Peran Penting Ousmane Dembele di PSG yang Kerap Terlewatkan

Menjelang final Liga Champions, pelatih Luis Enrique secara khusus menyoroti kontribusi besar Ousmane Dembele dalam permainan PSG.

Diterbitkan 21 Mei 2026, 23:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PSG terus mematangkan persiapan jelang partai final Liga Champions menghadapi Arsenal. Menjelang duel penting tersebut, pelatih Luis Enrique secara khusus menyoroti kontribusi besar Ousmane Dembele dalam permainan timnya.

Sepanjang musim ini, Dembele menjadi salah satu sosok paling menonjol di skuad PSG. Winger timnas Prancis tersebut bukan hanya berbahaya ketika menyerang, tetapi juga memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan permainan Les Parisiens.

Luis Enrique menilai kontribusi Dembele tak bisa hanya dilihat dari statistik gol maupun assist semata. Menurutnya, pengorbanan sang pemain ketika membantu pertahanan menjadi elemen penting yang membuat PSG tampil solid musim ini.

Luis Enrique Puji Dedikasi Dembele dalam Membantu Pertahanan

Dembele masih menjadi bagian vital PSG sejak direkrut dari Barcelona pada Agustus 2023 dengan mahar 50 juta euro. Sebelum bergabung ke Paris, Barcelona sendiri mendatangkannya dari Dortmund dengan nilai transfer mencapai 148 juta euro.

Secara total, pemain berusia 29 tahun tersebut telah membukukan 60 gol dan 42 assist dari 134 laga bersama PSG. Pada musim ini saja, Dembele sukses mencetak tujuh gol dalam 12 pertandingan Liga Champions.

Meski begitu, Luis Enrique justru melihat nilai lebih Dembele saat PSG sedang tidak menguasai bola. Menurutnya, etos kerja dan kesediaan sang pemain untuk terus bertahan menjadi aspek penting dalam permainan tim.

“Itu adalah mentalitas Ousmane. Dia terus bertahan sepanjang pertandingan, apa pun laganya dan menit berapa pun,” ujar Enrique dalam konferensi pers.

Enrique Sebut Sepak Bola Modern Menuntut Pemain Menyerang dan Bertahan

Enrique menilai publik selama ini terlalu banyak membahas kemampuan ofensif Dembele. Padahal, kerja keras tanpa bola juga memiliki pengaruh besar dalam membantu tim meraih gelar.

“Penting memiliki dia karena kami selalu membicarakan apa yang dia lakukan saat menyerang, tetapi jarang membahas apa yang dia lakukan ketika bertahan sebagai pemain.”

“Ketika tim tidak menguasai bola, maka semua pemain harus bertahan. Itu bukan sesuatu yang buruk atau hal yang harus dihindari.”

Pelatih asal Spanyol tersebut lalu membandingkan sepak bola modern dengan permainan basket. Menurut Enrique, pemain kelas dunia wajib mampu memberikan kontribusi di kedua sisi permainan.

“Hal yang sama juga terjadi di basket: Anda harus menyerang dan bertahan, kalau tidak itu mustahil,” tutup Enrique.