Skenario Persis Solo Degradasi dari BRI Super League 2025/2026: Bagaimana Nasib Laskar Sambernyawa?

Persis Solo terancam degradasi dari BRI Super League 2025/2026. Kekalahan lawan Dewa United dan kemenangan Madura United bisa jadi akhir mereka.

Diterbitkan 13 Mei 2026, 17:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Persis Solo memasuki fase paling kritis dalam perjalanan mereka di BRI Super League 2025/2026. Laskar Sambernyawa kini berada di ambang degradasi setelah gagal keluar dari tren negatif sepanjang musim.

Klasemen sementara menempatkan Persis di posisi ke-16 dengan koleksi 28 poin dari 32 pertandingan. Tim asal Kota Bengawan itu hanya mampu mencatatkan enam kemenangan, sepuluh hasil imbang, dan 16 kekalahan.

Situasi Persis semakin rumit karena mereka tertinggal empat poin dari Madura United yang berada tepat di atas zona aman. Dengan hanya dua laga tersisa, ruang untuk melakukan kesalahan praktis sudah tidak ada.

Pekan ke-33 bahkan bisa menjadi momen pahit yang memastikan Persis turun kasta. Nasib Laskar Sambernyawa kini tidak sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri.

Persis Bisa Terdegradasi Saat Hadapi Dewa United

Persis Solo dijadwalkan menghadapi Dewa United pada Sabtu (16/5) di Stadion Manahan, Solo. Pertandingan tersebut menjadi duel hidup-mati bagi skuad asuhan Milomir Seslija.

Kemenangan menjadi harga mati apabila Persis ingin menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Hasil selain tiga poin akan membuat posisi mereka semakin sulit menjelang akhir musim.

Namun, nasib Persis juga bergantung pada hasil pertandingan tim lain. Sehari setelah laga di Manahan, Madura United akan menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Jika Persis kalah dan Madura United berhasil meraih kemenangan, maka Laskar Sambernyawa dipastikan terdegradasi. Skenario itu membuat musim Persis selesai bahkan sebelum kompetisi benar-benar berakhir.

Milomir Seslija Belum Kehilangan Harapan

Tekanan besar yang mengiringi Persis tidak membuat Milomir Seslija menyerah begitu saja. Pelatih asal Bosnia dan Herzegovina itu masih percaya timnya memiliki peluang untuk bertahan.

“Kita akan lebih berjuang hingga akhir karena kita punya peluang untuk bertahan," kata Milomir.

"Dan saya harap semua pihak untuk terus percaya pada kami dan kami akan terus berjuang untuk klub ini,” tegas mantan pelatih Arema FC tersebut.

Apabila gagal selamat, Persis akan menyusul dua tim yang lebih dahulu dipastikan turun kasta ke Championship musim depan. PSBS Biak dan Semen Padang sebelumnya sudah lebih dulu kehilangan peluang bertahan di BRI Super League.