2 Medali Asian Games 2026 Pembuktian Padel Bukan Olahraga Rekreasi dan FOMO Semata

Padel merebut medali perak dan perunggu di ajang Asian Games 2026 yang baru selesai di Aichi-Nagoya, Jepang.

OlehThomas
Diterbitkan 17 Oktober 2026, 14:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Padel menorehkan sejarah dengan menyumbang dua medali untuk Tim Indonesia di Asian Games 2026. Indonesia mendapat perak dan perunggu dari padel di Aichi-Nagoya. Dua medali ini menjadi pembuktian padel bukan sekadar olahraga rekreasi atau untuk senang-senang semata.

Indonesia merebut perak Asian Games 2026 dari ganda putri padel lewat pasangan Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini. Sedangkan satu medali perunggu disumbang Novela Putri/Beatrice Gumulya juga di ganda putri.

Perjuangan atlet padel Indonesia di Asian Games 2026 membuat bangga ketua PBPI Galih Kartasasmita. Anggota DPR RI itu merasa dua medali di Jepang menjadi pembuktian padel kini bisa diandalkan sebagai olahraga prestasi yang mengharumkan nama Indonesia.

"Saya sangat bangga dengan prestasi anak-anak di Asian Games. Luar biasa sekali. Dua medali ini menjadi awal yang baik untuk membuktikan bahwa padel itu bukan hanya olahraga rekreasi tapi juga bisa memberikan prestasi kepada bangsa dan negara. Kita akan terus berprestasi," papar Galih kepada wartawan saat pembukaan Kejurnas Padel 2026, Jumat (16/10/2026).

Dua medali Asian Games 2026 didapat dengan perjuangan berat. Atlet padel Indonesia menimba ilmu di Spanyol sebelum berangkat ke Jepang. Hasilnya pun positif, permainan menjadi lebih mumpuni.

"Kami sangat bahagia dan bangga atas apa yang kita sudah siapkan di Spanyol. Mereka kan TC di Spanyol satu bulanan lebih. Mereka pulang-pulang udah kayak orang baru. Dan itu terbukti kemarin pada saat Asian Games. Kita ditakuti sekali dan memang sampai final ya. Jadi menurut saya ini awal yang baik untuk Indonesia," tegas Galih.

Berangkat Mandiri

Para atlet padel Indonesia di Asian Games 2026 akan mendapat bonus dari PBPI. Galih sudah menyiapkannya karena padel berangkat mandiri ke Jepang sehingga tidak akan mendapatkan bonus resmi dari Presiden Prabowo Subianto.

Bonus akan diberikan PBPI tak cuma kepada peraih medali, atlet putra yang tak membawa medali juga akan diganjar apresiasi. Bonus baru akan diberikan setelah timnas padel Indonesia selesai tampil di Kualifikasi Piala Dunia Padel di Kuwait pada akhir bulan Oktober ini.

"Jadi ya, Insya Allah, pasti ada apresiasi dari saya, Dari PB kepada atlet yang sudah berjuang mati-matian disana. Termasuk yang lakinya, Nanti ada sedikit kecil-kecilan dari saya juga. Mereka juga berjuang loh. Luar biasa," tegas Galih.

KONI Bangga dengan Perkembangan Padel

Sementara itu ketua umum KONI Marciano Norman senang padel bisa semakin berkembang dan menorehkan prestasi dunia dengan menyumbang satu perak dan satu perunggu di Asian Games 2026.

"Padel merupakan salah satu cabang olahraga yang perkembangannya sangat pesat dibandingkan dengan cabang olahraga lainnya. Kita bisa menyaksikan bahwa pada Asian Games sebelumnya, padel berhasil menempatkan dua pasangan putri di semifinal. Indonesia juga berhasil merebut medali perak dan perunggu. Prestasi tersebut tentu tidak mungkin tercapai tanpa banyaknya kompetisi yang diselenggarakan di Indonesia. Hampir setiap minggu ada kejuaraan padel di berbagai daerah di seluruh Indonesia," kata Marciano.