Liputan6.com, Jakarta - Paraguay menciptakan salah satu cerita paling emosional di Piala Dunia 2026. La Albirroja berhasil menyingkirkan Jerman pada babak 32 besar melalui drama adu penalti. Hari libur nasional ditetapkan untuk merayakannya.
Tim asal Amerika Selatan itu mengalahkan juara dunia empat kali Jerman setelah pertandingan berakhir imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu. Paraguay kemudian menang 4-3 dalam adu penalti yang berlangsung penuh tekanan.
Momen kemenangan Paraguay menjadi gambaran perjuangan sebuah tim yang datang tanpa banyak sorotan. Berstatus sebagai tim peringkat ke-41 FIFA sebelum turnamen, mereka mampu mengalahkan Jerman yang berada jauh di atas mereka dalam ranking dunia.
Advertisement
Keberhasilan tersebut bukan hanya soal lolos ke babak berikutnya. Bagi Paraguay, kemenangan ini menjadi salah satu halaman terbesar dalam sejarah sepak bola mereka di Piala Dunia.
Penalti Jose Canale Bawa Paraguay ke Sejarah Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710890/original/080182900_1782791218-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.25__1_.jpeg)
Drama di Gillette Stadium mencapai puncaknya ketika Jose Canale berdiri sebagai penendang terakhir Paraguay dalam adu penalti. Dengan ketenangan luar biasa, sang bek sukses menjalankan tugasnya dan memastikan kemenangan La Albirroja.
Setelah bola masuk ke gawang, suasana langsung berubah menjadi perayaan besar. Para pemain Paraguay berlari menghampiri Canale sebelum saling berpelukan dalam kegembiraan yang sulit digambarkan.
Di tribun stadion, berdasar laporan jurnalis BBC Sport, Elizabeth Conway, pendukung Paraguay dari berbagai generasi ikut merasakan momen tersebut. Air mata mengalir di wajah para suporter, sementara suara "Vamos!" menggema sebagai bentuk kebanggaan terhadap perjuangan tim mereka.
Kemenangan ini terasa semakin spesial karena Paraguay harus melewati pertandingan yang sangat ketat. Mereka bertahan menghadapi tekanan Jerman selama lebih dari dua jam sebelum akhirnya menentukan nasib melalui adu penalti.
Advertisement
Kekalahan Bersejarah Jerman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709851/original/033167900_1782789559-jerman.jpg)
Perjalanan Paraguay menuju kemenangan ini menjadi bukti kekuatan mental mereka. Tim asuhan La Albirroja dikenal sebagai tim yang sulit dikalahkan dengan organisasi pertahanan yang kuat.
Selama babak kualifikasi, Paraguay hanya mencetak rata-rata 0,78 gol per pertandingan. Catatan tersebut menjadi salah satu yang terendah dibandingkan tim lain yang berhasil mencapai putaran final Piala Dunia.
Namun, statistik tersebut tidak menggambarkan karakter Paraguay sebenarnya. Mereka menunjukkan ketangguhan, disiplin, dan semangat juang tinggi ketika menghadapi salah satu favorit juara dunia.
Bagi Jerman, kekalahan ini menjadi catatan buruk dalam sejarah mereka. Die Mannschaft untuk pertama kalinya tersingkir dari Piala Dunia melalui adu penalti setelah sebelumnya memenangkan empat drama penalti di turnamen tersebut.
Kekalahan dari Paraguay juga menjadi kegagalan adu penalti kedua Jerman dalam turnamen besar setelah final Euro 1976. Hasil ini menambah panjang daftar kekecewaan mereka di panggung internasional.
Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8706574/original/094657600_1782782744-paraguay.jpg)
Sementara itu, Paraguay mendapatkan apresiasi besar dari negaranya. Beberapa jam setelah kemenangan, presiden Paraguay mengumumkan hari libur nasional untuk merayakan pencapaian tim sepak bola mereka.
Bek Paraguay, Gustavo Gomez, mengungkapkan kebanggaannya setelah kemenangan bersejarah tersebut.
"Saya rasa apa yang kami rasakan saat ini sangat sulit untuk dijelaskan. Saya sangat bangga dengan rekan-rekan setim saya, dengan tim ini. Kami pantas mendapatkan satu pertandingan lagi," ucap bek Paraguay, Gustavo Gomez.
"Hari ini adalah pertandingan di mana kami perlu menunjukkan jati diri kami sebagai tim Paraguay. Jerman tahu bahwa ini akan sangat sulit bagi mereka. Mereka tahu kami akan berjuang untuk tidak dikalahkan. Kami mendedikasikan ini untuk seluruh rakyat Paraguay," sambungnya.
Sumber: BBC Sport
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3877069/original/050629200_1747284676-Foto-Asad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7899358/original/053173300_1780728974-087459900_1777024715-image1_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710453/original/039368100_1782790641-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776149/original/009414100_1782856874-France_s_Kylian_Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593999/original/023505700_1782562806-ekuador.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776135/original/014006000_1782843284-063_2284049459.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776134/original/059322300_1782843171-000_B8UA24W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3299157/original/094356500_1605660408-AP20322768020969.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710453/original/039368100_1782790641-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)