SK Terbit, Kemenpora Matangkan Persiapan PON 2028 di NTB, NTT dan Jakarta

PON 2028 akan digelar di NTB dan NTT. Jakarta bakal menjadi pendukung PON 2028.

OlehThomas
Diterbitkan 23 Juni 2026, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Surat Keputusan (SK) Pemerintah Republik Indonesia soal pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional atau PON 2028 telah keluar. DKI Jakarta ditetapkan menjadi penyangga Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur sebagai tuan rumah utama.

Menpora Erick Thohir langsung mempertemukan tiga Gubernur pelaksana PON 2028 di kantor Kemenpora pada Selasa 23 Juni 2026. Hadir Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. Kemenpora ingin mematangkan persiapan PON 2028.

"Ini merupakan sesuatu pertemuan yang bersejarah karena ini saya rasa pertama kali bagaimana pemerintah pusat dan pemerintah daerah kita berkonsolidasi dan memaparkan seluruh persiapan dan isu-isu yang harus ditanggulangi sejak dini," ujar Erick Thohir.

Erick Thohir mengumpulkan ketiga Gubernur agar pelaksanaan PON 2028 dapat berjalan dengan sukses baik penyelenggaraan maupun administratif.

"Karena kita bersepakat, ya PON tahun 2028 di NTB dan NTT yang didukung oleh juga Pemda DKI, kita ingin memastikan PON ini berjalan baik. Baik tidak hanya penyelenggaraan, tetapi juga baik secara administratif," sambung Erick.

21 Cabor DBON

Dalam pertemuan tersebut, Menpora menitipkan kepada ketiga gubernur pelaksana PON 2028 agar 21 cabang olahraga unggulan di DBON dipertandingkan di ajang empat tahunan tersebut.

"Ada beberapa poin yang langsung disampaikan kepada para Gubernur. Tetapi yang khususnya untuk kami dari Kemenpora, tolong dipastikan cabang-cabang olahraga unggulan Indonesia yaitu yang sesuai dengan DBON yang terbaru, untuk 21 cabor itu wajib dipertandingkan."

Ke-21 cabor DBON adalah atletik, senam, akuatik, bulu tangkis, Panjat Tebing, Panahan, Sepak Bola dan Futsal, Menembak, Judo, Tinju, Taekwondo, Balap Sepeda, Bola voli pantai, bola basket (3x3), dayung, tenis, anggar, gulat, equestrian dan pencak silat.

DKI Jakarta Siap Mendukung PON 2028

Selanjutnya Kemenpora akan bertemu dengan KONI untuk membahas lebih lanjut cabang olahraga yang akan dipertandingkan di PON 2028 serta detail lokasi penyelenggaraan cabang olahraga.

"Dan kami juga mengharapkan nanti pada pertemuan dengan pihak KONI ke depan, saya berharap KONI juga menegakkan aturan-aturan, baik perpindahan atlet, cabor-cabor yang dipertandingkan, semua harus punya tolak ukur yang baik. Apalagi pada saat ini kami dari Kemenpora juga mendapatkan penugasan kepada Bapak Presiden bagaimana kita mulai memperbaiki juga ekosistem kesejahteraan atlet olahraga Indonesia," tegas Erick Thohir.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan siap mendukung NTB dan NTT menyukseskan PON 2028. Seluruh fasilitas olahraga di Jakarta bisa dipakai untuk PON 2028. Namun keputusan ada di Kemenpora dan NTB-NTT untuk menentukan Jakarta menggelar cabang olahraga yang mana.

"Pelaksanaannya sepenuhnya kewenangan Kementerian Pemuda dan Olahraga, baik pertandingannya apa dan bagaimana, sepenuhnya kami tidak ikut campur. Termasuk penetapan lokasi pertandingan apakah di NTT, di NTB dan sebagainya. Hanya sebagai support system kami ingin menyampaikan hal-hal sebagai berikut. Di Jakarta ini ada 36 venue yang dimiliki oleh pemerintah pusat yang sebagian besar ada di GBK ini, dan itu kondisinya baik dan siap untuk digunakan," kata Pramono.