Atlet Iran Tetap Kompetitif, Juara Kejuaraan Berkuda Asia di Jakarta

Atlet asal Iran menjadi yang terbaik pada Kejuaraan Berkuda Asia yang berlangsung di Jakarta. Perang tak menghambatnya berprestasi.

OlehThomas
Diterbitkan 27 Juni 2026, 21:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah kesulitan yang melanda negaranya, atlet Iran masih bisa berprestasi. Selain timnas sepak bola Iran yang tidak terkalahkan di tiga laga awal Piala Dunia 2026, atlet berkuda mereka juga menorehkan prestasi membanggakan di AEF/MANTENA Cup Jakarta 2026 FEI CSI1 International Jumping Competition yang berlangsung di Equinara Horse Sports, Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Sabtu (27/6/2026).

Ajang internasional yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia ini resmi dibuka oleh Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya pada Sabtu siang. Seremoni pembukaan juga dihadiri Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto bersama sejumlah pejabat lainnya, pengurus PP Pordasi, perwakilan Asian Equestrian Federation (AEF), Fédération Equestre Internationale (FEI), serta tamu dari berbagai negara peserta.

Pada hari pertama AEF/MANTENA Cup Jakarta 2026 FEI CSI1 International Jumping Competition, Atlet asal Iran, Arvin Moradibichendi mampu menjadi juara CS-2 FEI CSI1* Borrowed Horse Competition 110 cm Open.

AEF/MANTENA Cup Jakarta 2026 masih akan berlanjut hingga Minggu (28/6) dengan mempertandingkan sejumlah kelas internasional dan nasional lainnya. Ajang ini diikuti atlet dari 13 negara termasuk salah satunya Iran.

Kehadiran atlet dari 13 negara menjadi bukti semakin kuatnya posisi Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi berkuda berstandar internasional sekaligus bagian dari upaya meningkatkan prestasi atlet menuju level Asia dan dunia.

"Merupakan sebuah kebanggaan bagi Indonesia karena dipercaya menjadi tuan rumah AEF/MANTENA Cup Jakarta 2026, yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di tanah air. Ajang ini juga dirangkaikan dengan Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 serta Equinara Pulomas Open 2026," kata Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

Teuku Riefky juga mengalungkan medali kepada atlet asal Iran, Arvin Moradibichendi.

Sistem Kompetisi

Kompetisi yang berada di bawah naungan Asian Equestrian Federation (AEF) dan Federation Equestre Internationale (FEI) tersebut mempertandingkan nomor Borrowed Horse Competition, format yang dikenal sebagai salah satu kelas paling menantang dalam olahraga berkuda karena setiap atlet harus beradaptasi dengan kuda hasil undian yang baru mereka kenal menjelang pertandingan.

Menurut Ketua Penyelenggara sekaligus Presiden Equinara Horse Sports, Adinda Yuanita, penyelenggaraan tahun ini menjadi tonggak baru bagi olahraga berkuda Indonesia karena merupakan event borrowed horse terbesar yang pernah digelar di Tanah Air.

"Pertandingan ini merupakan pertandingan terbesar Asian Equestrian Federation yang pernah diselenggarakan di Indonesia. Ini juga menjadi bagian dari persiapan kita menuju Asian Games Nagoya," ujar Adinda.

"Kuda-kuda diundi sehingga para atlet baru mengetahui pasangan kudanya sehari sebelum bertanding. Karena itu, kemampuan adaptasi menjadi faktor yang sangat menentukan."

Prestasi Atlet Indonesia

Atlet Indonesia juga langsung unjuk gigi di hari pertama kejuaraan. Setelah atlet Iran, posisi kedua berhasil diamankan wakil Indonesia Dameon Tri Haryanto, disusul rider Australia Zara Young di posisi ketiga.

Tak hanya itu, Indonesia juga menempatkan tiga rider di enam besar klasemen akhir. Prestasi tersebut menjadi sinyal positif bahwa kualitas atlet nasional semakin mampu bersaing dengan negara-negara berkuda terbaik di kawasan Asia.

"Kita sangat puas dengan hasil rider Indonesia hari ini. Indonesia sangat bersaing di level Asia. Dari enam besar, tiga di antaranya berasal dari Indonesia. Ini menjadi sesuatu yang sangat membanggakan," kata Adinda.

Daftar Juara

Kelas Open Jumping 135 cm (Grand Prix):

1.⁠ ⁠Teuku Rifat Renanda Harsya & kuda Kastilia

2.⁠ ⁠Yayat Subrata & kuda King Almor

3.⁠ ⁠Ferry Wahyu Hadiyanto & kuda Cornet Diamante

Kelas Internasional U25 Jumping 120 cm:

1.⁠ ⁠Nathanael Gabriel Stevano Menayang & kuda Let'S Go

2.⁠ ⁠Teuku Rifat Renanda Harsya & kuda Nobleman

3.⁠ ⁠Rasendriya Hiranya Rajasa & kuda Altas

Borrowed Horse Competition 110 cm Open

1.⁠ ⁠Arvin Moradibichendi (Iran)

2.⁠ ⁠Dameon Tri Haryanto (Indonesia)

3.⁠ ⁠Zara Young (Australia)

4.⁠ ⁠Yosua Nicholas Pamoto Ulum (Indonesia)

5.⁠ ⁠Akkara Konglapamnuay (Thailand)

6.⁠ ⁠Aisha Meidina Hakim (Indonesia)