Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026, FIGC Bidik Pep Guardiola Meski Gaji Selangit

Setelah absen tiga kali beruntun dari Piala Dunia, Federasi Sepak Bola Italia merombak tim dan membidik Pep Guardiola sebagai pelatih baru.

OlehThomas
Diterbitkan 13 Juli 2026, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tim Nasional Italia kembali menelan pil pahit setelah dipastikan gagal melaju ke Piala Dunia 2026. Ini menandai kegagalan ketiga beruntun mereka setelah absen pada edisi 2018 dan 2022. Kekalahan di babak playoff kualifikasi zona Eropa dari Bosnia-Herzegovina menjadi puncak dari perjalanan yang tidak mulus.

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) merespons dengan perombakan besar, menunjuk legenda Paolo Maldini sebagai Direktur Teknik. Di tengah upaya pembenahan ini, nama pelatih top Pep Guardiola muncul sebagai kandidat serius untuk mengisi kursi pelatih kepala, sebuah langkah ambisius yang diyakini dapat mengubah arah sepak bola Italia.

Laporan dari media Italia menyebut bahwa Guardiola kini dianggap sebagai kandidat serius, bukan lagi sekadar wacana. Kehadiran Paolo Maldini dan Leonardo diyakini dapat membuka peluang untuk mendekati Guardiola.

Rentetan Kegagalan dan Perubahan di Kursi Pelatih

Perjalanan Italia di kualifikasi Piala Dunia 2026 memang penuh tantangan. Mereka finis sebagai runner-up grup di bawah Norwegia, yang sempat mengalahkan Italia 4-1 pada November 2025. Kekalahan tersebut berujung pada pemecatan pelatih Gennaro Gattuso.

Gattuso sendiri baru menjabat sejak Juni 2025, menggantikan Luciano Spalletti yang mundur setelah kekalahan 3-0 dari Norwegia di laga kualifikasi pertama. Puncak kegagalan terjadi di babak playoff final, di mana Italia kalah 1-4 dalam adu penalti dari Bosnia-Herzegovina, setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu. Sebelumnya, Italia sempat unggul 2-0 atas Irlandia Utara di semifinal playoff.

Merespons rentetan hasil buruk ini, FIGC melakukan perombakan struktural. Paolo Maldini resmi ditunjuk sebagai Direktur Teknik dengan kontrak empat tahun hingga Piala Dunia 2030. Mantan rekan setim Maldini di AC Milan, Leonardo, juga bergabung sebagai penasihat dalam proyek pembenahan sepak bola Italia ini.

Tantangan Gaji Fantastis Pep Guardiola

Pencarian pelatih kepala baru menjadi tugas utama Maldini dan Leonardo. Dalam daftar kandidat, nama Pep Guardiola kini disebut-sebut sebagai pilihan serius, bukan lagi sekadar rumor. Guardiola sendiri pernah menyatakan ketertarikannya untuk melatih tim nasional suatu saat nanti dalam kariernya.

Namun, hambatan terbesar untuk mendatangkan Guardiola adalah gajinya yang sangat tinggi. Pada musim terakhirnya bersama Manchester City (2025-2026), Guardiola dilaporkan menerima gaji kotor sekitar 25 juta euro, atau setara Rp 500 miliar. Meskipun klub-klub Serie A disebut siap berkontribusi dalam pendanaan gaji pelatih baru, besaran kontribusi tersebut diperkirakan tidak akan cukup untuk menyamai pendapatan Guardiola sebelumnya.

Alternatif Pelatih Lain dalam Pertimbangan

Selain Guardiola, beberapa nama pelatih lain juga masuk radar FIGC. Awalnya, Roberto Mancini dan Antonio Conte sempat menjadi kandidat kuat, namun laporan menyebutkan bahwa Maldini dan Leonardo memiliki pandangan berbeda mengenai kedua nama tersebut.

Sebagai alternatif, nama Carlo Ancelotti dan Andrea Pirlo juga disebut-sebut sebagai pilihan jika negosiasi dengan Guardiola tidak membuahkan hasil.