Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum Terbuka Menerima Skuad Timnas Iran untuk Piala Dunia 2026

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan kesediaannya menerima skuad Timnas Iran di negaranya untuk Piala Dunia 2026, setelah AS menolak.

OlehThomas
Diterbitkan 26 Mei 2026, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum secara resmi menyatakan kesediaan negaranya untuk menjadi tuan rumah bagi Tim Nasional sepak bola Iran selama gelaran Piala Dunia 2026. Keputusan ini diumumkan pada Senin, 25 Mei 2026, menyusul laporan bahwa Amerika Serikat tidak bersedia menampung skuad Iran di wilayahnya. Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam rencana logistik Timnas Iran untuk turnamen akbar tersebut.

Sheinbaum menegaskan bahwa Meksiko tidak memiliki alasan untuk menolak kehadiran tim Iran di negaranya, menunjukkan sikap terbuka dan netral. FIFA, sebagai badan pengatur sepak bola dunia, dilaporkan telah mendekati pemerintah Meksiko setelah penolakan dari AS. Hal ini memastikan Timnas Iran tetap memiliki markas yang aman dan nyaman selama turnamen berlangsung.

Dengan demikian, Meksiko akan memainkan peran penting dalam memfasilitasi partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Keputusan ini juga mencerminkan dinamika geopolitik yang memengaruhi persiapan tim-tim peserta.

"Kami tidak punya alasan untuk menolak kesempatan mereka (Iran) tinggal di Meksiko," ujar Claudia Sheinbaum seperti dilansir dari BBC.

"Amerika Serikat tidak ingin Timnas Iran menginap di sana, padahal mereka harus memainkan tiga pertandingan di AS. Jadi FIFA bertanya kepada kami: 'Bisakah mereka menginap di Meksiko?' Dan kami menjawab: 'Ya, tidak masalah.' Kami sama sekali tidak keberatan," tegas sang Presiden perempuan pertama Meksiko tersebut.

Alasan Pemindahan Markas Timnas Iran

Timnas Iran awalnya berencana untuk mendirikan markas pelatihan di Tucson, Arizona, Amerika Serikat, sebagai bagian dari persiapan mereka menghadapi Piala Dunia 2026. Namun, rencana ini menghadapi kendala serius. Ketegangan geopolitik yang memanas antara Iran dan aliansi Amerika Serikat-Israel menjadi faktor utama yang membuat AS enggan menampung skuad Iran.

Kekhawatiran keamanan dan potensi komplikasi terkait visa juga turut menjadi pertimbangan penting dalam pemindahan markas ini. Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menjelaskan bahwa pemindahan ke Meksiko akan membantu menghindari masalah visa yang berpotensi menghambat sebagian delegasi. Beberapa laporan menyebutkan bahwa sebagian anggota delegasi Iran belum mendapatkan kepastian visa dari pemerintah AS.

Taj menambahkan bahwa dengan bermarkas di Meksiko, skuad Iran dapat melakukan perjalanan langsung ke negara tersebut menggunakan penerbangan Iran Air. Ini diharapkan dapat menyederhanakan logistik dan mengurangi potensi hambatan perjalanan bagi tim. FIFA kemudian secara aktif mencari solusi alternatif setelah penolakan dari Amerika Serikat.

Tijuana Jadi Markas Baru Tim Melli

Setelah melalui proses koordinasi, FIFA secara resmi mengkonfirmasi bahwa markas baru Timnas Iran akan berada di Tijuana, Meksiko. Kota Tijuana memiliki lokasi strategis yang berbatasan langsung dengan Amerika Serikat, tepatnya di selatan San Diego, California. Pemilihan lokasi ini diharapkan dapat meminimalkan waktu tempuh ke lokasi pertandingan.

Markas latihan Timnas Iran akan dipusatkan di Centro Xoloitzcuintle di Tijuana, Meksiko. Meskipun akan bermarkas di Meksiko, Timnas Iran tetap dijadwalkan untuk memainkan seluruh pertandingan fase grup mereka di wilayah Amerika Serikat. Keputusan ini menunjukkan fleksibilitas dan komitmen FIFA untuk memastikan kelancaran turnamen.

Jarak antara Tijuana dan Los Angeles, salah satu kota tempat pertandingan Iran, diperkirakan hanya sekitar 55 menit penerbangan. Jarak ini dianggap lebih efisien dibandingkan dengan kamp pelatihan awal di Arizona, yang mungkin memerlukan waktu perjalanan lebih lama. Logistik yang lebih baik ini diharapkan dapat mendukung performa optimal para pemain.

Jadwal Pertandingan dan Koordinasi Lanjutan

Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan bersama oleh tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dari tanggal 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Timnas Iran dijadwalkan untuk bertanding dalam tiga laga fase grup di Amerika Serikat. Mereka akan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni di Los Angeles, Belgia pada 21 Juni di Los Angeles, dan Mesir pada 26 Juni di Seattle.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan bahwa pemerintah Meksiko saat ini sedang berkoordinasi erat dengan FIFA untuk menyelesaikan semua detail terkait akomodasi dan fasilitas bagi tim Iran. Koordinasi ini penting untuk memastikan semua kebutuhan logistik dan keamanan terpenuhi dengan baik selama tim berada di Meksiko.

Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, juga telah mengkonfirmasi bahwa FIFA telah memberikan jaminan visa untuk semua pemain skuad Iran agar dapat bermain di AS. Ini menunjukkan upaya kolaboratif antara berbagai pihak untuk mengatasi tantangan yang muncul. Dengan dukungan penuh dari Meksiko dan jaminan FIFA, Timnas Iran diharapkan dapat fokus sepenuhnya pada persiapan dan performa mereka di lapangan.