Sikap PSSI terhadap Kasus Beckham Putra Jadi Sasaran Hujatan, Bakal Tindak Tegas

PSSI tak akan tinggal diam dalam menyikapi insiden yang menimpa Beckham Putra Nugraha.

Diterbitkan 11 Juni 2026, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menanggapi perlakuan terhadap pemain Timnas Indonesia Beckham Putra Nugraha yang mendapatkan hujatan dan caci maki dari oknum suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Federasi bakal ambil sikap menindaklanjuti insiden tersebut.

Beckham Putra jadi korban tindak tak terpuji oknum suporter usai pertandingan Timnas Indonesia vs Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (9/6). Dia dihujat dengan kata-kata kasar tanpa maksudnyang jelas.

Insiden itu sampai membuat Beckham Putra naik pitam. Dia mencoba menghampiri pelaku, sebelum akhirnya diredam oleh Kevin Diks. 

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi mengecam kejadian yang menimpa Beckham Putra. Menurutnya kejadian itu tidak boleh terjadi dalam laga Timnas Indonesia.

"PSSI sangat menyesalkan kejadian ini yang terjadi setelah pertandingan usai. Perlakuan yang diterima pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra, sangat tidak elok dan tidak etis," kata Yunus dalam keterangan resmi PSSI, dipetik Kamis (11/6).

"Ini tentu menjadi hal yang tidak kami harapkan. Apalagi Beckham masih berusia muda dan merupakan aset penting bagi Timnas Indonesia. Karena itu, kami sangat menyayangkan kejadian tersebut," tambahnya.

Bedakan Rivalitas Klub dan Timnas Indonesia

Yunus dalam kesempatan itu mengingatkan kepada suporter agar menjaga perasaan dan kondisi psikologis para pemain Timnas Indonesia. Ia berharap rivalitas antarklub tidak dilibatkan selama Garuda bermain.

Insiden yang menimpa Beckham Putra memang banyak dikaitkan karena dia pemain Persib Bandung. Hujatan itu pun ramai dirumorkan dari oknum suporter Persija, rival Pangeran Biru.

"Jangan sampai rivalitas tersebut membuat kita melakukan hal-hal yang tidak baik kepada pihak lain. Apa pun klub yang berkompetisi di Liga 1 maupun Championship, jangan sampai sentimen itu terbawa ke Timnas Indonesia," kata Yunus.

"Kami sangat menyayangkan hal ini. Apa pun rivalitas di level klub, jangan dibawa ke Timnas. Kita membutuhkan para pemain bermain dengan nyaman, menikmati pertandingan, dan bisa memberikan kemampuan terbaiknya. Ke depan, jangan sampai kondisi psikologis mereka mendapat tekanan seperti ini," sambung dia.

Ambil Tindakan Tegas

Lebih jauh Yunus memastikan PSSI berdiri di belakang Beckham. Federasi bakal mencari pelaku yang menghujat pemain Timnas Indonesia tersebut lewat rekaman CCTV yang ada di SUGBK maupun rekam jejak digital yang tersebar di media sosial.

“Saya akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV maupun kamera yang ada, guna mengidentifikasi orang atau suporter yang melakukan makian maupun hujatan kepada pemain,” kata Yunus dalam keterangannya.

“Kami akan berupaya menindak suporter seperti itu. Bahkan, bukan tidak mungkin mereka akan kami larang masuk stadion saat Timnas Indonesia bertanding,” sambungnya.

Siapkan Hukuman Berat

Menurut Yunus, tindakan tersebut sudah keterlaluan. Ia pun bakal membawa masalah tersebut ke dalam rapat agar pelaku bisa segera ditemukan dan diberi hukuman berat.

“Saya akan melaporkan hal ini dan mendiskusikannya dengan Ketua Umum PSSI serta anggota Exco. Kami akan mencari pihak yang bersangkutan. Saya akan mengusulkan agar suporter yang tidak memberikan dukungan yang baik kepada Timnas Indonesia dikenakan sanksi larangan menonton langsung pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang,” tegas Yunus.

“Kami akan melarang oknum-oknum suporter seperti ini untuk masuk dan menonton pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang. Kami akan mengidentifikasi mereka. Bila diperlukan, foto dan identitas wajah yang bersangkutan akan kami rilis atau dipasang di sekitar stadion tempat Timnas Indonesia bertanding,” ujarnya menambahkan.