Liputan6.com, Jakarta - Veda Ega Pratama sudah menjalani hampir setengah musim Moto3 perdananya di 2026. Ia mengarungi delapan pekan balapan mulai dari Thailand hingga teranyar di Hungaria.
Meski berstatus sebagai debutan, nyatanya Veda Ega mampu menunjukkan penampilan gemilang. Ia saat ini bercokol di peringkat keenam dalam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 71 poin.
Dari delapan balapan yang diikuti, enam di antaranya Veda Ega berhasil meraup poin. Termasuk dua podium di Brasil dan Prancis, yang menempatkan dirinya sebagai salah satu pembalap muda disorot dunia.
Advertisement
Veda Ega Pratama pun masuk kandidat rookie terbaik Moto3 2026. Dia berada di urutan kedua dalam klasemen mini tersebut, satu tingkat di bawah Brian Uriarte yang memiliki 72 poin.Â
Catatan itu terbilang luar biasa untuk seorang Veda Ega. Ia pun mengaku gembira dengan rentetan hasil yang diperoleh dalam musim perdananya di Moto3 2026.
"Ya cukup senang dengan hasilnya karena sebenarnya enggak mengira kalau bisa seperti ini," kata Veda Ega soal kesan-kesannya, dipetik Kamis (11/6/2026).
Lampaui Target Awal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7962789/original/017185200_1780799394-30dc3df2-db49-af5e-ccde-ffa23b4f22e5.jpg)
Diakui Veda Ega Pratama, menembus enam besar dan berusaha masuk dalam persaingan barisan depan setiap balapan bukan lah misi yang ditetapkan pada awal musim. Ia dan Honda Team Asia, semula hanya berupaya dapat poin di tiap balapannya.
 "Karena memang targetnya kan tadinya bisa dapatin poin sebanyak-banyaknya," ungkap pembalap dengan nomor motor 9 ini.
"Tapi ternyata setelah Thailand saya melihat saya bisa tarung di depan dan ya, tapi sampai sekarang masih banyak yang harus dipelajari," sambungnya.
Advertisement
Adaptasi Sirkuit Baru Jadi Tantangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7990332/original/077562700_1780828066-unnamed__98_.jpg)
Veda menambahkan, satu hal yang menyulitkan dirinya musim ini sebagai pendatang baru adalah beradaptasi dengan trek dan lintasan tiap sirkuit. Apalagi, tak semua sirkuit pernah ia rasakan sebelumnnya.
Tapi Veda Ega tetap bisa melewati dan menjawab tantangan berat tersebut. Ia mengaku hal itu bisa dilakukan berkat kontribusi dan kerja keras timnya juga.
"Ya memang agak sulit, tapi dari tim juga mereka juga udah ada data-data dari tahun kemarin, dari rider lain dan juga ya biasanya ya mempelajari dari video juga. Itu cara saya agar beradaptasi lebih cepat," jelasnya.
Sirkuit Tersulit di Mata Veda
Ketika ditanya sirkuit tersulit untuk seorang Veda Ega Pratama, ia menyebut Sirkuit Balaton Park di Hungaria. Trek ini menurutnya sangat menantang dan dia terbukti gagal meraup poin karena hanya finis ke-16.
"Semua sirkuit sulit sih pasti, karena ada setiap sirkuit ada tantangannya tersendiri. Tapi kalau disebut mungkin Hungaria (Balaton Park) di balapan kemarin itu salah satu sirkuit yang sulit," ucap Veda.
"Karena memang grip-nya nggak terlalu bagus dan juga kondisi cuacanya cukup panas dan ya agak tricky sirkuitnya, banyak chicane gitu," imbuhnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288151/original/067339000_1752895807-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__29_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308316/original/080408800_1785136454-cek_fakta_-_penggerak_HAM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299565/original/093541200_1784264989-cek_fakta_magang_nasional_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308116/original/010825900_1785129339-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T121435.797.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/8162335/original/042500100_1781016970-IMG_4676.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540401/original/049709800_1774745914-unnamed__72_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7962788/original/072719700_1780799389-a0f14c64-9add-5220-bdc1-8cdbd30e686e.jpg)