West Ham di Tepi Degradasi Jurang Premier League 2025/2026

West Ham makin dekat ke degradasi usai kalah 1-3 dari Newcastle. Nuno Espirito Santo mengakui The Hammers telah mengecewakan para fans musim ini.

Diterbitkan 18 Mei 2026, 08:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - West Ham United berada dalam situasi yang sangat genting jelang akhir musim Premier League 2025/2026. Kekalahan 1-3 dari Newcastle United membuat The Hammers kini terperosok ke zona degradasi.

Pada duel pekan ke-37 di St. James’ Park, Minggu (17/5) malam WIB, West Ham gagal menunjukkan performa yang cukup untuk menghindari tekanan besar. Hasil buruk itu membuat mereka turun ke posisi ke-18 klasemen sementara.

West Ham kini tertinggal dua poin dari Tottenham Hotspur yang masih menyimpan dua pertandingan tersisa. Situasi tersebut membuat nasib The Hammers tidak lagi sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri.

Ancaman degradasi pun semakin nyata bagi klub asal London tersebut. Bahkan, jika Tottenham mampu meraih satu kemenangan saja dari laga melawan Chelsea atau Everton, maka West Ham dipastikan turun kasta ke Championship musim depan.

Nuno Espirito Santo Akui West Ham Mengecewakan Fans

Pelatih West Ham, Nuno Espirito Santo, tidak menutupi rasa kecewanya usai kekalahan dari Newcastle. Dia mengakui para suporter punya alasan kuat untuk marah dengan kondisi tim saat ini.

"Ini adalah pekerjaan kami, ini adalah hidup kami, tetapi para penggemar benar dan hari ini mereka menunjukkan kemarahan dan frustrasi mereka dan mereka punya alasan untuk itu," katanya.

"Ini menyakitkan, ini menyakitkan para pemain, ini menyakitkan kami, ini menyakitkan klub," imbuh Nuno.

Nuno juga sadar peluang bertahan West Ham kini sangat tipis. Namun, dia menegaskan timnya tetap harus menjaga harga diri hingga kompetisi berakhir.

West Ham Menunggu Bantuan Chelsea dan Everton

West Ham kini harus berharap Chelsea mampu mengalahkan Tottenham pada laga tengah pekan nanti. Jika Spurs minimal meraih hasil imbang, peluang bertahan West Ham nyaris tertutup karena kalah selisih gol.

Bahkan jika Tottenham kalah dari Chelsea, West Ham tetap wajib menang pada laga terakhir melawan Leeds United. Mereka juga masih harus berharap Everton bisa mengalahkan Spurs pada pekan penutup musim.

Kapten West Ham, Jarrod Bowen, mengakui timnya berada dalam posisi yang sangat sulit. Dia menilai The Hammers harus bertanggung jawab penuh atas situasi yang mereka alami saat ini.

"Kami bertahan dengan seutas benang tipis, tetapi kami masih bertahan," kata kapten West Ham, Jarrod Bowen, kepada BBC Sport.

"Kita harus melihat bagaimana hasilnya pada hari Selasa. Ada kemungkinan kita terdegradasi saat itu dan kita tidak bisa menghindarinya. Satu-satunya yang bisa kita lakukan adalah menunggu dan melihat apa yang terjadi.

Sumber: BBC Sport