Timnas Inggris Gagal Capai Target di Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Bisa Dipecat FA

Federasi Sepak Bola Inggris (FA) menyertakan klausul yang memungkinkan pemecatan Thomas Tuchel jika tidak mencapai target di Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 17 Juni 2026, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Keberlangsungan karier Thomas Tuchel sebagai pelatih Timnas Inggris masih menyimpan ketidakpastian, meskipun ia telah mendapatkan perpanjangan kontrak hingga Euro 2028. Hal ini menunjukkan bahwa masa depannya tidak sepenuhnya aman.

Federasi Sepak Bola Inggris (FA) telah menyertakan klausul performa dalam kontrak Tuchel, yang memungkinkan mereka untuk memecat pelatih asal Jerman tersebut jika ia gagal mencapai target di Piala Dunia 2026. Ini menunjukkan bahwa hasil di lapangan akan sangat menentukan nasibnya.

Tuchel diangkat sebagai pelatih The Three Lions pada awal tahun lalu dengan tujuan utama untuk mengantar Inggris meraih gelar juara dunia. Tugas ini tentu sangat berat dan penuh tantangan.

Awalnya, kontrak Tuchel hanya berlaku hingga akhir turnamen yang akan diadakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Namun, pada bulan Februari lalu, FA memutuskan untuk memperpanjang masa kerjanya selama dua tahun lagi hingga Euro 2028.

Walaupun demikian, Chief Executive FA Mark Bullingham menegaskan bahwa kontrak baru yang diberikan tetap mencakup klausul yang berhubungan dengan pencapaian tim. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada perpanjangan, tekanan untuk meraih hasil tetap ada.

"Klausul performa selalu ada dalam setiap kontrak yang dibuat FA, tetapi saya tidak akan membahas detailnya," ungkap Bullingham kepada para wartawan di Kansas City. 

FA Dapat Ambil Tindakan

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa ada kemungkinan Tuchel akan kehilangan jabatannya jika Timnas Inggris tidak tampil memuaskan di Piala Dunia 2026. Selain itu, Bullingham juga ditanyakan mengenai kemungkinan adanya klausul yang memperbolehkan Tuchel untuk mengakhiri kontraknya lebih awal.

Namun, ia menegaskan bahwa posisi FA cukup kuat dalam perjanjian tersebut. "Kami bisa memastikan dia tetap menjalani kontraknya," ujar Bullingham.

Sejak menjabat sebagai pelatih Timnas Inggris, Tuchel telah mencatat prestasi yang mengesankan. Ia berhasil meraih delapan kemenangan berturut-turut dalam pertandingan kompetitif tanpa kebobolan satu gol pun. Meskipun demikian, tantangan sebenarnya akan dimulai ketika Inggris menjalani pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2026. Tim yang dijuluki The Three Lions ini dijadwalkan untuk bertanding melawan Kroasia pada Rabu malam waktu setempat, sebelum melanjutkan laga Grup L melawan Ghana dan Panama.

FA Perpanjang Kontrak Thomas Tuchel Sebelum PIala Dunia 2026

Bullingham mengungkapkan bahwa keputusan untuk memperpanjang kontrak Tuchel sebelum Piala Dunia 2026 diambil dengan pertimbangan yang matang. Federasi Sepak Bola Inggris (FA) berusaha untuk menghindari spekulasi yang dapat mengganggu fokus tim selama turnamen, terutama terkait masa depan pelatih.

Dia menekankan bahwa pelatih dengan reputasi dan kualitas tinggi seperti Tuchel pasti akan menarik perhatian banyak klub dan tim nasional jika kontraknya dibiarkan mendekati masa berakhir.

"Faktanya, dia adalah manajer kelas dunia yang selalu diminati banyak pihak. Kami tahu dia melakukan pekerjaan yang sangat baik dan kami tidak bisa berharap seseorang hanya menunggu tanpa kepastian sambil melihat apa yang akan terjadi," jelas Bullingham.

"Itu bukan realitas dalam profesi apa pun. Kami memiliki pelatih yang bekerja dengan sangat baik, kami merasa bisa mengikatnya selama dua tahun lagi."

Selain itu, Bullingham mengingatkan bahwa Inggris akan menjadi tuan rumah turnamen Euro 2028, yang tentunya akan membawa tekanan lebih besar. Dengan pelatih yang sudah berpengalaman dalam menghadapi situasi seperti itu, FA merasa yakin untuk melanjutkan kerja sama. Keputusan ini diambil dengan harapan dapat memberikan stabilitas dan fokus yang diperlukan bagi tim menjelang turnamen besar mendatang.

 

Sumber: Hendry Wibowo (Bola.com)