Liputan6.com, Jakarta - Head Coach MilkLife Soccer Challenge (MLSC), Timo Scheunemann, menyoroti pentingnya keseriusan sekolah dalam membina pesepak bola putri usia dini. Ia menilai frekuensi latihan menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi kualitas permainan dan prestasi tim dalam MilkLife Soccer Challenge 2026/2027.
Timo mengapresiasi kerja keras penyelenggara, pelatih, dan para pemain yang terus menunjukkan perkembangan pada setiap seri kompetisi. Namun, ia berharap sekolah-sekolah peserta dapat meningkatkan kualitas persiapan dengan menggelar latihan secara rutin, bukan hanya menjelang turnamen.
Menurut Timo, tim-tim yang mampu menembus delapan besar MilkLife Soccer Challenge Bekasi Seri 1 2026/2027 umumnya memiliki jadwal latihan dua hingga tiga kali dalam sepekan.
Advertisement
“Kalau saya lihat, yang masuk delapan besar ke atas semuanya berlatih dua atau tiga kali seminggu. Itu yang saya inginkan, sekolah-sekolah lebih serius lagi. Karena pasti hasilnya berbeda jika hanya satu kali seminggu atau bahkan hanya berlatih sebelum turnamen dimulai,” ujar Timo.
Pernyataan tersebut menjadi catatan penting di tengah meningkatnya antusiasme sepak bola putri usia dini. Menurut Timo, penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan perlu diimbangi dengan pembinaan yang konsisten agar para pemain dapat mengembangkan kemampuan secara optimal.
MilkLife Soccer Challenge Bekasi dan Kudus Seri 1 2026/2027 digelar secara bersamaan pada Minggu (18/10/2026). Turnamen yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife itu menjadi wadah bagi para pesepak bola putri tingkat sekolah dasar untuk mengasah kemampuan dan merasakan atmosfer kompetisi.
Peserta MilkLife Soccer Challenge Terus Bertambah
Antusiasme terhadap sepak bola putri usia dini terlihat dari jumlah peserta MilkLife Soccer Challenge Bekasi Seri 1 2026/2027 yang mencapai 1.261 atlet dari 80 sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI).
Sebanyak 30 tim bersaing di kategori usia 10 tahun (KU 10), sedangkan 86 tim berkompetisi di KU 12. Pertandingan berlangsung di Bekasi International Soccer Field dan Lapangan Yonif 202 Tajimalela.
Sementara itu, MLSC Kudus Seri 1 2026/2027 diikuti 1.672 atlet dari 100 SD dan MI. Kompetisi diikuti 80 tim KU 10 dan 80 tim KU 12 yang bertanding di Supersoccer Arena serta Lapangan Rendeng, Kudus.
Program Manager MilkLife Soccer Challenge, Edi Supriyanto, menilai tingginya partisipasi atlet dan sekolah menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola putri di Indonesia.
“Antusiasme yang ditunjukkan para peserta dan sekolah menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola putri. Kami berharap semakin banyak anak perempuan yang tertarik untuk bermain sepak bola dan mendapatkan kesempatan mengasah kemampuan mereka melalui MilkLife Soccer Challenge,” ujar Edi.
Advertisement
SDN Pulogebang 07 dan SDN Cipayung 02 Raih Gelar Juara
Di tengah persaingan ketat antarsekolah, SDN Pulogebang 07 dan SDN Cipayung 02 berhasil keluar sebagai juara MLSC Bekasi Seri 1 2026/2027 pada kategori masing-masing.
SDN Pulogebang 07 tampil dominan saat menghadapi SDN Cilangkap 01 Pagi pada final KU 10. Mereka menang dengan skor 3-0 berkat gol bunuh diri Arrafah Nida’ul Karimah pada menit kedua, gol Alifah Nurhafiah pada menit ketujuh, serta gol kedua Alifah pada menit ke-23.
Kemenangan tersebut mengantarkan SDN Pulogebang 07 meraih gelar juara setelah menunjukkan permainan agresif dan pertahanan solid sepanjang pertandingan final.
Pelatih Kepala SDN Pulogebang 07, Rizky Permadi, mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil positif dari proses latihan yang dijalani para pemain di sekolah.
Meski demikian, Rizky mengakui menjaga konsistensi permainan anak-anak bukan perkara mudah. Faktor suasana hati terkadang memengaruhi penampilan mereka saat bertanding.
“Tantangannya banyak. Anak-anak itu tergantung mood-nya. Kadang senang, kadang mood-nya sedang kurang baik sehingga permainannya juga kurang maksimal. Kalau mood-nya bagus, mereka bisa bermain seperti ini, bahkan menjadi top scorer,” tuturnya.
Gildas Syauqillah Cetak 21 Gol
Selain membawa SDN Cipayung 02 menjadi juara, Gildas Syauqillah juga mencatatkan prestasi individu dengan meraih penghargaan top scorer KU 12 setelah membukukan 21 gol.
Pemain yang rutin berlatih sepak bola tiga kali dalam sepekan itu mengakui persaingan di MLSC Bekasi cukup menantang. Meski begitu, ia tetap percaya kepada kemampuan rekan-rekan setimnya untuk melewati setiap pertandingan hingga meraih gelar juara.
Gildas berharap para pemain yang lebih muda dapat meneruskan pencapaian SDN Cipayung 02. Ia juga bertekad terus meningkatkan kemampuan agar dapat mewujudkan impian membela Timnas Indonesia.
“Semoga teman-teman yang usianya di bawahku prestasinya bisa lebih baik. Karena saya kurang puas dengan hasil ini. Tapi saya akan tetap semangat latihan agar bisa menjadi pemain timnas Indonesia di masa mendatang,” ucap Gildas.
Prestasi para pemain tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kompetisi sebagai ruang pengembangan bakat. Sejalan dengan sorotan Coach Timo, konsistensi latihan dan keseriusan pembinaan di tingkat sekolah diharapkan dapat menjadi fondasi bagi lahirnya pesepak bola putri berkualitas pada masa mendatang.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322269/original/035290200_1786523414-cek_fakta_-_ombudsman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5441706/original/046861700_1765516083-jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572466/original/048697600_1777812645-IMG-20260503-WA0061.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376915/original/049657000_1792397985-Bryan_Mbeumo_-_Boot_Out_Piracy.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351741/original/077749800_1789712759-FauzanNibras.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/122144/original/img_ballon_d-or-090112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371063/original/009087200_1791733281-000_D2WV6MA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572303/original/035819800_1777787902-000_A9MU6BJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373948/original/065603300_1792019811-persib_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376303/original/026921500_1792328772-2._Agung_Prio_Apriliano_keluar_sebagai_juara_76_Ultimate_Downhill_seri_kedua_yang_berlangsung_di_Arjuno_Bike_Park__Pasuruan.jpeg)