Sigit Budiarto Ungkap Alasan Audisi Umum PB Djarum Kembali Diadakan di Makassar

Audisi Umum PB Djarum untuk pertama kalinya diadakan di Makassar setelah vakum selama sekitar 10 tahun. Begini alasan Sigit Budiarto.

OlehThomas
Diterbitkan 06 Agustus 2026, 10:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Setelah vakum selama satu dekade, Audisi Umum PB Djarum kembali hadir di Makassar, Sulawesi Selatan. Ajang pencarian bibit pebulutangkis muda ini menjadi momentum untuk menjaring talenta-talenta potensial, khususnya dari kawasan Indonesia Timur yang selama ini dikenal melahirkan banyak atlet berkarakter kuat.

Audisi yang digelar di GOR Dafest Makassar pada 4-8 Agustus 2026 tersebut diikuti sedikitnya 233 peserta dari 73 kota dan kabupaten di Indonesia. Para peserta bersaing pada kategori U-11, KU 11, dan KU 12, baik putra maupun putri.

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, mengatakan dipilihnya kembali Makassar sebagai kota penyelenggara bukan tanpa alasan. Menurut dia, Pulau Sulawesi masih menjadi salah satu lumbung atlet bulutangkis potensial yang layak mendapat perhatian.

"Audisi Umum PB Djarum kembali ke Makassar karena kami menilai Pulau Sulawesi merupakan salah satu lumbung atlet bulutangkis potensial. Kami berharap tahun ini bisa menemukan talenta super untuk bergabung dengan PB Djarum," ujar Sigit kepada wartawan.

Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang datang tidak hanya dari Sulawesi, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Papua, Papua Barat, Maluku, Kalimantan, Sumatra, Jawa hingga Banten.

"Kami mengapresiasi ratusan atlet yang tidak hanya datang dari Sulawesi, tapi berbagai provinsi bahkan dari Papua. Tunjukkan kualitas kalian, selamat bertanding, dan #TeruskanSemangatJuara," lanjutnya.

Seleksi Ketat Menuju PB Djarum

Dalam proses seleksi, peserta terlebih dahulu menjalani tahap screening menggunakan sistem gugur. Setiap pertandingan dimainkan dalam satu gim hingga 21 poin tanpa deuce dengan perpindahan lapangan saat salah satu pemain mencapai angka 11.

Peserta yang lolos kemudian melanjutkan perjuangan ke babak turnamen menggunakan format best of three games hingga 21 poin.

Legenda bulutangkis Indonesia sekaligus anggota Tim Pencari Bakat PB Djarum, Richard Mainaky, menegaskan bahwa penilaian tidak hanya berdasarkan hasil pertandingan, tetapi juga kualitas teknik dan mental bertanding.

"Atlet yang menjadi juara di setiap kelompok usia putra putri akan mendapatkan Super Tiket dan menjalani karantina. Namun kami juga melihat kemampuan seperti footwork, pukulan, fighting spirit, hingga bagaimana perjuangannya saat bertanding," kata Richard.

Menurut mantan pelatih ganda campuran Indonesia tersebut, atlet-atlet asal Sulawesi selama ini memiliki karakter khas berupa tenaga yang kuat, rasa percaya diri tinggi, dan semangat juang yang menjadi modal penting untuk berkembang menjadi atlet elite.

Klub Tuan Rumah Turunkan 28 Atlet

Salah satu klub yang paling antusias mengikuti audisi ialah PB Karsa Mandiri Makassar. Klub yang berdiri sejak 2002 itu mengirimkan 28 atlet binaannya, sekaligus menjadi peserta terbanyak dalam Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar.

Pelatih atlet usia dini PB Karsa Mandiri, Abdullah, menyebut kehadiran audisi di Makassar menjadi kesempatan yang telah lama dinantikan karena atlet-atlet daerah tidak lagi harus bepergian jauh untuk menunjukkan kemampuan di hadapan tim pencari bakat PB Djarum.

"Kami berharap ada atlet dari PB Karsa Mandiri yang lolos seleksi tahun ini dan kelak mengikuti jejak para pebulutangkis hebat yang lahir dari pembinaan PB Djarum," katanya.

Mimpi Atlet Cilik dari Papua

Semangat mengejar mimpi juga diperlihatkan Mickael Desman Pekey, atlet berusia sembilan tahun asal Jayawijaya Badminton Club, Jayapura.

Mickael pernah mencapai babak perempat final Audisi Umum PB Djarum 2024 di Kudus. Kegagalan tersebut justru menjadi motivasi baginya untuk berlatih lebih keras dan mengikuti berbagai kejuaraan di Papua.

Usahanya membuahkan sejumlah prestasi, di antaranya juara tingkat provinsi di Asmat, peringkat ketiga Kejurprov Papua Tengah 2025, serta podium pada Sorong Open 2025 dan Hadi Open Papua 2026.

Pada hari pertama Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar, Mickael tampil impresif dengan kemenangan meyakinkan 21-1 dan 21-2.

"Tahun ini saya sangat yakin bisa sampai ke final dan jadi juara. Saya sudah pernah lihat fasilitas yang bagus di PB Djarum. Sejak saat itu saya bertekad kembali dan diterima sebagai atlet PB Djarum karena ingin terus meningkatkan prestasi," ujar Mickael.

Tiga Kota Penyelenggara

Audisi Umum PB Djarum 2026 berlangsung di tiga kota, yakni Pekanbaru, Makassar, dan Kudus.

Para juara di Makassar dan Pekanbaru akan memperoleh Super Tiket untuk mengikuti tahap karantina di Kudus. Sementara di Kudus, Super Tiket diberikan kepada semifinalis kategori putra dan finalis kategori putri.

Tahap karantina akan berlangsung selama empat pekan, mulai 14 September hingga 9 Oktober 2026 di GOR Djarum Jati, Kudus. Selanjutnya akan digelar dua fase eliminasi sebelum pengumuman hasil akhir pada 10 Oktober 2026.

Atlet yang dinyatakan lolos akan menerima Djarum Beasiswa Bulutangkis sekaligus resmi bergabung sebagai atlet PB Djarum.