Kegagalan Piala AFF 2026 Jadi Pembelajaran Berharga Timnas Indonesia

Indonesia finis ketiga Grup A Piala AFF 2026. Ragnar Oratmangoen menyebut kegagalan menyakitkan, berjanji kembali lebih kuat.

Diterbitkan 16 Agustus 2026, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ragnar Oratmangoen menanggapi kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 dengan nada getir. Penyerang Persib Bandung itu menyampaikan pesannya melalui unggahan di akun Instagram @oratmangoen.

Skuad Garuda finis di peringkat ketiga Grup A dengan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Vietnam dan Singapura menjadi dua wakil Grup A yang melaju ke fase gugur.

Unggahan Ragnar usai Gagal ke Semifinal

Dalam unggahan tersebut, Ragnar menyampaikan pesan untuk tim dan pendukung di Tanah Air melalui platform pribadinya.

"Kegagalan ini sungguh menyakitkan. Kami telah mengerahkan segalanya demi lambang di dada, demi satu sama lain, dan demi semua orang di tanah air," tulis Ragnar.

Ia sudah memperkuat Timnas Indonesia sejak 26 Maret 2024.

Debut Ragnar di Piala AFF 2026

Turnamen tahun ini menjadi pengalaman pertama Ragnar tampil di ajang antarnegara Asia Tenggara. Pemain berusia 28 tahun itu pernah bermain untuk FC Groningen dan Fortuna Sittard.

Di fase grup, ia tidak tampil saat Indonesia menghadapi Kamboja pada laga pembuka. Setelah itu, ia bermain pada tiga pertandingan berikutnya melawan Timor Leste, Vietnam, dan Singapura.

Ragnar mencatat satu gol dan satu assist sepanjang Piala AFF 2026. Gol itu menjadi yang pertama baginya di turnamen ini, sementara assist ia buat saat Indonesia menghadapi Timor Leste.

Fokus Selanjutnya: FIFA ASEAN Cup 2026 dan Persib

Setelah Piala AFF 2026, Ragnar akan mengalihkan fokus ke FIFA ASEAN Cup 2026.

Di level klub, ia kembali bersiap bersama Persib Bandung untuk kompetisi BRI Super League 2026/2027.

"Kami akan membawa pengalaman ini, terus bekerja keras, dan kembali dengan lebih kuat," ujar Ragnar.