Tanpa Pemain Senior Selain Donnarumma, Timnas Italia Mulai Era Baru

Timnas Italia memulai revolusi skuad dengan rata-rata usia 21,1 tahun untuk laga Juni 2026. Gianluigi Donnarumma jadi pemain paling senior.

Diterbitkan 03 Juni 2026, 06:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Italia resmi mengawali babak baru setelah dipastikan absen pada pergelaran Piala Dunia 2026. Menyambut agenda FIFA Matchday pada edisi Juni 2026, Gli Azzurri tampil ke permukaan dengan mengusung komposisi pemain yang merombak total pakem mereka dalam beberapa tahun belakangan.

Juru taktik interim, Silvio Baldini, mengambil opsi radikal dengan melimpahkan tanggung jawab besar kepada barisan pesepak bola muda. Kebijakan tersebut berimplikasi pada merosotnya rata-rata usia skuad Italia hingga menyentuh angka 21,1 tahun, sebuah fenomena yang amat langka untuk ukuran tim nasional papan atas di benua Eropa.

Hal yang menarik perhatian adalah posisi penjaga gawang sekaligus kapten tim, Gianluigi Donnarumma, yang menempati status sebagai figur paling senior di dalam tim. Baru menginjak usia 27 tahun, kiper andalan Paris Saint-Germain tersebut justru menjadi satu-satunya nama yang berumur di atas 23 tahun dalam daftar panggilan.

Proses transformasi berskala masif ini bakal langsung diuji ketika Italia melakoni dua pertandingan persahabatan kontra Luksemburg dan Yunani. Sepasang laga uji coba tersebut dipastikan menjadi panggung perdana bagi suksesi generasi baru Gli Azzurri di bawah arahan Baldini.

Revolusi Silvio Baldini dan Lahirnya Generasi Baru Italia

Silvio Baldini diserahi mandat untuk menakhodai armada Italia secara temporer pasca-mundurnya Gennaro Gattuso dari kursi pelatih kepala. Suksesi kepemimpinan ini dipicu oleh kegagalan total Italia dalam mengamankan tiket kelolosan menuju putaran final Piala Dunia 2026.

Mengingat rekam jejaknya yang merupakan mantan pelatih Timnas Italia U-21, Baldini pun condong memanggil nama-nama pemain yang kualitasnya sudah ia pahami secara mendalam. Sebagian besar dari anggota tim nasional saat ini merupakan para pemain muda yang tumbuh dan ditempa di bawah pengawasannya langsung pada level kelompok umur.

Dari total 24 nama yang mendapatkan panggilan, tercatat hanya Gianluigi Donnarumma, Marco Palestra, Niccolo Pisilli, serta Pio Esposito yang sudah mengantongi pengalaman bertanding di level tim nasional senior. Statistik ini mempertegas urgensi perubahan besar-besaran yang tengah diterapkan oleh Federasi Sepak Bola Italia.

Langkah berani ini bukan semata-mata menjadi kebijakan instan guna mengisi jadwal pertandingan persahabatan. Italia tampak serius meletakkan batu pertama dalam membangun kekuatan baru dengan mengalirkan jam terbang internasional kepada pilar-pilar muda yang diplot sebagai tumpuan masa depan tim.

Donnarumma Jadi Pemimpin, Formasi 4-3-3 Siap Diuji

Berdasarkan jalannya sesi latihan skema taktik yang terakhir, Baldini disinyalir kuat akan menerapkan formasi pakem 4-3-3. Donnarumma bakal diplot di bawah mistar gawang sekaligus bertindak sebagai figur pemimpin utama di dalam lapangan bagi rekan-rekannya yang mayoritas masih minim rekam jejak di level internasional.

Pada sektor lini belakang, Marco Palestra memiliki kans besar untuk dioperasikan sebagai bek kanan. Di sisi seberang, Davide Bartesaghi diproyeksikan mengisi pos bek kiri untuk mengapit kombinasi duet Pietro Comuzzo dan Fabio Chiarodia yang beroperasi di sektor jantung pertahanan.

Area lini tengah kemungkinan besar akan dipercayakan kepada trio Niccolo Pisilli, Luca Lipani, dan Cher Ndour. Komposisi tiga gelandang ini menjanjikan kombinasi energi melimpah, mobilitas tinggi, serta daya kreativitas yang menjadi identitas utama dari generasi baru sepak bola Italia.

Bergeser ke lini serang, nama Pio Esposito difavoritkan untuk mengemban tugas sebagai ujung tombak utama tim. Striker muda ini bakal mendapatkan sokongan dari kecepatan Luca Koleosho di sektor sayap, dibantu oleh salah satu di antara Luigi Cherubini atau Seydou Fini yang tengah bersaing ketat memperebutkan satu tempat utama.

Daftar Pemain Timnas Italia

Kiper: Gianluigi Donnarumma (Man City), Giovanni Daffara (Avellino), Lorenzo Palmisani (Frosinone).

Belakang: Honest Ahanor (Atalanta), Davide Bartesaghi (Milan), Fabio Chiarodia (Borussia Moenchengladbach), Pietro Comuzzo (Fiorentina), Costantino Favasuli (Catanzaro), Filippo Mane (Borussia Dortmund), Marco Palestra (Atalanta), Luca Reggiani (Borussia Dortmund).

Gelandang: Tommaso Berti (Cesena), Matteo Dagasso (Venezia), Giacomo Faticanti (Juventus), Luca Lipani (Sassuolo), Cher Ndour (Fiorentina), Niccolo Pisilli (Roma).

Penyerang: Francesco Camarda (Lecce), Luigi Cherubini (Sampdoria), Jeff Ekhator (Genoa), Pio Esposito (Inter), Seydou Fini (Frosinone), Samuele Inacio (Borussia Dortmund), Luca Koleosho (Paris FC).

Â