Suporter Dilarang Tiup Vuvuzela di Piala Dunia 2026

Suara vuvuzela tidak akan terdengar di Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 06 Juni 2026, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Para penggemar yang ingin membawa vuvuzela ke stadion saat Piala Dunia 2026 sebaiknya membatalkan rencana. FIFA telah mengeluarkan larangan terhadap penggunaan terompet plastik ini di semua lokasi pertandingan yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Aturan larangan ini tertuang dalam kode etik stadion yang diterbitkan oleh FIFA menjelang Piala Dunia 2026, yang dijadwalkan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli tahun depan.

Vuvuzela adalah terompet yang terbuat dari plastik dan memiliki bentuk panjang, yang menjadi simbol suasana pertandingan sepak bola di Afrika Selatan. Alat ini menjadi terkenal di seluruh dunia saat Piala Dunia 2010 diadakan di negara tersebut.

Meski banyak disukai oleh sejumlah penggemar, suara dari vuvuzela yang panjang dan monoton sering kali mendapatkan keluhan. Banyak orang menggambarkan suara tersebut mirip dengan suara sekumpulan lebah yang terbang di sekitar stadion.

Pembatasan Tambahan

FIFA tidak hanya melarang penggunaan vuvuzela, tetapi juga melarang peluit, terompet udara, dan berbagai perangkat lainnya yang dapat menghasilkan suara bising. Aturan ini diterapkan secara konsisten di semua 16 stadion yang akan digunakan untuk Piala Dunia 2026.

Selain itu, FIFA juga menambahkan perangkat seperti pemancar sinar laser, penunjuk laser, dan alat sejenis ke dalam daftar barang yang dilarang. Selain mengatur barang-barang yang diperbolehkan dibawa ke stadion, FIFA juga menetapkan sejumlah ketentuan mengenai perilaku penonton selama acara berlangsung.

Hukuman atas Pelanggaran

Aturan yang ditetapkan menyatakan bahwa pewarnaan tubuh dan tato tidak dapat diperlakukan sebagai pakaian. Selain itu, penonton juga dilarang untuk berlari tanpa busana di area stadion, memperlihatkan bagian tubuh yang intim, atau melepaskan pakaian dengan maksud yang sama.

FIFA juga melarang penonton membawa botol minum yang dapat diisi ulang ke dalam stadion demi alasan keamanan. Sesuai dengan kode etik yang dikeluarkan oleh federasi tersebut, penonton yang melanggar ketentuan ini dapat ditolak untuk masuk atau bahkan dikeluarkan dari stadion. Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang diikuti oleh 48 negara dan akan diselenggarakan secara bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko.

 

 

Sumber: Aning Jati (Bola.com)