5 Pemain yang Akan Pensiun usai Piala Dunia 2026 (Bagian 2)

Setelah berkarier lama, Piala Dunia 2026 bisa menjadi turnamen terakhir bagi sejumlah pemain bintang. Siapa saja yang dimaksud?

Diterbitkan 15 Mei 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Turnamen kali ini sangat istimewa karena untuk pertama kalinya, jumlah negara peserta meningkat menjadi 48.

Ajang sepak bola terbesar di dunia ini akan menyuguhkan banyak wajah baru serta kisah-kisah menarik dari berbagai negara yang baru pertama kali berpartisipasi.

Namun, di balik kehadiran generasi baru ini, Piala Dunia 2026 juga berpotensi menjadi momen perpisahan yang penuh emosi bagi beberapa pemain veteran yang telah lama berkiprah di dunia sepak bola internasional.

Dengan usia dan tuntutan fisik yang semakin meningkat dalam sepak bola modern, banyak pemain senior kemungkinan besar akan menjalani siklus internasional terakhir mereka.

Dalam edisi kedua mengenai pesepak bola yang akan melakukan 'last dance' di Piala Dunia 2026, berikut adalah lima nama pemain yang tercatat dalam daftar tersebut, seperti diberitakan Sportsmole.

1. Kalidou Koulibaly (Senegal)

Koulibaly telah mengukuhkan posisinya sebagai legenda di tanah kelahirannya dengan membawa Senegal meraih gelar juara Piala Afrika 2021 plus edisi 2025 yang masih jadi sengketa. Selain itu, ia juga berhasil membawa timnya melaju ke fase knockout Piala Dunia 2022, yang semakin menegaskan prestasinya di dunia sepak bola.

Pada tahun 2026, Koulibaly akan menghadapi tantangan besar ketika berhadapan dengan para penyerang terbaik di dunia. Ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi pemain berusia 34 tahun tersebut untuk membuktikan kemampuannya di pentas global dan menunjukkan kualitas yang selama ini dimilikinya.

2. Wataru Endo (Jepang)

Wataru Endo, yang saat ini bermain untuk Liverpool, telah berkontribusi dalam kesuksesan tim nasional Jepang dengan meraih kemenangan yang sangat berarti atas Jerman dan Spanyol di ajang Piala Dunia 2022.

Dengan usianya yang mencapai 33 tahun saat Piala Dunia 2026, turnamen ini berpotensi menjadi penutup perjalanan internasionalnya yang telah dibangun melalui dedikasi dan disiplin yang tinggi.

3. Granit Xhaka (Swiss)

Kepemimpinan Granit Xhaka yang telah lama mengabdi sebagai kapten tim nasional Swiss telah memberikan kontribusi besar bagi konsistensi mereka di turnamen besar. Dengan pengalaman tampil di tiga Piala Dunia sebelumnya, gelandang ini telah menjadi simbol identitas sepak bola negara asalnya.

Partisipasinya dalam Piala Dunia 2026 di usia 33 tahun menunjukkan bahwa pemain bintang Sunderland ini masih akan menjadi sorotan utama dalam turnamen tersebut. Ini bisa jadi merupakan penampilan terakhirnya di ajang global, sehingga semua mata akan tertuju padanya untuk melihat bagaimana ia mengakhiri karir internasionalnya.

4. Sadio Mane (Senegal)

Penampilan Sadio Mane di Piala Dunia 2026 mungkin akan menjadi yang terakhir, mengingat ia tidak lagi berada di puncak performanya. Saat ini, di usianya yang menginjak 34 tahun, penyerang ini merupakan anggota tim nasional Senegal yang mengalami kekalahan menyakitkan di babak penyisihan grup Piala Dunia 2018, di mana mereka tersingkir karena poin fair play.

Empat tahun setelahnya, Senegal berhasil mencapai babak 16 besar, tetapi mereka harus menghadapi kekalahan 0-3 dari Inggris. Dengan pengalaman dan perjalanan yang telah dilalui, "penampilan Sadio Mane pada Piala Dunia 2026 seharusnya menjadi yang terakhir" bagi sang pemain, yang telah memberikan banyak kontribusi untuk timnya selama ini.

5. Son Heung-min (Korea Selatan)

Momen luar biasa tercipta ketika Son Heung-min mencetak gol kemenangan melawan Portugal di Piala Dunia 2022, yang menunjukkan betapa berpengaruhnya ia bagi tanah kelahiran. Dalam turnamen tersebut, ia bermain meski harus menahan rasa sakit akibat patah tulang wajah, yang mencerminkan dedikasi tinggi dan menjadikannya sosok pahlawan nasional.

Dengan usianya yang kini 33 tahun, kesempatan untuk mencapai putaran final Piala Dunia 2026 mungkin menjadi yang terakhir bagi penyerang yang bermain untuk Los Angeles FC ini. Ia diharapkan dapat memimpin Korea Selatan untuk melangkah lebih jauh dalam turnamen mendatang, memberikan harapan bagi para penggemar dan timnya.

 

Sumber: Hendry Wibowo (Bola.com)