Ganda Putri Gagal Ulangi All-Indonesian Final di Australian Open 2026, tapi Masih Bisa Juara

Ganda putri Pelatnas PBSI sempat berhasil menciptakan All Indonesian Final di Australian Open 2025.

Diterbitkan 13 Juni 2026, 18:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Asa ganda putri mengulangi all-Indonesian Final pada gelaran Australian Open 2026 harus pupus. Namun, kans duet Merah Putih mempertahankan gelar masih terbuka.

Kepastian itu didapat setelah dua ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum meraih hasil berbeda di babak semifinal Australian Open 2026, Sabtu (13/6/2026) sore.

Ana/Trias, sapaan akrab Febriana/Meilysa, yang bertanding lebih dulu mampu meraih kemenangan. Mereka berhasil mengalahkan pasangan Chinese Taipei, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun lewat pertarungan rubber 15-21, 21-14, 21-10 di State Sports Centre, Sydney, Australia.

"Alhamdulillah bisa menang dan ke final, tadi di gim pertama permainan belum sesuai dengan yang direncanakan tapi di gim kedua dan ketiga, kami bisa menerapkan permainan yang kami inginkan," kata Trias dalam keterangan resmi PBSI.

"Mereka belajar dari pertemuan pertama dan mereka sudah siap dengan polanya hari ini, di gim pertama kami terbawa ritme dan tempo mereka. Setelah itu kami bisa menemukan cara yang tepat untuk bangkit," timpal Ana.

Ana/Trias Kembali ke Final

Bagi Ana/Trias, ini jadi kali kedua beruntun mereka melaju ke final Australian Open. Sebelumnya pada edisi 2025, pasangan ganda putri nomor 15 dunia itu juga mampu mencapai partai puncak.

Saat itu Ana/Trias sukses melangkah ke final setelah melalui perjalanan cukup mulus dari babak pertama hingga semifinal. Pencapaian kala itu lebih terasa istimewa karena mereka baru berpasangan pada September 2025. 

"Pasti senang bisa kembali ke final di sini tapi masih belum selesai, masih ada besok jadi kami harus lebih semangat dan all out," kata Trias.

Rachel/Febi Kandas

Sayangnya, keberhasilan Ana/Trias tak mampu diikuti oleh rekannya. Rachel/Febi yang bertanding dua partai setelahnya, gagal meraih kemenangan.

Rachel/Febi yang berstatus unggulan kelima, harus mengakui ketangguhan unggulan pertama asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian. Mereka kalah lewat duel rubber 16-21, 22-20, 16-21.

"Pastinya belum puas tapi harus diterima dengan hasil ini. Ke depannya kami coba buat lebih baik lagi," kata Rose.

Gagal Ciptakan All Indonesian Final Lagi

Kekalahan yang ditelan Rachel/Febi pun memupus asa ganda putri mengulangi All Indonesian Final di Australian Open. Pada tahun lalu, mereka bersama Ana/Trias bertarung di partai puncak dengan Rachel/Febi keluar sebagai pemenang.

Pun begitu, ganda putri Indonesia masih punya kans untuk mempertahankan gelar Australian Open. Syaratnya, Ana/Trias harus bisa mengalahkan Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian di final Australian Open 2026 pada Minggu (14/6).