Pencak Silat Sambut Baik Rencana Pelatnas Jangka Panjang, Diharapkan Bisa Semakin Mendunia

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia IPSI Sugiono menilai rencana pelatnas jangka panjang sangat baik untuk membantu cabornya semakin mendunia.

OlehThomas
Diterbitkan 26 Juni 2026, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Sugiono, menyambut positif komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pembinaan atlet nasional melalui program pemusatan latihan nasional (Pelatnas) yang berkelanjutan dan bersifat multiyears.

Menurut Sugiono, kebijakan tersebut menjadi langkah penting dalam membangun sistem pembinaan olahraga yang lebih terstruktur dan berkesinambungan. Khusus bagi pencak silat, dukungan pemerintah dinilai dapat memperkuat fondasi pembinaan atlet sekaligus mendorong olahraga warisan budaya Indonesia itu semakin dikenal di tingkat internasional.

"PB IPSI menyambut baik dan mendukung komitmen Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dalam memperkuat pembinaan olahraga nasional melalui program pelatnas yang berkelanjutan dan jangka panjang," ujar Sugiono di Jakarta, Minggu (21/6/2026), seperti dilansir Antara.

Ia menilai keberlanjutan program pelatnas akan memberikan kepastian bagi proses pembinaan atlet dari tingkat daerah hingga nasional. Dengan demikian, regenerasi atlet berprestasi dapat berjalan lebih optimal untuk menghadapi berbagai ajang internasional.

Kolaborasi Jadi Kunci

Sugiono menegaskan, upaya membawa pencak silat ke panggung dunia tidak hanya bergantung pada pembinaan atlet. Menurut dia, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, PB IPSI, pelatih, atlet, akademisi, diaspora, hingga komunitas pencak silat di dalam maupun luar negeri.

"Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, PB IPSI, para pendekar, pelatih, atlet, akademisi, diaspora, serta komunitas pencak silat baik di dalam maupun luar negeri, kami optimistis pencak silat akan semakin mendunia dan memperoleh pengakuan yang lebih luas di kancah internasional," katanya.

Ia berharap semangat pemerintah dalam memperkuat olahraga nasional juga diikuti langkah strategis untuk memperluas eksistensi pencak silat di berbagai kompetisi internasional.

Bidik Peluang Tampil di Olimpiade

Sugiono menilai pencak silat memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai cabang olahraga prestasi sekaligus identitas budaya Indonesia. Karena itu, diperlukan strategi yang mampu membuka peluang pencak silat tampil di ajang olahraga dunia, termasuk Olimpiade.

Selain memperkuat pembinaan melalui program pelatnas berkelanjutan, ia menilai promosi dan diplomasi olahraga juga perlu terus ditingkatkan agar pencak silat semakin mendapat pengakuan global.

"Bagi pencak silat, keberlanjutan pembinaan merupakan fondasi utama dalam mencetak atlet-atlet berprestasi. Oleh karena itu, dukungan pemerintah terhadap pelatnas multiyears menjadi langkah strategis yang memberikan kepastian program pembinaan sekaligus memperkuat ekosistem olahraga nasional dari tingkat daerah hingga nasional," tegasnya.

PB IPSI Siap Bersinergi

Sugiono memastikan PB IPSI siap bekerja sama dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan olahraga untuk mewujudkan sistem pembinaan yang berkelanjutan.

Ia optimistis sinergi tersebut tidak hanya akan meningkatkan prestasi atlet Indonesia, tetapi juga mempercepat langkah pencak silat menuju pengakuan yang lebih luas di level internasional.

"PB IPSI siap bersinergi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, pemerintah, serta seluruh elemen olahraga nasional untuk mendukung terwujudnya sistem pembinaan yang berkelanjutan demi kemajuan pencak silat di level dunia dan prestasi olahraga Indonesia di masa depan," tutup Sugiono.

Â