Lomba Lari Ini Tantang Pelari Taklukkan TMII Pakai Piyama

PajamASRun 2026 akan menantang para pelari untuk berlari di TMII menggunakan piyama favoritnya.

OlehThomas
Diterbitkan 10 Oktober 2026, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lomba lari identik dengan jersey olahraga, celana pendek, dan sepatu lari. Namun, bagaimana jika para peserta justru berlari mengenakan piyama favorit? Konsep unik inilah yang ditawarkan PajamASRun 2026, sebuah ajang lari yang memadukan aktivitas fisik, kreativitas, dan kebersamaan dalam suasana santai.

PajamASRun 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 13 Desember 2026, di Plaza Selatan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Memasuki edisi kedua, acara ini mengajak masyarakat menikmati pengalaman berlari dengan cara berbeda, yakni mengenakan piyama sebagai kostum utama.

Diselenggarakan oleh panitia PajamASRun bekerja sama dengan Ascott Indonesia, kegiatan ini tidak hanya menyasar pelari berpengalaman, tetapi juga keluarga, pemula, dan masyarakat yang ingin menikmati olahraga rekreasional.

Keunikan berlari dengan piyama menjadi daya tarik utama. Peserta diberi kebebasan mengekspresikan kreativitas melalui pilihan motif, warna, hingga gaya piyama. Panitia juga menyiapkan penghargaan khusus bagi peserta dengan penampilan paling menarik.

Tiga Kategori Lari, dari Keluarga hingga Pelari Rekreasional

PajamASRun 2026 menghadirkan tiga pilihan kategori yang dapat disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan peserta.

Ketiga kategori tersebut adalah 3K Family Run, 5K Fun Run, dan 8K Fun Run. Variasi jarak ini memungkinkan peserta dari berbagai kalangan untuk ikut ambil bagian, termasuk keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama melalui aktivitas fisik.

Alih-alih berfokus pada persaingan ketat dan catatan waktu, PajamASRun lebih mengutamakan pengalaman menyenangkan, interaksi sosial, serta kesempatan bagi peserta untuk tampil kreatif.

Pada penyelenggaraan perdana 2025, PajamASRun berhasil menarik lebih dari 1.000 peserta. Antusiasme tersebut menjadi modal bagi penyelenggara untuk memperluas pilihan kategori dan menargetkan lebih dari 1.500 peserta pada edisi 2026.

Olahraga Santai Berlanjut hingga Event Village

Keseruan PajamASRun 2026 tidak berhenti setelah peserta mencapai garis finis. Panitia juga menyiapkan area event village yang menghadirkan berbagai aktivitas hiburan dan interaksi komunitas.

Peserta dapat menikmati penampilan musik secara langsung, permainan interaktif, serta kegiatan komunitas yang dirancang untuk memperpanjang suasana kebersamaan setelah berlari.

Brand & Marketing Director Ascott Indonesia, Irene Janti, mengatakan PajamASRun dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih luas daripada sekadar menyelesaikan jarak tempuh.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya fokus pada jarak tempuh, tetapi juga pada momen kebersamaan yang bermakna. Melalui PajamASRun, peserta bisa merasakan bahwa olahraga dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan, inklusif, dan penuh kreativitas,” ujar Irene.

Dari sisi penyelenggaraan, panitia juga ingin memastikan setiap peserta merasa nyaman dan terlibat. Tema piyama diharapkan menciptakan suasana lebih santai sehingga interaksi antara keluarga dan komunitas dapat terjalin secara alami.

Tiket Mulai Rp225 Ribu, Peserta Mendapat Medali Finisher

Selain pengalaman berlari dengan kostum unik, peserta terdaftar akan memperoleh sejumlah fasilitas, antara lain race pack eksklusif, medali finisher, dan tiket masuk kawasan TMII.

Pemilihan Plaza Selatan TMII sebagai lokasi acara turut mendukung konsep tersebut. Kawasan dengan ruang terbuka ini diharapkan memberikan suasana yang nyaman bagi peserta untuk berolahraga sekaligus menikmati waktu bersama keluarga.

Dengan demikian, PajamASRun dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menggabungkan kegiatan olahraga dan rekreasi dalam satu agenda.

Pendaftaran PajamASRun 2026 dibuka hingga 31 Oktober 2026. Harga tiket dimulai dari Rp225.000.

Melalui konsep lari berpiyama, PajamASRun 2026 menawarkan pengalaman berbeda bagi masyarakat Jakarta. Bukan sekadar berlari mengejar garis finis, ajang ini mengajak peserta menikmati olahraga dengan cara lebih santai, merayakan kreativitas, dan mempererat kebersamaan bersama orang-orang terdekat.