Avila Bahar dan HRC Coba Pertahankan Tradisi Juara Nasional Sejak 2015

Avila Bahar akan membalap di Sirkuit Mandalika akhir pekan ini. Target mempertahankan juara nasional dicanangkan.

OlehThomas
Diterbitkan 12 Juni 2026, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Honda Racing Indonesia (HRI) siap membuka musim balap 2026 dengan penuh optimisme pada ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 13-14 Juni 2026.

Setelah menorehkan berbagai prestasi gemilang sepanjang musim lalu, tim balap pabrikan Honda ini kembali mengusung target tinggi sekaligus melanjutkan komitmennya dalam mencetak generasi baru pembalap nasional.

Salah satu sorotan utama musim ini tertuju pada Avila Bahar yang akan kembali bertarung di kelas ITCR 1.200 menggunakan Honda Brio RS. Pembalap muda tersebut berambisi melanjutkan tradisi juara yang telah dibangun Honda Brio di ajang kejurnas sejak 2015.

Honda Brio sendiri telah menjadi salah satu mobil paling sukses di balap touring nasional. Konsistensi performa mobil hatchback andalan Honda itu menjadikannya langganan podium dan peraih gelar juara nasional selama lebih dari satu dekade terakhir.

Di musim 2026, Avila Bahar akan berduet dengan Andri Abirezky untuk memperkuat Honda Racing Indonesia di kelas ITCR 1.200. Kombinasi pengalaman dan semangat generasi muda diharapkan mampu menjaga dominasi tim sekaligus mempertahankan posisi Honda Brio sebagai salah satu mobil paling kompetitif di kelasnya.

"Yang pasti saya ingin melanjutkan apa yang sudah kami persembahkan tahun lalu, bahkan lebih. Mohon doanya," ujar Avila Bahar.

Kelas ISTCR

Tidak hanya di kelas 1.200 cc, Honda Racing Indonesia juga kembali memasang target tinggi di kelas ISTCR. Alvin Bahar yang sekaligus menjabat sebagai Director Honda Racing Indonesia akan kembali mengandalkan Honda Civic Type R FL5 untuk bersaing memperebutkan gelar juara nasional.

Pembalap senior tersebut memiliki catatan impresif setelah berhasil meraih gelar juara nasional ITCR 3600 secara beruntun sejak 2022 hingga 2025. Dengan bekal pengalaman dan performa Honda Civic Type R bermesin 2.000 cc turbo, Alvin bertekad memburu gelar nasional kelima secara berturut-turut.

"Setiap pembalap punya cerita dan perjalanan yang berbeda. Kami percaya bahwa perkembangan seseorang tak terjadi dalam semalam. Terpenting adalah memberikan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan terus menjadi lebih baik setiap harinya," kata Alvin Bahar.

Regenerasi Jadi Fokus Utama

Musim 2026 menjadi fase penting bagi Honda Racing Indonesia. Selain mengejar prestasi di lintasan, tim juga terus menjalankan program pembinaan pembalap muda sebagai bagian dari komitmen jangka panjang dalam pengembangan motorsport nasional.

Kehadiran HRI Team Management menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat sistem pengelolaan tim sekaligus mempercepat proses regenerasi pembalap. Melalui pendekatan tersebut, Honda berharap dapat melahirkan lebih banyak talenta muda yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional.

Dengan komposisi tim yang solid dan pengalaman panjang di dunia balap Indonesia, Honda Racing Indonesia optimistis mampu kembali tampil kompetitif sepanjang musim MFoS 2026.

Ajang Mandalika Festival of Speed 2026 pun diprediksi menghadirkan persaingan ketat di berbagai kelas. Bagi Honda Racing Indonesia, kompetisi ini bukan sekadar perburuan gelar juara, melainkan juga momentum untuk menunjukkan konsistensi sebagai salah satu tim balap tersukses di Tanah Air.

Jika mampu mempertahankan performa terbaiknya, Avila Bahar bersama Honda Brio berpeluang besar menjaga tradisi juara nasional yang telah menjadi identitas Honda Racing Indonesia selama bertahun-tahun.

Â