5 Alasan Timnas Inggris Bakal Juara Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi Kunci

Ada lima alasan mengapa Timnas Inggris memiliki peluang besar untuk memenangkan Piala Dunia 2026 di bawah kepemimpinan pelatih Thomas Tuchel.

Diterbitkan 13 Mei 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 semakin dekat, hanya tinggal menghitung hari. Dengan laga pembuka yang mempertemukan Meksiko dan Afrika Selatan pada 11 Juni mendatang, diskusi mengenai tim-tim favorit untuk menjadi juara mulai semakin hangat.

Salah satu tim yang dianggap sebagai unggulan adalah Inggris. Dikenal dengan julukan The Three Lions, tim ini memiliki tekad untuk mengakhiri penantian yang sudah lama terjadi sejak mereka terakhir kali meraih gelar juara Piala Dunia pada tahun 1966.

Di bawah kepemimpinan Thomas Tuchel, Inggris datang ke Amerika Utara dengan status sebagai salah satu kandidat utama untuk meraih trofi juara.

Sportsmole mengungkapkan lima alasan mengapa Inggris dianggap memiliki peluang besar untuk mengangkat trofi pada final yang dijadwalkan berlangsung di New Jersey pada 19 Juli mendatang.

Berikut adalah penjelasan mengenai alasan-alasan tersebut.

1. Pengalaman Thomas Tuchel

Thomas Tuchel dikenal sebagai salah satu pelatih terkemuka dalam dunia sepak bola saat ini. Rekam jejak dan pengalamannya di level tertinggi menjadi salah satu alasan mengapa Inggris layak mendapatkan perhatian lebih dalam kompetisi internasional.

Pelatih berkebangsaan Jerman ini pernah meraih DFB-Pokal bersama Borussia Dortmund, serta mengumpulkan berbagai gelar di Liga Prancis dan piala domestik saat melatih Paris Saint-Germain. Ia juga sukses membawa Bayern Munchen meraih gelar Bundesliga.

Namun, pencapaian yang paling mencolok adalah ketika ia berhasil membawa Chelsea meraih trofi Liga Champions pada musim 2020/2021. Pada saat itu, Chelsea tidak diunggulkan, tetapi berhasil menyingkirkan Atletico Madrid dan Real Madrid sebelum mengalahkan Manchester City dengan skor 1-0 di final.

Pengalaman Tuchel dalam mengantar tim yang tidak diunggulkan menuju gelar juara dapat menjadi aset berharga bagi Inggris dalam menghadapi tim-tim besar seperti Spanyol dan Prancis, yang dikenal memiliki skuad dengan kualitas lebih matang. Dengan strategi yang tepat dan pengalaman yang dimiliki, Inggris berpotensi untuk memberikan kejutan di pentas internasional.

2. Rekor Tidak Terkalahkan

Tim nasional Inggris memasuki Piala Dunia 2026 dengan performa kualifikasi yang sangat mengesankan. "The Three Lions" berhasil meraih kemenangan dalam semua delapan pertandingan di Grup K zona Eropa, mengalahkan Albania, Serbia, Latvia, dan Andorra baik di laga kandang maupun tandang.

Yang lebih mengesankan, Inggris tidak kebobolan satu gol pun selama fase kualifikasi. Mereka mencetak total 22 gol dan selalu mencatatkan hasil nirbobol dalam delapan pertandingan tersebut. Inggris menjadi satu-satunya tim yang berhasil lolos dengan rekor sempurna, yakni seluruh kemenangan tanpa kebobolan.

Sementara itu, Norwegia juga berhasil memenangkan semua pertandingan, namun tidak mampu menjaga gawang mereka tetap bersih. Dengan momentum positif ini, diyakini bahwa rasa percaya diri skuad Tuchel akan semakin meningkat menjelang putaran final.

3. Perasaan Getir Masa Lalu

Dalam beberapa tahun terakhir, Inggris telah mengalami beberapa kegagalan di momen-momen krusial. Mereka mengalami kekalahan dalam dua final Euro secara berturut-turut dan juga tersingkir di semifinal serta perempat final pada dua edisi Piala Dunia terakhir.

Meskipun hal ini sangat menyakitkan, pengalaman pahit tersebut dapat menjadi bekal berharga bagi tim. Banyak pemain dari generasi sebelumnya masih berperan penting dalam skuad saat ini. Mereka telah terbiasa menghadapi tekanan yang muncul di fase gugur turnamen besar.

Selain itu, para pemain muda Inggris juga memiliki pengalaman serupa di level klub. Contohnya adalah Nico O'Reilly, yang meskipun belum pernah bermain di turnamen besar bersama tim nasional senior, baru saja berkontribusi dalam kesuksesan timnya.

Pemain Manchester City ini baru saja membantu timnya meraih gelar Piala Liga Inggris dan mencetak dua gol di final melawan Arsenal. Dengan situasi ini, Inggris memiliki skuad yang kaya akan pengalaman dalam menghadapi pertandingan yang penuh tekanan.

4. Kedalaman Skuad

Inggris tidak hanya dikenal karena pengalamannya, tetapi juga memiliki kualitas pemain yang merata di hampir setiap posisi. Pemain-pemain seperti Harry Kane, Bukayo Saka, Declan Rice, dan Jude Bellingham telah lama diakui sebagai bintang kelas dunia.

Namun, kekuatan tim Inggris tidak hanya terbatas pada nama-nama besar tersebut. Di sektor lini tengah, terdapat Elliot Anderson, Kobbie Mainoo, dan Adam Wharton yang bersaing untuk mendapatkan posisi utama bersama Rice.

Persaingan yang ketat juga terlihat di area gelandang serang. Pelatih Tuchel memiliki banyak pilihan, mulai dari Phil Foden, Cole Palmer, Morgan Rogers, Morgan Gibbs-White, hingga Jude Bellingham. Bahkan, posisi yang sebelumnya sering dianggap sebagai titik lemah, seperti bek kiri, kini dipenuhi dengan banyak opsi berkualitas.

Inggris memiliki Nico O'Reilly, Lewis Hall, dan Myles Lewis-Skelly sebagai pilihan di posisi tersebut. Selain itu, Luke Shaw masih dianggap mampu tampil di level tertinggi. Meskipun persaingan internal ini bisa menyulitkan Tuchel dalam menentukan skuad akhir, hal ini juga memastikan bahwa kualitas tim tetap terjaga tinggi sepanjang turnamen.

5. Harry Kane

Tim nasional Inggris akan memasuki Piala Dunia 2026 dengan penyerang yang tengah berada dalam kondisi optimal. Striker Bayern Munchen, Harry Kane, menunjukkan performa yang sangat mengesankan di musim 2025/2026, di mana ia telah mencetak 58 gol dan memberikan delapan assist dari 54 pertandingan di semua kompetisi.

Hal ini menjadikannya sebagai musim paling produktif dalam perjalanan kariernya. Inggris tentunya berharap Kane dapat mempertahankan performa gemilang ini saat berlaga di Piala Dunia 2026.

Sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Timnas Inggris, Kane sebelumnya telah berhasil meraih Golden Boot di Piala Dunia 2018 dengan torehan enam gol. Kini, harapan besar diletakkan pada pundaknya untuk kembali berperan sebagai mesin gol yang dapat membawa Inggris meraih gelar juara dunia yang kedua dalam sejarah mereka. Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki, Kane diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal untuk tim.

 

Sumber: Aning Jati (Bola.com)