Alwi Farhan Siap Jadi Kuda Hitam di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 berlangsung pada 17-23 Agustus.

Diterbitkan 11 Agustus 2026, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, bertekad membuat kejutan pada BWF World Championships 2026. Meski bukan salah satu kandidat utama juara, Alwi yakin peluang untuk melangkah jauh tetap terbuka jika mampu menampilkan performa terbaik di New Delhi, India.

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 dijadwalkan berlangsung pada 17-23 Agustus. Alwi datang dengan status unggulan ke-11 dan harus melewati jalur yang cukup menantang sejak babak pertama.

Jika mampu melewati setiap pertandingan sesuai rencana, Alwi berpeluang berjumpa tunggal putra nomor satu dunia asal China, Shi Yu Qi, pada babak 16 besar. Namun, kemungkinan menghadapi pemain papan atas dunia tersebut tidak membuat Alwi kehilangan kepercayaan diri.

"Saya tetap bukan unggulan di Kejuaraan Dunia ini, tetapi bukan berarti tidak ada kemungkinan saya bisa melaju jauh. Yang pasti saya sangat siap untuk bisa tampil maksimal karena ini adalah Kejuaraan Dunia yang sangat bergengsi," ujar Alwi.

Sebelum memikirkan potensi duel melawan Shi Yu Qi, Alwi harus terlebih dahulu melewati laga pembuka. Pemain berusia 21 tahun itu akan menghadapi wakil Korea Selatan, Yoo Tae Bin.

Yoo Tae Bin bukan lawan yang mudah. Ia datang ke Kejuaraan Dunia 2026 dengan modal positif setelah berhasil mencapai final Korea Masters 2026 pada pekan ini.

 

Tidak Ingin Menyesal

Alwi menilai persaingan di sektor tunggal putra berlangsung cukup terbuka. Para pemain unggulan memang memiliki keuntungan karena tidak akan saling berhadapan pada babak-babak awal. Namun, kondisi tersebut bukan jaminan mereka akan melaju tanpa hambatan.

"Ya, memang pemain-pemain unggulan punya keuntungan karena tidak akan bertemu sesama unggulan di babak awal. Tapi secara keseluruhan saya melihat persaingannya cukup merata. Tidak ada yang tidak mungkin," kata Alwi.

Alwi kini memilih fokus penuh pada persiapan daripada terlalu jauh memikirkan potensi lawan yang akan dihadapinya. Ia ingin memastikan seluruh kemampuan sudah dikerahkan sejak masa latihan sehingga tidak menyisakan penyesalan setelah turnamen berakhir.

"Beberapa bulan ke depan saya juga akan menghadapi turnamen-turnamen besar, jadi saya akan benar-benar memaksimalkan persiapan. Bagaimanapun hasilnya nanti, saya tidak ingin menyesal karena dalam latihan saya sudah mengerahkan seluruh kemampuan saya," tutur Alwi.

Tekad tersebut membuat Alwi terus mendorong dirinya dalam setiap sesi latihan. Baginya, target di Kejuaraan Dunia bukan hanya sekadar tampil, melainkan berusaha mencapai level permainan terbaik di salah satu turnamen paling bergengsi dalam kalender bulu tangkis dunia.

"Saya sendiri sangat berusaha. Saya terus mendorong diri saya setiap hari sampai batas kemampuan saya. Ya, mari kita lihat nanti hasilnya," imbuhnya.

Wakil Indonesia Lain di Tunggal Putra

Indonesia tidak hanya mengandalkan Alwi Farhan di sektor tunggal putra pada BWF World Championships 2026. Jonatan Christie juga akan menjadi salah satu tumpuan Merah Putih dengan status unggulan ketiga.

Dengan persaingan yang dinilai cukup merata, Alwi berpeluang menjadi salah satu pemain yang menghadirkan kejutan. Kini, pembuktiannya tinggal menunggu kiprahnya di lapangan New Delhi.