Bintang Timnas Irak Diperiksa 7 Jam di Bandara AS Jelang Piala Dunia 2026

Timnas Irak menghadapi kejadian tak terduga saat mempersiapkan Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 08 Juni 2026, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Irak menghadapi insiden tidak terduga dalam persiapan untuk Piala Dunia 2026. Penyerang utama Aymen Hussein dilaporkan harus menjalani pemeriksaan dan interogasi yang berlangsung hampir tujuh jam setibanya di Amerika Serikat.

Insiden ini terjadi saat skuad Irak tiba di Chicago untuk memulai pemusatan latihan menjelang Piala Dunia 2026. Seorang pejabat olahraga Irak yang dekat dengan tim nasional mengungkapkan bahwa Hussein sempat ditahan oleh otoritas imigrasi di Bandara O'Hare sebelum akhirnya diizinkan untuk masuk ke wilayah Amerika Serikat.

Berita ini langsung menarik perhatian media di Irak, mengingat Hussein adalah salah satu pemain kunci dalam keberhasilan timnya lolos ke putaran final Piala Dunia. Penyerang berusia 30 tahun ini sebelumnya berhasil mencetak gol yang memastikan Irak kembali berpartisipasi dalam ajang sepak bola paling bergengsi di dunia setelah menunggu selama 40 tahun.

Kondisi semakin rumit karena tidak hanya Hussein yang mengalami pemeriksaan yang panjang. Fotografer resmi tim nasional Irak, Talal Salah, dilaporkan ditahan lebih dari 10 jam dan akhirnya ditolak masuk ke wilayah Amerika Serikat. Sumber yang sama juga menyebutkan bahwa pemeriksaan terhadap perangkat telepon genggam dilakukan selama proses tersebut.

Irak Kembali ke Piala Dunia Setelah 40 Tahun

Meskipun ada insiden di bandara, Irak tetap melanjutkan persiapannya untuk Piala Dunia 2026. Kehadiran di turnamen ini menjadi momen yang sangat berarti, karena mereka akan tampil kembali setelah absen sejak edisi 1986.

Skuad Irak kali ini cukup menjanjikan, dengan pemain-pemain berbakat seperti Hussein dan penyerang Ali Al-Hamadi. Selain itu, mereka juga memiliki talenta muda seperti Ali Jassim dan Youssef Amyn yang diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi tim.

Di Piala Dunia 2026, Irak tergabung dalam Grup I bersama dengan Prancis, Senegal, dan Norwegia. Grup ini diperkirakan akan menjadi salah satu yang paling kompetitif di fase penyisihan, sehingga tantangan bagi Irak akan sangat besar.

Walaupun menghadapi beberapa kendala saat tiba di Amerika Serikat, Irak berharap agar fokus tim tidak terganggu. Mereka bertekad untuk memanfaatkan momentum kembalinya ke Piala Dunia dan berusaha menciptakan kejutan, serta mengukir prestasi terbaik dalam sejarah sepak bola negara mereka.

 

Sumber: Gregah Nurikhsani (Bola.com)