Studi: Piala Dunia 2026 Ancam Dunia Usaha Rugi Rp 300 Triliun

Piala Dunia 2026 membuat karyawan dan manajer berpikir tidak masuk kerja, sehingga perusahaan harus bersiap menghadapi konsekuensinya.

Diterbitkan 03 Juni 2026, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 menarik perhatian tidak hanya para penggemar sepak bola, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan dunia usaha. Banyak perusahaan mulai merespons potensi dampak dari turnamen ini terhadap produktivitas karyawan mereka.

Ajang yang dijadwalkan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026 ini diprediksi akan memengaruhi kinerja pekerja di berbagai belahan dunia. Hal ini disebabkan oleh tingginya minat karyawan untuk menyaksikan pertandingan yang berlangsung selama periode tersebut.

Sebuah survei terbaru yang dirilis oleh UKG pada Selasa (2-6-2026) mengungkapkan bahwa banyak pekerja berencana untuk menyesuaikan jadwal kerja mereka agar bisa menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026. "Berdasarkan hasil survei, sekitar 37 persen pekerja mengaku akan mengubah jadwal aktivitas mereka selama Piala Dunia 2026 berlangsung," kata pihak UKG.

Situasi ini diperkirakan dapat menyebabkan kerugian produktivitas bagi perusahaan secara global, yang bisa mencapai US$ 17 miliar (sekitar Rp 303,7 triliun). Oleh karena itu, perusahaan perlu memikirkan strategi untuk mengatasi kemungkinan dampak negatif ini.

Temuan Survei

Dalam penelitian tersebut, terungkap bahwa sekitar 27 persen responden berpotensi mengurangi waktu kerja mereka dengan cara datang terlambat, pulang lebih awal, atau bahkan tidak hadir sama sekali.

Selain itu, terdapat 11 persen responden yang mengaku masih bekerja meskipun merasa mabuk setelah menonton pertandingan, sementara 14 persen lainnya berencana untuk menonton siaran langsung atau cuplikan pertandingan secara diam-diam saat jam kerja.

Survei ini dilakukan oleh UKG, sebuah perusahaan yang menyediakan platform kecerdasan buatan untuk pengelolaan sumber daya manusia, penggajian, dan tenaga kerja. Mereka melakukan penelitian ini terhadap 8.000 karyawan yang berasal dari berbagai negara, termasuk Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Meksiko, Belanda, Inggris, dan Amerika Serikat, dengan tujuan untuk mengukur dampak Piala Dunia terhadap kondisi di tempat kerja.

Risiko Kerugian

Piala Dunia 2026 diprediksi akan menjadi yang terbesar dalam sejarah. Turnamen ini, yang akan diselenggarakan secara bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, akan melibatkan 48 negara dan mengadakan total 104 pertandingan. Berdasarkan analisis dari UKG, Amerika Serikat diperkirakan akan mengalami kerugian produktivitas yang paling signifikan, mencapai sekitar US$ 11,7 miliar. Sementara itu, Jerman menduduki posisi kedua dengan estimasi kerugian sebesar US$ 1,34 miliar.

“Ketika tingkat ketidakhadiran dan fenomena hadir bekerja tetapi tidak produktif terjadi dalam skala besar, dampaknya langsung terasa dan biayanya sangat mahal,” ungkap Suresh Vittal, Chief Product Officer UKG.

“Produktivitas menurun, pengalaman pelanggan terdampak, dan semangat kerja ikut terpukul karena anggota tim lainnya harus menutupi kekosongan yang ada,” tambahnya.

Atasan Juga Terpengaruh

Pertandingan besar di Piala Dunia ternyata tidak hanya menarik perhatian karyawan, tetapi juga para manajer. Berdasarkan survei yang dilakukan, terungkap bahwa 42 persen manajer mengaku kemungkinan akan merencanakan hari libur untuk mengikuti pertandingan tertentu, dan 45 persen lainnya berpotensi meminta fleksibilitas jadwal secara mendadak selama Piala Dunia 2026.

 

 

Sumber: Aning Jati (Bola.com)

  • liputan6
    Presiden FIFA Gianni Infantino menyebutkan tiga negara akan menjadi tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 mendatang.
    Piala Dunia 2026
  • liputan6
    Piala Dunia 2026 akan menjadi yang pertama dengan 48 tim nasional, dibagi ke dalam 12 grup yang masing-masing terdiri dari empat tim, dengan format baru yang lebih inklusif.
    Format Peserta 2026
  • Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah turnamen, diselenggarakan di tiga negara tuan rumah (Amerika Serikat, Kanada, Meksiko) dengan 48 tim peserta dan total 104 pertandingan.
    Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah turnamen, diselenggarakan di tiga negara tuan rumah (Amerika Serikat, Kanada, Meksiko) dengan 48 tim peserta dan total 104 pertandingan.
    Piala Dunia 2026 Info
  • liputan6
    Hak siar Piala Dunia 2026 menghadapi tantangan di beberapa negara seperti India dan China, sementara Telkomsel dan TVRI berkolaborasi untuk penyiaran di Indonesia, dengan biaya menonton yang diprediksi menjadi termahal.
    Siaran Piala Dunia 2026
  • Piala Dunia
  • Pentas Bola Dunia 2026