesia yang masih tergolong olahraga baru.

“Padel di Indonesia baru berkembang sejak 2021. Karena itu, kami membutuhkan pengalaman dan standar internasional agar pembinaan atlet bisa berjalan lebih cepat dan kompetitif,” ujar Galih.

Pembinaan Pemain Muda Padel

Selain fokus pada tim nasional, PBPI juga mulai menyiapkan sistem pembinaan berkelanjutan. Seleksi Nasional (Seleknas) dijadwalkan berlangsung pada 25–26 Mei 2026 di Yogyakarta dan akan berlanjut di Jakarta hingga 30 Juni mendatang. Nama-nama atlet yang lolos shortlist diperkirakan diumumkan pada awal Juli 2026.

Seluruh program pelatihan nantinya akan dirancang langsung oleh Ari Moya dan Denise Hoefer, termasuk pengembangan atlet usia muda serta pembinaan akar rumput.

Tak hanya itu, PBPI juga berencana membuka program pelatihan nasional bagi pelatih dan wasit demi menciptakan standarisasi nasional yang lebih baik. Ke depan, federasi akan menerapkan regulasi lisensi resmi untuk pelatih, wasit, hingga klub padel di Indonesia.

Optimisme Denise Hoefer

Dalam konferensi pers tersebut, Denise Hoefer mengaku optimistis dengan potensi besar yang dimiliki Indonesia.

“Kami hadir untuk membawa pengetahuan, semangat, dan hati kami ke olahraga ini, agar Indonesia bisa menjadi kekuatan besar padel di Asia,” kata Denise.

PBPI optimistis rangkaian langkah strategis ini dapat mempercepat kemajuan padel nasional dan membuka jalan bagi Indonesia untuk tampil sebagai kekuatan baru di kawasan Asia hingga level dunia.