Tinggalkan Under Armour, Stephen Curry Resmi Jalin Kemitraan dengan Li-Ning

Stephen Curry tinggalkan Under Armour setelah lebih dari satu dekade, kini resmi jalin kemitraan dengan Li-Ning untuk mengembangkan Curry Brand.

OlehThomas
Diterbitkan 02 Juni 2026, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Dunia olahraga global digemparkan dengan kabar terbaru dari megabintang NBA, Stephen Curry. Setelah lebih dari satu dekade menjalin kerja sama yang erat, Curry secara resmi mengakhiri kemitraannya dengan Under Armour pada November 2025. Keputusan ini membuka jalan bagi babak baru dalam karier bisnisnya, di mana ia kini menjalin kesepakatan jangka panjang dengan perusahaan pakaian olahraga asal Tiongkok, Li-Ning.

Pengumuman perpisahan dengan Under Armour dilakukan pada 13 November 2025, menandai berakhirnya kolaborasi yang telah menghasilkan 12 model sepatu khas dan ekspansi ke pasar golf serta gaya hidup. Tidak lama setelah itu, pada 1 Juni 2026, Curry mengumumkan kemitraan barunya dengan Li-Ning, sebuah langkah strategis yang disebutnya sebagai 'kemitraan seumur hidup'.

Langkah berani ini tidak hanya mengubah lanskap kemitraan atlet-merek, tetapi juga menegaskan ambisi Curry untuk memperluas jangkauan Curry Brand miliknya ke pasar global. Kemitraan dengan Li-Ning diharapkan akan mendorong inovasi produk, inisiatif budaya olahraga, serta pembukaan toko Curry Brand di Amerika Serikat dan Tiongkok.

Akhir Sebuah Era: Perpisahan Stephen Curry dengan Under Armour

Stephen Curry dan Under Armour secara resmi mengakhiri kemitraan mereka setelah 12 hingga 13 tahun kerja sama. Pengumuman perpisahan ini disampaikan pada 13 November 2025. Selama periode ini, Curry Brand, yang diluncurkan pada tahun 2020 sebagai perluasan kemitraannya dengan Under Armour, menjadi entitas independen.

Under Armour masih akan merilis Curry 13 pada Februari 2026, yang merupakan sepatu terakhir dari kolaborasi Curry Brand x Under Armour, dengan varian warna dan koleksi pakaian tambahan yang tersedia hingga Oktober 2026. Setelah perpisahan tersebut, Curry berstatus sebagai 'agen bebas sepatu', di mana ia sempat terlihat mengenakan berbagai merek sepatu, termasuk Nike Kobe.

Laporan menunjukkan bahwa Curry merasa frustrasi dengan menurunnya minat merek Under Armour. Meskipun pada tahun 2023 sempat ada kesepakatan jangka panjang yang mencakup $75 juta dalam ekuitas masa depan dan disebut sebagai 'kesepakatan seumur hidup', kemitraan tersebut berakhir lebih awal dari yang diperkirakan.

Babak Baru: Kemitraan Jangka Panjang Stephen Curry dengan Li-Ning

Stephen Curry telah menandatangani kesepakatan dukungan jangka panjang baru dengan perusahaan pakaian olahraga Tiongkok, Li-Ning, yang dilaporkan berdurasi 10 tahun. Kemitraan penting ini diumumkan secara resmi pada Senin, 1 Juni 2026, menandai era baru bagi Curry Brand.

Dalam kesepakatan ini, Curry Brand milik Curry akan bermitra dengan Li-Ning untuk pengembangan merek dan produk, serta inisiatif budaya olahraga. Perjanjian tersebut mencakup produk bola basket, pakaian gaya hidup athleisure, dan lini golf lengkap, menunjukkan cakupan yang luas dari kolaborasi ini.

Curry sendiri menyebutkan kenyamanannya dengan sepatu Li-Ning yang dikenakan oleh Dwyane Wade dan rekan setimnya Jimmy Butler sebagai salah satu faktor dalam keputusannya. Pengalaman ini memberikan kepercayaan diri pada Curry bahwa Li-Ning adalah mitra yang tepat untuk mewujudkan standar inovasi dan desain yang diinginkan Curry Brand.

Visi Global Curry Brand Bersama Li-Ning

Kemitraan dengan Li-Ning memberikan kemampuan bagi Stephen Curry untuk merekrut atlet pria dan wanita di bawah Curry Brand miliknya sendiri, sebuah langkah yang memperkuat otonomi mereknya. Ini adalah aspek krusial yang memungkinkan Curry untuk membentuk identitas dan arah Curry Brand di masa depan.

Li-Ning juga memiliki rencana ambisius untuk membuka toko Curry Brand di Amerika Serikat dan Tiongkok, memperluas jangkauan global merek tersebut. Ekspansi ritel ini akan menjadi bagian integral dari strategi pertumbuhan Curry Brand di bawah payung Li-Ning.

Curry menyebut kemitraan ini sebagai 'kemitraan seumur hidup' dan menyatakan bahwa 'masa depan Curry Brand ada di tangan Li-Ning', menunjukkan komitmen jangka panjangnya. Li-Ning sendiri didirikan oleh Li Ning, seorang mantan pesenam Tiongkok dan peraih medali emas Olimpiade, yang memiliki pemahaman mendalam tentang olahraga dan dedikasi.