Deniz Undav Bukan Sekedar Supersub Jerman

Deniz Undav menyumbang tiga gol dan dua assist bagi Jerman selama menjadi pemain pengganti di Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 25 Juni 2026, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Deniz Undav tampil apik dengan satu gol dan dua assist saat Jerman menghajar Curacao 7-1 pada laga pertama Grup E Piala Dunia 2026. Catatan tersebut ditorehkan meski cuma merumput 26 menit.

Undav kembali menunjukkan magisnya di partai kedua versus Pantai Gading. Kembali tampil sebagai pengganti, dia memborong gol kemenangan 2-1 yang membuat Jerman memastikan status sebagai juara Grup E.

Kontribusinya pun menandai rekor buruk Jerman, yang kandas di fase grup pada dua edisi Piala Dunia sebelumnya. Dengan Jerman menghadapi partai tidak menentukan melawan Ekuador, Jumat (26/6/2026) dini hari WIB, pertanyaan kini muncul terkait posisi Undav.

Apakah pelatih Julian Nagelsmann kembali menempatkan di bangku cadangan atau mempercayainya sebagai starter?

 

6 Tahun Lalu Masih Bela Klub Divisi 3

Dengan tiga gol di Piala Dunia, untuk total sembilan kali merobek gawang lawan dalam 11 caps, publik sepak bola tentu merasa Undav sudah memenuhi syarat menjadi pemain inti Jerman. Sebuah anggapan luar biasa jika melihat perjalanan kariernya sejauh ini.

Pada 2020, Undav masih bermain sebagai penyerang SV Meppen di kasta ketiga sistem kompetisi sepak bola Jerman. Dia kemudian pindah ke klub Belgia Royal Union Saint-Gillois, sehingga menarik perhatian klub Liga Inggris Brighton & Hove Albion.

Namun, Undav tidak bertahan lama di sana. Dia kembali ke tanah kelahiran bersama VFB Stuttgart. Awalnya bergabung sebagai pemain pinjaman, kinerja konsisten membuat statusnya sudah dipermanenkan.

Karier Undav terus melesat setelah membantu klub menjuarai DFB Pokal 2024/2025. Dia melanjutkan performa impresif musim lalu lewat catatan 25 gol dan 14 assist dalam 46 pertandingan di seluruh kompetisi. Undav dan Stuttgart pun hampir mempertahankan trofi DFP Pokal. Sayang mereka dikalahkan Bayern Munchen di laga puncak.

Tren positif ini bisa jadi terus berlanjut. Sudah lolos ke babak gugur, Jerman membuka jalan menuju final yang berlangsung 19 Juli waktu setempat. Kebetulan, tanggal tersebut bertepatan dengan ulang tahun Undav yang ke-30. Siapa tahu Undav bakal membuka kado terbesar yang ada di sepak bola pada momen istimewa tersebut?

 

Deniz Undaz Jalankan Peran Krusial

Kembali mengenai status Undav pada partai melawan Ekuador. Nagelsmann enggan memberi jawaban pasti mengenai hal ini.

Dia menyebut dua opsi yang ada layak dipertimbangkan. Jerman tidak perlu merusak ritme dengan memasukkan Undav ke tim utama. Toh dia tetap berkontribusi sebagai pengganti.

Di sisi lain, Undav juga menunjukkan layak dipercaya merumput sejak menit pertama. Apalagi dia bisa memainkan beberapa peran di lini depan, sehingga Jerman tidak perlu mengubah formasi.

"Dalam hati, saya pikir dia senang dengan kondisi saat ini. Sebab Deniz tahu sudah memainkan peran kunci di tim," kata Nagelsmann dikutip situs resmi FIFA. (Reporter: Aulia Rafa Xena)