Pertarungan Pelatih Piala Dunia 2026: Adu Strategi Jenius Lapangan Hijau

Saat membahas turnamen internasional, Piala Dunia 2026 pasti akan menjadi tempat bagi pelatih-pelatih terbaik dunia untuk bersaing.

Diterbitkan 11 Mei 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 akan menjadi momen yang sangat spesial karena untuk pertama kalinya, turnamen yang diselenggarakan oleh FIFA ini akan diikuti oleh 48 tim. Dengan penambahan 16 tim jika dibandingkan dengan edisi sebelumnya, tentu akan semakin banyak pelatih yang akan menunjukkan taktik dan strategi mereka di panggung dunia ini.

Ketika membahas turnamen tingkat dunia, jelas bahwa Piala Dunia 2026 akan kembali menjadi arena persaingan bagi pelatih-pelatih terbaik dunia. Contohnya, Carlo Ancelotti yang kini melatih Brasil, Didier Deschamps yang bersama Prancis, serta Ronald Koeman yang menangani tim Belanda.

Didier Deschamps dan Ronald Koeman adalah pelatih yang telah cukup lama berada di kursi pelatih tim nasional masing-masing, di mana keduanya terakhir kali memimpin tim mereka pada Euro 2024. Selain itu, Lionel Scaloni juga telah berhasil membawa Argentina meraih gelar juara Piala Dunia 2022 yang diadakan di Qatar.

Di sisi lain, terdapat beberapa pelatih yang baru saja mengambil alih tim yang mereka latih. Misalnya, Carlo Ancelotti yang mulai melatih Brasil sejak tahun lalu.

Selanjutnya, ada Georgios Donis yang ditunjuk untuk menangani Arab Saudi setelah pemecatan Herve Renard, dan Thomas Tuchel yang baru saja mulai melatih Timnas Inggris sejak tahun 2025.

Berikut adalah daftar 48 pelatih yang akan memimpin tim-tim peserta Piala Dunia 2026:

Daftar Pelatih yang Mengikuti Piala Dunia 2026

Di Amerika Serikat, Mauricio Pochettino menjabat sebagai pelatih, sementara di Meksiko, Javier Aguirre memimpin tim. Kanada dilatih oleh Jesse Marsch, dan Argentina dipimpin oleh Lionel Scaloni.

Brasil, salah satu tim terkuat, berada di bawah arahan Carlo Ancelotti, sedangkan Uruguay dilatih oleh Marcelo Bielsa. Kolombia dipimpin oleh Nestor Lorenzo, dan Ekuador berada di bawah kepemimpinan Sebastian Beccacece.

Di belahan dunia lain, Jepang dilatih oleh Hajime Moriyasu, sementara Korea Selatan dipimpin oleh Hong Myung-bo. Iran berada di bawah arahan Amir Ghalenoei, dan Australia dilatih oleh Tony Popovic. Di Afrika, Maroko dipimpin oleh Mohamed Ouahbi dan Tunisia oleh Sabri Lamouchi.

Mesir dilatih oleh Hossam Hassan, sedangkan Senegal berada di bawah kepemimpinan Pape Thiaw. Pantai Gading dilatih oleh Emerse Fae, dan Inggris dipimpin oleh Thomas Tuchel.

 

Daftar Selanjutnya

Di Eropa, Prancis dilatih oleh Didier Deschamps, sementara Jerman berada di tangan Julian Nagelsmann. Belanda dipimpin oleh Ronald Koeman, dan Portugal dilatih oleh Roberto Martinez.

Spanyol berada di bawah arahan Luis de la Fuente, sedangkan Turki dilatih oleh Vincenzo Montella. Belgia dipimpin oleh Rudi Garcia, dan Kroasia berada di bawah kepemimpinan Zlatko Dalic. Norwegia dilatih oleh Stale Solbakken, sementara Austria dipimpin oleh Ralf Rangnick.

Di Amerika Latin, Panama dilatih oleh Thomas Christiansen, dan Aljazair dipimpin oleh Vladimir Petkovic. Skotlandia berada di bawah arahan Steve Clarke, serta Paraguay dilatih oleh Gustavo Alfaro.

Uzbekistan dipimpin oleh Fabio Cannavaro, dan Qatar berada di bawah kepemimpinan Julen Lopetegui. Arab Saudi dilatih oleh Georgios Donis, sedangkan Afrika Selatan dipimpin oleh Hugo Broos. Yordania berada di bawah arahan Jamal Sellami, dan Cape Verde dipimpin oleh Bubista.

 

Pelatih Piala Dunia 2026

Ghana dilatih oleh Carlos Queiroz, Haiti berada di bawah kepemimpinan Sebastien Migne, dan Curacao dilatih oleh Fred Rutten. Selandia Baru dipimpin oleh Darren Bazeley, sementara Bosnia-Herzegovina berada di bawah arahan Sergej Barbarez.

Swedia dilatih oleh Graham Potter, Republik Ceska dipimpin oleh Miroslav Koubek, dan Republik Kongo berada di bawah kepemimpinan Sebastien Desabre. Terakhir, Irak dilatih oleh Graham Arnold dan Swiss dipimpin oleh Murat Yakin.

 

Sumber: Benediktus Gerendo Pradigdo (Bola.com)