Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk mengoptimalkan potensi sport tourism dan industri olahraga sebagai motor baru pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, sektor olahraga tidak boleh lagi hanya dipandang sebagai aktivitas fisik dan pencetak prestasi, tetapi juga sebagai investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja serta menggerakkan perekonomian masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Erick dalam Forum Nasional Transformasi Kebijakan Kepemudaan dan Keolahragaan di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Forum ini menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya kepala dinas dan pimpinan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dari seluruh Indonesia dikumpulkan untuk menyatukan arah kebijakan kepemudaan dan keolahragaan.
Erick menegaskan, sinergi pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci untuk membawa sektor olahraga Indonesia naik kelas. Potensi yang dimiliki setiap daerah perlu dikembangkan melalui pendekatan yang lebih inovatif, termasuk menjadikan ajang olahraga sebagai daya tarik wisata dan penggerak ekonomi lokal.
Advertisement
"Olahraga harus dipandang sebagai investasi keekonomian, kesehatan, dan pembentukan karakter bangsa," menjadi pesan utama yang ditekankan dalam transformasi kebijakan tersebut.
Potensi Industri Olahraga Indonesia Masih Terbuka Lebar
Erick memaparkan, potensi industri olahraga global mencapai Rp8.000 triliun. Namun, Indonesia baru menggarap sekitar Rp40 triliun atau setara 0,5 persen dari potensi tersebut.
Angka ini menunjukkan masih terbukanya peluang besar bagi Indonesia untuk mengembangkan ekosistem industri olahraga, mulai dari penyelenggaraan kompetisi, pengelolaan fasilitas, industri perlengkapan olahraga, hingga pengembangan destinasi wisata berbasis olahraga.
Karena itu, Erick meminta pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas olahraga, tetapi juga memikirkan bagaimana infrastruktur tersebut dapat memberikan nilai tambah ekonomi secara berkelanjutan.
Kolaborasi dengan sektor swasta, klub olahraga, komunitas, dan pelaku usaha lokal dinilai penting agar aktivitas olahraga mampu menciptakan perputaran ekonomi yang lebih luas.
Advertisement
Sport Tourism Jadi Andalan Daerah
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9374487/original/015045300_1792052703-IMG_6355.jpg)
Salah satu sektor yang mendapat perhatian khusus adalah sport tourism atau pariwisata olahraga. Indonesia memiliki beragam potensi destinasi yang dapat dikembangkan melalui penyelenggaraan event olahraga berskala nasional maupun internasional.
Erick mencontohkan MotoGP Mandalika yang memiliki dampak ekonomi mencapai Rp5,2 triliun. Keberhasilan penyelenggaraan ajang tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi magnet wisatawan sekaligus menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain balap motor, Erick juga menyoroti potensi wisata selancar atau surfing di berbagai daerah Indonesia. Dengan kekayaan alam yang dimiliki, daerah dapat mengembangkan kegiatan olahraga yang sesuai dengan karakteristik destinasi masing-masing.
Pengembangan sport tourism diharapkan tidak hanya berpusat pada event besar, tetapi juga mampu menghadirkan aktivitas olahraga yang terjangkau, melibatkan masyarakat setempat, dan memberikan manfaat ekonomi secara langsung.
Dengan pendekatan tersebut, olahraga berpotensi menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat pariwisata daerah sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Fasilitas Olahraga Harus Produktif
Selain mengembangkan sport tourism, Erick menyoroti pentingnya pengelolaan fasilitas olahraga agar tidak terbengkalai atau justru menjadi beban anggaran pemerintah daerah.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kemenpora bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian UMKM telah menerbitkan payung hukum melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri.
Melalui kebijakan tersebut, pemerintah daerah didorong menerapkan Kerja Sama Operasional (KSO) dengan pihak swasta maupun klub olahraga secara transparan, tanpa menghilangkan status aset milik daerah.
"Pemerintah daerah didorong melakukan Kerja Sama Operasional (KSO) dengan pihak swasta atau klub olahraga secara transparan tanpa menghilangkan aset daerah," ujar Erick.
Skema kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan fasilitas olahraga, memperbaiki kualitas layanan, serta menciptakan peluang pendapatan baru tanpa mengabaikan kepentingan publik.
Dengan demikian, fasilitas olahraga tidak hanya digunakan untuk kegiatan seremonial atau kompetisi tertentu, tetapi juga dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat dan bagian dari ekosistem industri olahraga.
Advertisement
CFD hingga Pemberdayaan Mantan Atlet
Erick juga mendorong pemerintah daerah mengaktifkan kegiatan olahraga masyarakat, termasuk Car Free Day (CFD), di 514 kabupaten dan kota di Indonesia.
Menurutnya, kegiatan olahraga yang mudah diakses masyarakat dapat meningkatkan partisipasi olahraga, membangun kebiasaan hidup sehat, dan membantu menekan beban pembiayaan kesehatan daerah.
Selain itu, olahraga masyarakat juga dapat menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha sekaligus memperkuat interaksi sosial di lingkungan perkotaan.
Kemenpora turut mendorong program sertifikasi bagi mantan atlet disabilitas agar mereka tetap memiliki kesempatan berkarya setelah tidak lagi aktif berkompetisi. Dengan bekal kompetensi yang sesuai, mereka diharapkan dapat berkontribusi sebagai pengajar atau instruktur di sekolah-sekolah khusus.
Melalui berbagai langkah tersebut, Erick berharap pemerintah daerah memiliki perspektif baru dalam memandang kepemudaan dan olahraga. Transformasi ini dinilai penting untuk memaksimalkan potensi generasi muda sekaligus menjadikan olahraga sebagai bagian dari pembangunan ekonomi nasional.
"Saya bisa, Bapak dan Ibu di daerah juga pasti harus bisa. Mari kita bangun perspektif baru bahwa sektor Pemuda dan Olahraga adalah prioritas. Antara pemerintah pusat dan daerah kita harus saling mendukung untuk menciptakan perubahan besar bagi bangsa ini," tegas Erick Thohir.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3490146/original/023335400_1624374674-Chatbot_WA_Cek_Fakta3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324489/original/034633400_1786708826-cek_fakta_balik_nama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375486/original/079437900_1792149415-cek_fakta_-OJK_pinjol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350102/original/012008800_1789559335-Cek_fakta_-_ustaz_Abdul_Somad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372519/original/051176000_1791881286-20261013_135743.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9374855/original/098746100_1792075715-20261015_erick-thohir-002c4b.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9374606/original/020645800_1792056346-erick-naturalisasi-incaran-628eac.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9374494/original/052090400_1792053297-erick-presiden-fifa-c42022.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9373638/original/039918600_1791970970-erick-kualitas-db9460.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372445/original/092894200_1791879824-20261013_135715.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372446/original/090281600_1791879825-20261013_141807.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9373045/original/076717700_1791948369-erick-pildun-23fba7.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9372885/original/065366500_1791902745-20261013_erick-thohir-4167a6.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372519/original/051176000_1791881286-20261013_135743.jpg)