Liputan6.com, Jakarta - Hansi Flick memberikan respons mengenai langkah Pep Guardiola yang memilih menyudahi kariernya di Manchester City setelah melewati satu dekade penuh kesuksesan. Juru taktik Barcelona tersebut turut memberikan masukan supaya Guardiola meluangkan waktu sejenak untuk rehat dari hiruk-pikuk dunia kepelatihan.
Guardiola secara resmi menyudahi masa baktinya bersama Manchester City selepas 10 tahun memimpin klub tersebut di kompetisi Premier League. Sepanjang kurun waktu tersebut, dirinya sukses mempersembahkan enam piala liga serta satu trofi Liga Champions.
Advertisement
Kabar mengenai rencana kepergian Guardiola sebenarnya telah berembus sejak awal pekan sebelum akhirnya diumumkan secara ofisial pada Jumat waktu setempat. Sebagai bentuk apresiasi, pihak klub juga tengah mempersiapkan penghormatan eksklusif lewat pembuatan patung serta pengabadian namanya pada tribun stadion.
Flick pun melontarkan sanjungan atas segala prestasi yang diukir Guardiola, yang dipandang sangat fantastis selama sepuluh tahun berkarier di Inggris. Dirinya menganggap sang kolega telah memperlihatkan stabilitas performa yang luar biasa di kasta tertinggi sepak bola global.
Hansi Flick Puji Kiprah Pep Guardiola di Manchester City
Flick berpandangan bahwa Guardiola telah menorehkan tinta emas yang luar biasa selama satu dasawarsa menukangi Manchester City. Dirinya juga memberikan perhatian khusus pada kapabilitas Guardiola dalam mempertahankan standar performa tim agar tetap berada di papan atas.
Nakhoda Barcelona itu menyebut Guardiola sebagai figur yang senantiasa piawai melakukan penyesuaian diri walau tengah berada dalam kondisi pelik. Ia pun melihat bahwa konsep bermain yang diusung oleh Guardiola selalu diimplementasikan dengan penuh konsistensi.
“Sepuluh tahun… saya rasa Anda tidak akan melihat saya di sini. Pada usia 70, saya rasa ini bukan tempat yang tepat untuk berada. Apa yang dilakukan Guardiola, sepuluh tahun di klub pada level itu, adalah pencapaian luar biasa; itu tidak bisa dipercaya. Saya selalu mengatakan dia adalah manajer terbaik di dunia, dan dia telah membuktikannya setiap tahun selama sepuluh tahun terakhir,” ujar Flick.
“Bahkan ketika keadaan tidak berjalan baik, dia selalu tahu bagaimana menghadapinya. Perannya sangat luar biasa,” lanjut Flick.
Hansi Flick Harapkan Pep Guardiola Ambil Waktu Istirahat
Flick pun menggarisbawahi karakter permainan dari tim bentukan Guardiola yang senantiasa bertengger di standar tertinggi. Dirinya menilai sang mentor selalu berhasil menemukan formula jitu guna mendongkrak performa dan mutu armada tempurnya.
Berdasarkan sudut pandang Flick, deretan piala yang diraih oleh Guardiola menjadi pembuktian sahih atas kompetensinya sebagai arsitek lapangan hijau kelas dunia. Dirinya lantas mengutarakan asa agar Guardiola mengambil jeda terlebih dahulu sebelum nantinya memutuskan kembali ke belantika sepak bola.
“Ketika kita berbicara tentang filosofi, timnya selalu bermain di level tertinggi, dan dia selalu menemukan cara untuk menjadi lebih baik dari tim lain. Dan jika Anda melihat trofi yang dia menangkan, itu luar biasa,” ujar Flick.
“Saya berharap dia beristirahat dengan baik dan meluangkan waktu sebelum kembali. Dia masih cukup muda untuk melakukan itu,” lanjut Flick.
Pep Guardiola Akan Istirahat dari Dunia Sepak Bola
Guardiola sendiri sudah memberikan kepastian bahwa dirinya bakal mengambil masa rehat dari aktivitas taktis pasca-keluar dari Manchester City. Ia mengutarakan bahwa tenaganya kini telah terkuras habis untuk mengemban tugas sebagai seorang pelatih.
Arsitek taktik asal Spanyol tersebut menegaskan tidak mempunyai agenda instan untuk kembali menukangi tim lain dalam periode dekat. Dirinya memprioritaskan untuk menepi sejenak dari rutinitas kepelatihan di level profesional.
“Istirahat. Tidak ada rencana untuk melatih untuk sementara waktu. Kalau tidak, saya akan tetap di sini. Saya perlu mundur, saya tidak akan melatih untuk sementara waktu,” ujar Pep Guardiola.