Pergantian Logo Klub Bikin Suporter Kesal, 7 Perubahan Ini Paling Mengecewakan

Planet Football merangkum tujuh klub yang mengubah logo dan menuai reaksi, dari Juventus sampai Manchester City. Beberapa akhirnya kembali ke desain lama.

Diterbitkan 03 Oktober 2026, 22:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perombakan lambang klub kerap memantik kontroversi. Dalam rangkuman Planet Football, tujuh tim besar — termasuk Juventus dan Manchester City — pernah menuai reaksi keras suporter usai mengganti logo.

Badge bukan sekadar ornamen di jersey. Ia merekam sejarah dan identitas yang melekat dengan komunitas pendukung, sehingga setiap perubahan mudah memicu perdebatan.

Motif penyegaran umumnya agar tampilan lebih modern dan serbaguna di ranah digital. Namun, tidak semua upaya rebranding tersebut diterima basis fans.

1. Juventus (2017)

Pada 2017, Juventus meninggalkan crest oval bergaris yang lama menjadi bagian penting identitas klub asal Turin tersebut.

Sebagai pengganti, mereka memperkenalkan logo minimalis berbentuk huruf J. Desain baru itu menjadi bagian dari strategi rebranding agar lebih modern dan mudah diaplikasikan di berbagai platform digital.

Keputusan itu memunculkan beragam reaksi di kalangan suporter karena dinilai terlalu jauh dari bentuk tradisional lambang Juventus.

2. Manchester City (2016)

Pada 2016, Manchester City melakukan perubahan besar dengan mengakhiri hampir dua dekade penggunaan logo bergambar elang, lalu kembali ke crest berbentuk lingkaran.

Logo anyar tersebut mengembalikan sejumlah elemen historis klub, termasuk simbol kapal dan mawar merah Lancashire.

Meskipun bernuansa nostalgia, langkah ini tetap memicu perdebatan karena desain sebelumnya telanjur akrab di mata pendukung.

3. Leeds United (2018)

Pada 2018, Leeds United sempat memperkenalkan rancangan logo baru yang akhirnya tidak pernah dipakai secara resmi.

Desain itu memuat tulisan Leeds United di bagian atas dengan gambar kepalan tangan di tengah sebagai elemen utama.

Respons negatif dari fans muncul seketika, membuat klub membatalkan rencana dan tetap menggunakan lambang lama.

4. Cardiff City (2012–2015)

Perubahan identitas Cardiff City pada periode 2012–2015 menjadi salah satu yang paling kontroversial di Inggris.

Di era kepemilikan Vincent Tan, warna tradisional klub berganti dari biru ke merah, perubahan yang turut memengaruhi tampilan logo The Bluebirds.

Kebijakan tersebut hanya bertahan sekitar tiga tahun sebelum klub kembali ke warna biru dan identitas yang lebih tradisional.

5. Aston Villa (Menjelang 2023/2024)

Menjelang musim 2023/2024, Aston Villa meninggalkan desain crest berbentuk perisai dan beralih ke logo berbentuk lingkaran.

Elemen utama seperti singa serta tulisan Aston Villa tetap dipertahankan dalam versi baru itu.

Kendati demikian, bentuk baru dinilai kurang berkarakter dibanding pendahulunya. Hanya setahun berselang, Aston Villa kembali menggunakan desain perisai.

6. Inter Milan (2021)

Pada 2021, Inter Milan merampingkan identitas visualnya dengan menanggalkan sejumlah detail emas serta elemen \"FC\" pada desain sebelumnya.

Logo pengganti tampil lebih sederhana, didominasi bentuk lingkaran dengan garis berwarna biru dan hitam.

Inter menyelaraskan tampilan tersebut sebagai bagian dari pembaruan identitas agar lebih sesuai dengan kebutuhan era digital.

7. Nantes (2019)

Pada 2019, Nantes melakukan perubahan logo yang terhitung drastis.

Klub Prancis itu meninggalkan perisai berisi berbagai simbol historis dan beralih ke tampilan minimalis dengan huruf N sebagai pusat desain.

Hasilnya, identitas visual klub tampak jauh lebih sederhana ketimbang versi sebelumnya.