Liam Rosenior Bicara Periode 3,5 Bulan di Chelsea

Liam Rosenior resmi pimpin Paris FC dan buka suara soal 3,5 bulan di Chelsea.

Diterbitkan 18 Juli 2026, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Liam Rosenior memulai babak baru bersama Paris FC dan untuk pertama kalinya berbicara terbuka mengenai masa singkatnya menukangi Chelsea. Ia menyebut pengalaman tersebut menyimpan banyak pelajaran berharga untuk kariernya ke depan.

Pria 42 tahun itu ditunjuk Paris FC pada awal Juli 2026. Klub Ligue 1 tersebut mempercayakan proyek jangka panjang kepadanya setelah sebelumnya ia menangani Strasbourg dan mencuri perhatian di kompetisi Prancis.

Pernyataan Rosenior disampaikan saat ia diperkenalkan kepada media Prancis sebagai pelatih baru. Ia menilai periode di Stamford Bridge tidak berjalan sesuai harapan, namun tetap memberi bekal untuk langkah berikutnya.

Pelajaran dari Stamford Bridge

Chelsea merekrut Rosenior di tengah musim ketika klub berada dalam situasi sulit. Ia datang untuk merespons dinamika ruang ganti dan performa yang fluktuatif pada paruh kedua kompetisi.

"Kami datang ke klub di tengah musim dan dalam situasi yang sulit. Saya belajar banyak hal," ujar Rosenior.

"Ada beberapa hal yang seharusnya bisa saya lakukan dengan lebih baik dan saya bisa mengambil tanggung jawab lebih besar. Namun, saya juga merasa ada sisi positif dari apa yang telah kami lakukan," kata Rosenior.

Dipecat 22 April, Catatan 11 Kemenangan

Masa jabatannya di Stamford Bridge berlangsung sekitar tiga setengah bulan sebelum berakhir pada 22 April 2026. Keputusan itu menutup periode singkatnya memimpin klub London Barat.

Selama menangani Chelsea, Rosenior membukukan 11 kemenangan dan dua hasil imbang dari total 23 pertandingan di semua ajang.

Menjelang akhir masa kepemimpinannya, performa tim merosot signifikan. Chelsea bahkan gagal mencetak gol dalam lima laga Premier League secara beruntun.

Pesan untuk Chelsea dan Xabi Alonso

Meski berpisah lebih cepat dari yang diharapkan, Rosenior menegaskan tidak menyimpan rasa kecewa terhadap eks klubnya.

Chelsea saat ini ditangani Xabi Alonso, sosok yang dinilainya tepat untuk memimpin tim. "Saya mendoakan yang terbaik untuk mereka. Saya pikir mereka memiliki manajer yang fantastis dalam diri Xabi Alonso dan saya akan terus mengikuti hasil pertandingan mereka," ujar Rosenior.

Misi Bersama Paris FC

Paris FC musim lalu finis di posisi ke-11 klasemen Ligue 1. Klub ibu kota itu memasang ambisi berkembang menjadi salah satu kekuatan baru di sepak bola Prancis.

Di Prancis, nama Rosenior sempat terangkat bersama Strasbourg. Ia mencatat 31 kemenangan dari 63 pertandingan, termasuk finis peringkat ketujuh pada musim penuhnya yang pertama.

"Pelajaran yang saya dapatkan di Chelsea akan membantu saya menjalani peran ini dan semoga membantu Paris FC berkembang menjadi klub besar di sepak bola dunia," kata Rosenior.