Roberto Ayala Akui Salah Pukul Dani Olmo di Final Piala Dunia 2026

Roberto Ayala mengakui tindakan ke Dani Olmo salah dan menyebut itu dorongan, bukan pukulan.

Diterbitkan 23 Juli 2026, 23:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Asisten pelatih Timnas Argentina Roberto Ayala mengakui kesalahan atas insiden dengan Dani Olmo seusai final Piala Dunia 2026 dan menyatakan meminta maaf. Pengakuan itu disampaikan setelah rekaman memperlihatkan tangannya mengenai wajah gelandang Spanyol tersebut.

Pertandingan berakhir 1-0 untuk Spanyol lewat perpanjangan waktu, mengantarkan La Roja pada bintang kedua di ajang Piala Dunia dalam laga yang juga disebut-sebut bisa menjadi penampilan internasional terakhir Lionel Messi.

FIFA membuka penyelidikan terhadap perilaku kubu Argentina pada momen pascalaga itu. Hasilnya belum diumumkan dan Ayala termasuk yang berpotensi dijatuhi sanksi.

Kronologi Kericuhan Usai Laga

Ketegangan memuncak segera setelah peluit panjang. Nicolas Otamendi terlibat adu argumen dengan Rodri, yang dinobatkan sebagai peraih Golden Ball turnamen. Di sisi lain, Leandro Paredes dan Nahuel Molina terekam menjatuhkan Gavi.

Dalam situasi memanas tersebut, kamera juga menangkap Ayala mendekati Olmo yang terlihat berusaha meredakan ketegangan antara Paredes dan Eric Garcia.

Pada rekaman yang beredar, Ayala mengayunkan lengan dan mengenai bagian bawah wajah pemain Barcelona itu.

Pengakuan Ayala: Emosi Memuncak

Mantan bek dengan 115 penampilan untuk Timnas Argentina itu menguraikan versinya. Ia menilai tindakannya tidak dapat dibenarkan dan menyebut situasi dipicu emosi.

"Ketika pertandingan berakhir, niat saya sebenarnya ingin pergi begitu saja. Namun, saat itu emosi saya sedang memuncak. Apa yang terjadi tidak punya alasan dan seharusnya tidak saya lakukan," ujar Ayala kepada Esports Migdia.

"Itu lebih merupakan dorongan daripada pukulan. Reaksi itu muncul karena beberapa ucapan yang saya dengar. Jika saya bertemu Dani Olmo, saya akan meminta maaf secara langsung kepadanya. Apa yang terjadi di lapangan seharusnya tetap berada di lapangan. Spanyol memang tampil lebih baik dan pantas menjadi juara," imbuh mantan pemain Napoli dan Milan tersebut, dikutip Give Me Sport.

Respons Spanyol: Insiden Dianggap Selesai

Dani Olmo merespons insiden itu dengan tenang tak lama setelah pertandingan usai. Ia menyebut peristiwa tersebut tidak memengaruhi perayaan gelar timnya.

"Pada akhirnya, itu tidak menjadi masalah bagi kami," kata pemain berusia 28 tahun itu.

"Saya juga berpikir penting untuk memikirkan nilai-nilai yang ingin kita tunjukkan kepada publik. Kami menjadi anutan bagi banyak generasi dan anak-anak, jadi saya rasa kami juga harus memberikan teladan dalam segala hal dan ke arah yang lebih baik," ucap Olmo.

Sejalan dengan Olmo, Gavi disebut menilai perkara itu sebaiknya dianggap selesai dan tidak perlu berlanjut, termasuk terhadap Leandro Paredes.