Akhiri Penantian 7 Tahun, Agung Prio Juara Umum Ultimate Downhill 2026

Agung Prio akhirnya merasakan manisnya jadi juara umum lewat perjuangan berat di Ternadi Bike Park, Kudus.

OlehThomas
Diterbitkan 02 November 2026, 06:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Agung Prio Apriliano akhirnya meraih gelar juara umum Men Elite 76 Ultimate Downhill 2026. Prestasi ini menjadi pencapaian spesial bagi rider berjuluk Super Prilly tersebut setelah tujuh tahun berjuang di ajang balap sepeda gunung ekstrem itu.

Gelar juara umum dipastikan setelah seri pamungkas 76 Ultimate Downhill 2026 rampung di Ternadi Bike Park, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (1/11/2026).

Meski hanya finis di posisi kedua pada Final Run dengan catatan waktu 2 menit 53,556 detik, Agung sukses mengumpulkan 730 poin sepanjang musim. Ia unggul jauh dari Putra Ganda Arrozak yang mengoleksi 510 poin dan M. Abdul Hakim dengan 400 poin.

Pada Final Run, Khoiful Mukhib tampil sebagai yang tercepat dengan waktu 2 menit 51,612 detik. Sementara Pandu Satrio Perkasa menempati posisi ketiga dengan catatan 2 menit 55,031 detik.

Agung mengaku bangga akhirnya mampu mewujudkan target yang telah dinantikannya selama tujuh tahun. Menurutnya, konsistensi, evaluasi performa, serta kemampuan menganalisis lintasan menjadi kunci keberhasilannya musim ini.

"Saya sangat puas karena akhirnya bisa mengakhiri perjuangan panjang selama tujuh tahun untuk menjadi juara umum 76 Ultimate Downhill," ujar Agung dalam keterangan tertulis.

Milatul Khaqimah Kuasai Women Elite

Di kelas Women Elite, Milatul Khaqimah juga tampil impresif dengan merebut gelar juara umum. Rider Nukeproof Axess Racing Team itu mengumpulkan poin sempurna, yakni 600 poin, setelah tampil konsisten sepanjang musim.

Pada Final Run, Mila mencatat waktu 3 menit 15,950 detik. Ia mengungguli Nilna Murni Ningtyas yang finis kedua dengan 3 menit 17,363 detik, serta Ayu Tria Andriana di posisi ketiga dengan 3 menit 17,738 detik.

Mila mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia berharap gelar juara umum ini menjadi motivasi untuk meningkatkan performa dan mempertahankan prestasi pada musim depan.

Sementara itu, Dimas Aradhana sukses mempertahankan gelar juara umum Men Junior untuk kedua kalinya secara beruntun.

 

Tutup Musim dengan Evaluasi Positif

Seri pamungkas di Ternadi Bike Park sekaligus menutup rangkaian 76 Ultimate Downhill 2026 yang berlangsung dalam tiga seri. Sebelumnya, kompetisi digelar di Bukit Hijau Bike Park, Yogyakarta, dan Arjuno Bike Park, Pasuruan.

Penyelenggara menilai kompetisi musim ini berhasil mendorong peningkatan kualitas para atlet. Founder Indonesian Downhill (IDH), Parama Nugraha, juga berharap para rider Indonesia mampu bersaing lebih kompetitif di level Asia hingga dunia.

76 Ultimate Downhill dipastikan kembali digelar pada 2027 dengan berbagai peningkatan untuk mendukung perkembangan atlet dan olahraga downhill Indonesia.

Mengulas perjalanan 76 Ultimate Downhill tahun ini, Agnes C. Wuisan dari 76 Rider selaku penyelenggara mengaku bangga atas performa luar biasa yang diperlihatkan seluruh atlet downhill yang berpartisipasi. Ia memberi apresiasi kepada para rider yang dinilai semakin naik level dan adaptif terhadap berbagai peningkatan dan tantangan yang dihadirkan dalam seluruh rangkaian kompetisi.

“Overall sepanjang musim ini kami merasa puas. Karena tujuan utama dalam meningkatkan kualitas kompetisinya tercapai. Mulai dari seri pertama hingga seri terakhir ini kami menghadirkan berbagai perubahan dan inovasi baru. Harapan besarnya adalah performa atlet-atlet downhill Indonesia semakin berkembang secara merata. Tidak hanya prestasi di level nasional saja, tapi makin bisa bicara banyak di level internasional,” ungkap Agnes.

Dalam kesempatan yang sama Founder Indonesian Downhill (IDH) Parama Nugraha mengungkapkan harapannya terkait perkembangan atlet dan olahraga downhill Indonesia ke depannya. Ia juga memastikan tahun depan 76 Ultimate Downhill akan kembali hadir sebagai ruang prestasi atlet downhill nasional.

“Menurut saya atlet-atlet prestasi kita saat ini sudah mengalami banyak peningkatan kualitas yang cukup merata. Saya berharap baik atlet Men Elite maupun Women Elite dapat berbicara banyak di level kejuaraan tingkat asia maupun dunia. Tahun depan 76 Ultimate Downhill akan kembali digelar tentunya dengan berbagai peningkatan yang lebih baik lagi,” tandas Parama.