Final Liga Champions PSG vs Arsenal: Menanti Daya Ledak Khvicha Kvaratskhelia

Final Liga Champions 2025/2026 menyajikan duel panas antara PSG dan Arsenal di Puskas Arena pada 30 Mei 2026.

Diterbitkan 29 Mei 2026, 22:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Final Liga Champions 2025/2026 akan menyajikan duel panas antara PSG dan Arsenal di Puskas Arena pada 30 Mei 2026. Laga ini tidak sekadar menentukan siapa raja Eropa musim ini, tetapi juga menjadi benturan dua gaya bermain modern yang sama-sama efektif.

PSG besutan Luis Enrique tampil sangat menyerang sepanjang perjalanan mereka musim ini. Tim asal Prancis itu dikenal agresif, cepat, dan memiliki intensitas tinggi ketika menekan lawan. Di sisi lain, Arsenal racikan Mikel Arteta hadir dengan keseimbangan permainan yang kuat serta organisasi pertahanan yang rapi.

Di antara deretan pemain bintang yang tampil di partai puncak, nama Khvicha Kvaratskhelia menjadi salah satu sosok yang paling layak mendapat sorotan. Penyerang sayap asal Georgia tersebut datang ke final dengan performa luar biasa sepanjang Liga Champions musim ini.

Kvaratskhelia kini bukan hanya sekadar bagian dari lini serang PSG. Dia telah berkembang menjadi motor kreativitas, sumber ancaman utama, sekaligus pemain yang mampu menentukan hasil pertandingan melalui aksi individu dalam situasi sulit.

Produktivitas Kvaratskhelia Jadi Alarm untuk Arsenal

Khvicha Kvaratskhelia tercatat sebagai pemain paling produktif di Liga Champions 2025/2026 yang berhasil mencapai partai final. Hingga jelang laga puncak, dia sudah mengoleksi 10 gol untuk PSG.

Jumlah tersebut memang masih berada di bawah torehan Kylian Mbappe dan Harry Kane yang masing-masing mencetak 15 dan 14 gol. Namun, kedua pemain itu gagal membawa tim mereka melaju hingga pertandingan terakhir.

Selain tajam sebagai pencetak gol, Kvaratskhelia juga menunjukkan kualitas besar sebagai kreator peluang. Dia telah mengoleksi enam assist dan sejajar dengan Michael Olise serta Achraf Hakimi sebagai pemain dengan assist terbanyak di Liga Champions musim ini.

"Saya senang bisa mencetak gol dan memberi assist, tetapi saya ingin menuntaskan pekerjaan ini dan terus melakukannya selama saya masih mampu," ujar Kvaratskhelia.

Kvaratskhelia Menjadi Senjata Utama PSG

Kvaratskhelia tampil sangat dominan bersama PSG terutama sejak memasuki fase gugur Liga Champions. Sepanjang babak knockout, dia sudah terlibat langsung dalam 10 gol lewat catatan tujuh gol dan tiga assist.

Kontribusi impresif itu membuatnya menyamai rekor Zlatan Ibrahimovic sebagai pemain PSG dengan jumlah gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions. Statistik tersebut menjadi bukti betapa vital perannya dalam skema permainan Luis Enrique.

Dari sisi permainan, Kvaratskhelia dikenal sangat sulit dihentikan. Dia mampu melakukan dribel cepat, bergerak menusuk ke area tengah, melewati lawan lewat teknik individu, dan tetap berbahaya ketika melepaskan tembakan menggunakan kedua kaki.

"Untuk Liga Champions, saya merasa kami adalah salah satu tim terbaik di kompetisi ini dan kami sudah menunjukkan hal tersebut," kata Kvaratskhelia.