6 Bintang Sepak Bola dengan Start Tersendat, Makin Tua Makin Menjadi

Ada enam pesepak bola yang baru menunjukkan prestasi menjelang akhir karier, debgan tetap bersinar hingga saat terakhir.

Diterbitkan 03 Juni 2026, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Para bintang sepak bola dunia seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland telah berhasil menarik perhatian di dunia sepak bola sejak masih muda. Bahkan, meskipun Messi dan Ronaldo sudah memasuki senja karier, mereka masih mampu memberikan kontribusi yang signifikan untuk tim mereka.

Lionel Messi kini menjadi bintang di Inter Miami dalam kompetisi Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat, sementara Cristiano Ronaldo tetap menjadi sorotan di Liga Arab Saudi bersama klub Al Nassr. Kedua pemain ini menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap bermain di level tertinggi.

Tidak hanya Messi dan Ronaldo, publik juga optimis bahwa karier Kylian Mbappe dan Erling Haaland akan terus bersinar hingga mereka pensiun, meskipun keduanya masih terbilang muda, yaitu 27 tahun dan 25 tahun. Potensi yang dimiliki keduanya membuat banyak pengamat percaya bahwa mereka akan menjadi legenda sepak bola di masa depan.

Namun, terdapat juga sejumlah pemain yang baru meraih ketenaran menjelang usia 30-an. Pemain-pemain ini baru menunjukkan performa terbaiknya pada saat itu, sehingga mereka mulai dikenal luas di kalangan penggemar sepak bola.

Walaupun mereka terlambat menjadi terkenal, karier para pemain ini tetap panjang dan berkesinambungan meskipun sempat mengalami penurunan performa. Mereka berhasil menjadi sosok yang penting bagi tim masing-masing dan menunjukkan bahwa kemampuan dapat berkembang seiring waktu.

Berikut adalah enam pesepak bola yang baru bersinar di kemudian hari tetapi tetap tampil gemilang hingga akhir karier mereka.

1. Jamie Vardy

Vardy bukanlah satu-satunya atlet yang berhasil naik dari kompetisi non-liga Inggris ke Premier League. Setelah berkiprah di Fleetwood Town pada tahun 2012, ia kemudian bergabung dengan Leicester City, yang saat itu berada di Championship League, atau liga kasta kedua Inggris.

Dengan kontribusinya yang signifikan, Vardy membantu Leicester City untuk mendapatkan promosi ke Premier League dengan mencetak 16 gol. Setelah berhasil beradaptasi di musim pertamanya di Premier League, Vardy berperan penting dalam membawa Leicester meraih gelar juara, serta mencatatkan 24 gol untuk tim yang dijuluki The Foxes tersebut.

2. Marco Materazzi

Materazzi memperoleh banyak penghargaan yang membuatnya dihormati baik di level nasional maupun internasional. Meskipun demikian, ia baru memulai karier internasionalnya pada usia 28 tahun.

Sebelumnya, Materazzi hanya bermain untuk beberapa klub kecil sebelum akhirnya bergabung dengan Inter Milan, di mana ia menghabiskan 10 tahun kariernya. Selama waktu tersebut, ia berhasil meraih gelar Serie A, Liga Champions, dan berkontribusi dalam kemenangan Italia di Piala Dunia 2006.

4. Andrea Pirlo

Pirlo menunjukkan performa yang sangat mengesankan sepanjang dekade 2000-an, di mana ia berhasil mengantongi dua trofi Liga Champions bersama AC Milan serta meraih Piala Dunia 2006 bersama tim nasional Italia. Namun, puncak dari kariernya justru baru dirasakan ketika ia memasuki usia 30-an tahun.

Selama waktu itu, gelandang berbakat ini sukses membawa Juventus meraih berbagai gelar di Serie A. Dengan prestasi yang gemilang, Pirlo diakui sebagai salah satu pemain terbaik di dunia hingga akhirnya memilih untuk pensiun dari dunia sepak bola.

5. Luka Modric

Tidak perlu diragukan lagi bahwa Luka Modric telah mencapai banyak prestasi, terutama dengan berbagai gelar yang diraihnya bersama Real Madrid, termasuk penghargaan individu bergengsi, yaitu Ballon d'Or. Sebelum bergabung dengan Real Madrid, Modric memulai kariernya di klub Dinamo Zagreb yang merupakan klub asalnya di Kroasia, lalu melanjutkan perjalanan kariernya di Tottenham Hotspur yang berada di Liga Inggris.

Setelah bergabung dengan Real Madrid, karier Modric semakin bersinar, di mana ia berhasil meraih gelar La Liga dan Liga Champions. Selain itu, ia juga berhasil membawa tim nasional Kroasia melaju hingga ke final Piala Dunia 2018, sebuah pencapaian yang sangat membanggakan bagi negara asalnya.

6. Antonio Di Natale

Sering kali, orang mengenal Di Natale sebagai pemain dari klub kecil yang belum pernah berhasil mencetak 20 gol dalam satu musim. Namun, pada usia 32 tahun, ia berhasil mencetak 29 gol untuk Udinese di musim 2009/2010, sebuah pencapaian yang luar biasa.

Setelah itu, Di Natale melanjutkan performa gemilangnya dengan mencetak 28, 29, 26, dan 20 gol dalam empat musim berturut-turut. Ia juga meraih gelar top skor Serie A sebanyak dua kali dan memperoleh penghargaan sebagai Pemain Terbaik Italia pada tahun 2010.

Di antara tahun 2009 hingga 2011, hanya Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang berhasil mencetak lebih banyak gol dibandingkan Di Natale di liga-liga utama Eropa.

6. Zlatan Ibrahimovic

Zlatan berpendapat bahwa ia telah menjadi pesepak bola kelas dunia sejak lahir. Namun, striker asal Swedia itu sebenarnya baru mencatatkan lebih dari setengah total golnya setelah mencapai usia 30 tahun.

Pada musim 2016/2017, saat berusia 35 tahun, ia berhasil mencetak 50 gol dalam 51 pertandingan untuk PSG. Setelah itu, ia melanjutkan karirnya ke Inggris dan sukses mencetak 28 gol dalam satu musim bersama Manchester United sebelum beralih ke Liga Amerika Serikat, atau MLS, untuk melanjutkan petualangannya. Kini, ia telah pensiun setelah meraih banyak prestasi bersama AC Milan.

 

Sumber: Yus Mei Sawitri (Bola.com)