PABSI Akan Adu Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin dalam Seleknas Penentu Asian Games 2026

PABSI akan adakan seleksi nasional untuk tentukan siapa yang ikut Asian Games 2026 antara Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Abdullah di kelas 75 kg.

OlehThomas
Diterbitkan 21 Mei 2026, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) siap menggelar seleksi nasional (seleknas) krusial untuk menentukan wakil terbaiknya di ajang Asian Games 2026. Dua lifter andalan Tanah Air, Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Abdullah, akan saling bersaing memperebutkan satu slot bergengsi. Seleknas ini menjadi penentu bagi Indonesia untuk mengirimkan atlet terbaiknya ke kancah olahraga terbesar di Asia.

Pertarungan sengit antara Rizki dan Rahmat dijadwalkan berlangsung pada 17 Juni 2026 di Jakarta. Keduanya akan memperebutkan satu tempat di kelas 75 kilogram (kg) putra untuk Asian Games XX yang akan diselenggarakan di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang. Ajang multievent ini akan berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober 2026, menuntut persiapan maksimal dari para atlet.

Sekretaris Jenderal PB PABSI, Djoko Pramono, menjelaskan bahwa regulasi Asian Games hanya memperbolehkan setiap negara mengirimkan satu atlet untuk setiap nomor angkat besi yang dipertandingkan. Oleh karena itu, seleksi ini menjadi sangat penting untuk memastikan Indonesia diwakili oleh lifter dengan performa puncak. PABSI berharap kedua lifter berbakat ini tetap bisa berkontribusi bagi Indonesia.

"(Lifter) yang kalah (di seleknas) harus memilih nomor lain (selain 75 kilogram)," kata Sekretaris Jenderal PB PABSI Djoko Pramono saat ditemui di Jakarta, Rabu.

Persaingan Ketat di Kelas 75 Kg Menuju Asian Games 2026

Keputusan PABSI untuk menggelar seleknas di kelas 75 kg ini didasari oleh peraturan ketat dari Asian Games yang membatasi jumlah wakil per negara. Dengan adanya dua lifter kelas dunia seperti Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Abdullah di kelas yang sama, seleksi ini menjadi solusi terbaik untuk memilih yang paling siap. Persaingan ini diharapkan dapat memacu performa terbaik dari kedua atlet.

Djoko Pramono juga menegaskan bahwa lifter yang tidak terpilih di kelas 75 kg tidak akan kehilangan kesempatan untuk membela Merah Putih. PABSI akan memberikan opsi kepada lifter tersebut untuk memilih kelas lain yang tersedia, seperti kelas 81 kg. Ini menunjukkan komitmen PABSI untuk memanfaatkan potensi maksimal dari semua atletnya.

"Atlet yang kalah harus memilih nomor lain, terserah nomor apa, saya tidak menentukan karena itu hak mereka

Pada prinsipnya, PB PABSI sangat menginginkan Rizki dan Rahmat dapat sama-sama tampil membela Indonesia di Asian Games 2026. Keberadaan dua lifter berkualitas tinggi seperti mereka merupakan keuntungan besar bagi tim nasional angkat besi Indonesia. Harapannya, mereka berdua bisa membawa pulang medali emas dari ajang bergengsi tersebut.

 

Profil Gemilang Rizki Juniansyah, Peraih Emas Olimpiade

Rizki Juniansyah, lifter kelahiran 17 Juni 2003, telah mengukir sejarah sebagai lifter Indonesia pertama yang meraih medali emas Olimpiade pada Olimpiade Paris 2024. Di ajang tersebut, Rizki memecahkan rekor Olimpiade untuk angkatan clean and jerk dengan catatan 199 kg. Prestasinya ini menunjukkan dominasi dan potensi besar yang dimilikinya di panggung dunia.

Selain medali emas Olimpiade, Rizki juga merupakan Juara Dunia 2025 dalam kelas 79 kg putra, serta Juara Dunia Junior pada tahun 2021 dan 2022 di kelas 73 kg putra. Sebelum perombakan kelas oleh IWF, ia juga memegang beberapa rekor penting, termasuk 1 rekor dunia senior (Total) dan 1 rekor Olimpiade (Clean & Jerk).

Sayangnya, Rizki absen pada Asian Games Hangzhou 2022 (yang diselenggarakan pada 2023) karena harus menjalani operasi usus buntu pada akhir Agustus 2023. Asian Games Nagoya 2026 akan menjadi penampilan perdananya di ajang multievent tingkat Asia. Ini akan menjadi kesempatan baginya untuk menambah koleksi medalinya di kancah internasional.

Rahmat Erwin Abdullah, Lifter Peraih Medali Olimpiade dan Juara Dunia

Rahmat Erwin Abdullah, lifter kelahiran 13 Oktober 2000, juga memiliki rekam jejak yang tak kalah mengesankan. Ia adalah peraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020, menunjukkan konsistensinya di level tertinggi. Rahmat juga merupakan Juara Dunia dua kali, yakni pada tahun 2021 dan 2022 di kelas 73 kg putra.

Prestasi Rahmat semakin diperkuat dengan rekor dunia yang dipegangnya. Ia memegang rekor dunia untuk angkatan clean and jerk di kelas 73 kg putra dengan 200 kg yang dicetak pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2022. Tak hanya itu, ia juga mencatat rekor dunia di kelas 81 kg putra dengan angkatan 209 kg pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2023.

Pada Asian Games 2022 yang diselenggarakan pada tahun 2023, Rahmat Erwin Abdullah berhasil meraih medali emas di kelas 73 kg putra. Asian Games Nagoya 2026 akan menjadi penampilan keduanya di ajang tersebut, menjadikannya salah satu lifter paling berpengalaman di tim Indonesia. Kedua orang tua Rahmat juga merupakan mantan atlet angkat besi.

Asian Games XX akan berlangsung di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang, dari 19 September hingga 4 Oktober 2026. PABSI menargetkan medali emas pada Asian Games 2026, sebuah target ambisius yang didukung oleh kehadiran lifter-lifter kelas dunia seperti Rizki dan Rahmat.