Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia sedang mempersiapkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tim. Pelatih John Herdman telah memberikan kesempatan untuk proses naturalisasi bagi enam pemain diaspora dan saat ini bermain di Eropa, Australia, serta Amerika Serikat.
Herdman mengungkapkan rencana tersebut dalam sebuah wawancara bersama Antara TV Indonesia. Ia menegaskan bahwa ada sejumlah pemain muda keturunan yang sedang dalam pengamatan untuk dijadikan bagian penting dari Timnas Indonesia di masa yang akan datang.
Advertisement
Timnas Indonesia terus berupaya memperkuat tim melalui perpaduan antara pemain lokal dan diaspora. Pendekatan ini dianggap krusial agar skuad Merah Putih dapat memiliki daya saing yang lebih baik di tingkat Asia.
1. Laurin Ulrich
Laurin Ulrich menjadi nama pertama yang diperhatikan oleh Timnas Indonesia. Saat ini, gelandang serang yang berasal dari VfB Stuttgart tersebut sedang menjalani masa peminjaman di 1. FC Magdeburg.
Pemain berusia 21 tahun ini memiliki darah Indonesia dari kakeknya yang lahir di Surabaya, sehingga membuatnya semakin menarik perhatian. Selain itu, Ulrich juga pernah membela Timnas Jerman U-19, yang menunjukkan bahwa kualitasnya cukup menjanjikan.
Di musim ini, Ulrich menunjukkan performa yang konsisten di liga kedua Jerman. Ia berhasil mencetak tiga gol dan memberikan tiga assist dalam 36 pertandingan yang dilakoni bersama Magdeburg.
Hal ini menunjukkan bahwa Ulrich tidak hanya sekadar pemain biasa, melainkan memiliki potensi yang besar untuk berkembang lebih jauh. Dengan kemampuan yang dimilikinya, tidak mengherankan jika namanya kini menjadi sorotan di kalangan penggemar sepak bola Indonesia.
2. Jenson Seelt
Tim nasional Indonesia kini tengah berhubungan dengan Jenson Seelt. Pemain bertahan yang berusia 22 tahun ini saat ini menjalani masa pinjaman di VfL Wolfsburg setelah sebelumnya bermain untuk Sunderland.
Seelt memiliki keturunan Ambon dari pihak keluarganya. Sejak lama, namanya menjadi topik perbincangan publik sebagai salah satu calon pemain yang akan dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Meskipun karier Seelt sempat terhambat akibat cedera lutut yang parah pada musim ini, pengalamannya di Bundesliga dan Liga Primer Inggris tetap menjadi aset berharga bagi skuad Merah Putih.
3. Tristan Gooijer
Tristan Gooijer adalah salah satu nama yang dapat menjadi tambahan kekuatan bagi Timnas Indonesia. Saat ini, bek kanan yang bermain untuk Ajax Amsterdam tersebut sedang dipinjamkan ke PEC Zwolle.
Gooijer memiliki keturunan Indonesia melalui ayahnya yang berasal dari Maluku. Di usianya yang baru 21 tahun, ia sudah memiliki pengalaman bermain di level kelompok usia Timnas Belanda. Pada musim ini, performanya di Eredivisie cukup mengesankan, di mana ia berhasil mencetak tiga gol dari total 23 kali penampilan bersama PEC Zwolle.
4. Julian Oerip
Tim nasional Indonesia tengah mengawasi perkembangan Julian Oerip yang saat ini berkarier di tim muda AZ Alkmaar. Gelandang berusia 19 tahun ini memiliki keturunan Indonesia dari pihak ayahnya.
Oerip telah sering dipanggil untuk memperkuat tim nasional Belanda di level usia muda. Ia pernah berpartisipasi dalam kompetisi Euro U-17 serta Kualifikasi Euro U-19. Pada musim ini, Oerip mulai mendapatkan kesempatan bermain secara reguler di timnya. Ia berhasil mencetak satu gol dan memberikan empat assist dari total 16 pertandingan yang telah dilakoninya.
5. Mitchell Baker
Mitchell Baker adalah salah satu nama yang menarik perhatian Timnas Indonesia, berasal dari Amerika Serikat. Penyerang yang memiliki tinggi 196 sentimeter ini saat ini terdaftar sebagai pemain Colorado Rapids.
Ia memiliki keturunan Indonesia melalui ibunya yang berasal dari Semarang dan Yogyakarta. Pemain berusia 19 tahun ini juga menunjukkan performa yang mengesankan saat membela Georgetown University.
Dalam dua musim terakhir, Baker berhasil mencetak 18 gol dan memberikan tujuh assist dari total 42 pertandingan yang ia jalani. Catatan impresif tersebut membuatnya terpilih untuk masuk dalam "United Soccer Coaches Second All-American Team" pada tahun 2025.
Dengan bakat dan potensi yang dimilikinya, Baker menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan oleh Timnas Indonesia untuk masa depan.
6. Luke Vickery
Pemain yang terakhir kali disebut-sebut berpotensi memperkuat Timnas Indonesia adalah Luke Vickery. Winger yang berasal dari Macarthur FC ini menunjukkan performa yang sangat mengesankan di kompetisi A-League.
Vickery memiliki hubungan darah dengan Indonesia melalui nenek dari pihak ibunya yang lahir di Medan. Menariknya, meskipun ia lahir di Hawaii, ia dibesarkan di Australia, sehingga ia memiliki kesempatan untuk memilih membela tiga negara yang berbeda.
Pada musim ini, pemain berusia 20 tahun itu berhasil mencetak lima gol dan satu assist di liga domestik. Selain itu, ia juga menunjukkan ketajaman di AFC Champions League Two dengan mencatatkan dua gol dan dua assist dari enam pertandingan yang dilakoni.
Sumber: Gia Yuda Pradana (Bola.net)