Kevin Caesario dan Naraajie Emerald Jadi Andalan Indonesia di The Indonesia Pro-Am 2026

Turnamen golf The Indonesia Pro-Am 2026 menyandingkan pegolf amatir dengan profesional. Indonesia mengandakan Kevin dan Naraajie.

OlehThomas
Diterbitkan 14 Agustus 2026, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dua pegolf profesional Indonesia, Kevin Caesario Akbar dan Naraajie Emerald Ramadhan Putra, menjadi sorotan utama menjelang bergulirnya The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2026.

Turnamen golf profesional-amatir bergengsi tersebut akan berlangsung pada 19-21 Agustus 2026 di Gunung Geulis Country Club, Bogor. Ajang yang memasuki edisi keempat sejak debut pada 2023 ini kembali menjadi bagian dari kalender Asian Development Tour (ADT).

The Indonesia Pro-Am 2026 akan mempertemukan 100 pegolf profesional dan 100 pegolf amatir. Mereka akan bersaing dalam kategori individual serta pro-am team, dengan total hadiah untuk pegolf profesional mencapai US$150.000.

Dari kubu Indonesia, nama Kevin Caesario Akbar memiliki cerita tersendiri. Ia merupakan juara pada edisi perdana The Indonesia Pro-Am pada 2023.

Gelar tersebut menjadi salah satu pencapaian penting Kevin di panggung ADT sekaligus mewujudkan harapan agar pegolf Indonesia mampu tampil sebagai juara di hadapan publik sendiri.

Tiga tahun berselang, Kevin kembali mendapat kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya. Status sebagai juara edisi perdana tentu membuat kiprahnya kembali dinantikan.

Naraajie Punya Pengalaman Bagus

Selain Kevin, perhatian juga tertuju kepada Naraajie Emerald Ramadhan Putra. Pegolf Indonesia tersebut datang dengan modal pengalaman kuat di ADT setelah mengoleksi tiga gelar pada tur pengembangan Asian Tour tersebut.

Naraajie juga memiliki catatan impresif pada The Indonesia Pro-Am 2025. Ia mampu finis di posisi T3 dengan skor 14-under, hanya terpaut satu pukulan dari juara saat itu, Nopparat Panichphol dari Thailand.

Catatan tersebut membuat Naraajie berpeluang kembali menjadi salah satu kandidat kuat untuk bersaing di papan atas pada edisi tahun ini.

Tantangan Dua Course Gunung Geulis

Persaingan The Indonesia Pro-Am 2026 dipastikan tidak mudah. Pada dua putaran pertama, para peserta akan bermain di East Course dan West Course Gunung Geulis sebelum memasuki babak final.

Karakter lapangan yang berada di kawasan pegunungan memberikan tantangan tersendiri. Para pegolf dituntut mampu beradaptasi dengan dua karakter course berbeda sekaligus menjaga konsistensi permainan.

Bagi pegolf amatir, format turnamen ini juga memberikan pengalaman berharga karena mereka dapat merasakan atmosfer kompetisi bersama para profesional.

Dalam tiga edisi sebelumnya, kolaborasi pegolf profesional dan amatir bahkan telah melahirkan pasangan juara dari Thailand, Malaysia, Australia, dan Indonesia.

President Director Combiphar Michael Wanandi mengatakan dukungan terhadap turnamen tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong gaya hidup sehat dan aktif sekaligus memberikan pengalaman kompetitif bagi pegolf Indonesia.

“Melalui The Indonesia Pro-Am, kami ingin memberikan pengalaman kompetitif yang berharga bagi pegolf amatir Indonesia sekaligus terus mendukung para pegolf profesional untuk berprestasi di tingkat internasional,” ujar Michael.

Dengan hadirnya Kevin Caesario Akbar dan Naraajie Emerald Ramadhan Putra, The Indonesia Pro-Am 2026 menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk kembali menunjukkan kualitas pegolfnya di pentas ADT.

Kevin akan berupaya mengulang kesuksesan sebagai juara edisi perdana, sementara Naraajie membawa ambisi memperbaiki pencapaiannya setelah tahun lalu finis T3.

Keduanya diharapkan mampu tampil maksimal dan menjadikan The Indonesia Pro-Am 2026 sebagai panggung untuk memperkuat mentalitas juara pegolf Indonesia.