Liputan6.com, Jakarta - Kompetisi olahraga di lingkungan kampus ternyata tidak sekadar menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara dan medali. Lebih dari itu, aktivitas olahraga dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan berbagai keterampilan yang berguna dalam kehidupan akademik maupun dunia kerja.
Di tengah kesibukan perkuliahan, kegiatan olahraga kerap dianggap sebagai aktivitas tambahan. Padahal, pengalaman berkompetisi dapat membentuk karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, hingga kerja sama tim.
Hal tersebut diperkuat penelitian Carmel Foley dan koleganya berjudul Extracurricular Activities, Graduate Attributes and Serious Leisure: Competitive Sport versus Social-Cultural Clubs in Campus Life (2023).
Advertisement
Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ekstrakurikuler memberikan manfaat yang melengkapi pembelajaran formal. Salah satunya adalah pengembangan graduate attributes, yakni kualitas, keterampilan, dan pemahaman yang dibutuhkan mahasiswa selama menempuh pendidikan tinggi.
Menariknya, sebanyak 57 persen mahasiswa yang mengikuti kompetisi olahraga di kampus mengaku aktivitas tersebut meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan keterampilan interpersonal mereka.
Temuan ini menunjukkan bahwa lapangan olahraga bisa menjadi ruang pembelajaran alternatif yang tidak kalah penting dibandingkan ruang kuliah.
Kerja Sama Tim Jadi Kunci Meraih Prestasi
Salah satu nilai penting yang diperoleh mahasiswa melalui kompetisi olahraga adalah kemampuan bekerja sama. Dalam sebuah pertandingan, kemenangan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga komunikasi, pembagian peran, dan kepercayaan antarpemain.
Hal tersebut terlihat dari perjalanan tim futsal putra dan putri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang berhasil mengawinkan gelar juara dalam kompetisi regional.
Di balik pencapaian tersebut, terdapat proses seleksi pemain yang ketat dan latihan intensif. Setiap pemain dituntut terus menunjukkan kemampuan terbaik karena komposisi tim yang diturunkan dalam setiap turnamen bisa berbeda.
Kapten tim futsal putra UNY, Tegar Abdinugraha, mengungkapkan bahwa proses seleksi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas tim.
"Setiap event itu pasti ada seleksi. Seleksi berjalan, ya itu kemungkinan yang bisa membuat UNY itu nggak cuma gitu-gitu aja, dari setiap event itu berbeda-beda pemainnya," kata Tegar.
Selain kualitas individu, hubungan antarpemain juga menjadi perhatian. Tegar menyebut kebersamaan di luar lapangan, seperti nongkrong dan ngopi bersama setelah latihan, membantu membangun kedekatan serta kepercayaan.
"Ya, mungkin rahasianya dari teman-teman satu tim, soalnya saling support sama lain, percaya sama temannya, dan chemistry itu sangat membantu untuk sebuah tim," ujarnya.
Senada dengan Tegar, kapten tim futsal putri UNY, Dian Pawestri Nugraheni, menilai keterbukaan dan kedekatan antarpemain menjadi modal penting dalam membangun kekuatan tim.
"Dari saya harus untuk saling dekat satu sama lain, saling terbuka satu sama lain. Sehingga nanti mempengaruhi di dalam lapangan juga," tutur Dian.
Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa kompetisi olahraga mengajarkan mahasiswa untuk menghargai perbedaan kemampuan, memahami tanggung jawab masing-masing, serta mengutamakan kepentingan bersama.
Advertisement
Olahraga Membentuk Disiplin dan Ketangguhan
Selain kerja sama, kompetisi olahraga juga menjadi sarana untuk membangun kedisiplinan dan ketangguhan mental.
Setiap kemenangan membutuhkan proses panjang, mulai dari latihan rutin, evaluasi, menghadapi kegagalan, hingga memperbaiki kekurangan. Dari proses tersebut, mahasiswa belajar mempertahankan komitmen dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.
Penelitian Jennifer M. Jacobs berjudul Enhancing the Transfer of Life Skills from Sport-Based Youth Development Programs to School, Family, and Community Settings (2017) menjelaskan bahwa program pengembangan berbasis olahraga dapat memberikan manfaat sosial, pendidikan, dan kehidupan bagi para pesertanya.
Pengalaman berinteraksi dengan teman sebaya, guru, pelatih, maupun orang dewasa lainnya turut membantu mengembangkan ketekunan (grit), pengendalian diri, dan kemampuan menentukan tindakan.
Jacobs juga membahas pendekatan Teaching Personal and Social Responsibility (TPSR), yang menempatkan tanggung jawab pribadi dan sosial sebagai bagian penting dalam aktivitas olahraga.
Ada empat nilai utama yang dikembangkan melalui pendekatan tersebut, yakni menghormati orang lain dan mengendalikan diri, menunjukkan partisipasi serta usaha, memiliki kemandirian, dan peduli terhadap orang lain sekaligus mengembangkan kepemimpinan.
Nilai-nilai itu tercermin dalam kehidupan seorang atlet mahasiswa. Mereka dituntut datang tepat waktu, mengikuti arahan pelatih, menjaga kondisi fisik, menerima evaluasi, serta tetap berusaha ketika menghadapi kekalahan.
Bahkan, seorang kapten tim tidak hanya bertugas memimpin pertandingan. Ia juga harus menjaga komunikasi, membangun motivasi rekan-rekannya, dan membantu menyelesaikan persoalan di dalam tim.
Kemampuan tersebut sejalan dengan tujuan pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan dengan pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, dan penyelesaian masalah.
Penelitian Carmel Foley dan koleganya juga menemukan bahwa mahasiswa yang mengikuti olahraga kompetitif memiliki rata-rata nilai akademik lebih tinggi dibandingkan mahasiswa yang tidak mengikuti kegiatan tersebut.
Meski demikian, temuan ini tidak serta-merta membuktikan bahwa olahraga secara langsung meningkatkan prestasi akademik. Namun, hal tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas olahraga kompetitif tidak selalu menjadi penghalang bagi pencapaian akademik apabila diimbangi pengelolaan waktu dan tanggung jawab yang baik.
UniGames 2026 Hadirkan Kompetisi Multicabang
Pengalaman berkompetisi juga dapat semakin beragam melalui ajang olahraga multicabang. Setiap cabang olahraga memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mempelajari berbagai nilai kehidupan.
Sepak bola, misalnya, membutuhkan koordinasi dan strategi kolektif. Sementara itu, cabang bela diri menuntut konsentrasi, pengendalian diri, serta kemampuan membaca pergerakan lawan.
Keberagaman tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal disiplin olahraga berbeda sekaligus membangun interaksi dengan peserta dari latar belakang dan lingkungan kampus yang beragam.
Gagasan tersebut menjadi salah satu landasan penyelenggaraan UniGames, kompetisi multicabang berskala nasional yang akan digelar Campus League.
Didirikan pada 2025, Campus League tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan kompetisi olahraga antarkampus, tetapi juga ingin membangun ekosistem jangka panjang untuk mendukung perkembangan student-athlete Indonesia.
CEO Campus League, Ryan Gozali, menilai pengalaman berkompetisi selama masa kuliah merupakan investasi penting bagi masa depan mahasiswa.
"Statistik menunjukkan bahwa 99 persen atlet mahasiswa tidak akan berkarier sebagai atlet profesional. Namun, mereka memiliki potensi besar untuk menjadi profesional yang unggul di berbagai sektor industri," ujar Ryan.
Ryan menambahkan, mentalitas yang terbentuk melalui olahraga dapat menjadi bekal ketika mahasiswa memasuki dunia kerja. Kemampuan tersebut mencakup manajemen waktu, ketangguhan, kedisiplinan, kerja sama tim, hingga kepemimpinan.
Untuk mendukung tujuan tersebut, Campus League mengembangkan tiga pilar utama, yakni Akademik (Academics), Atletisme (Athleticism), dan Afiniti (Affinity). Ketiganya dirancang untuk membangun mahasiswa yang memiliki pendidikan formal berkualitas, kondisi fisik tangguh, serta kepedulian sosial.
Melalui UniGames 2026, Campus League akan mempertandingkan tujuh cabang olahraga, yaitu sepak bola putri, biliar, serta lima cabang bela diri yang meliputi jujitsu, taekwondo, shorinji kempo, kickboxing, dan wushu.
Pada akhirnya, keberhasilan mahasiswa dalam kompetisi olahraga tidak semestinya hanya diukur berdasarkan jumlah medali atau trofi yang diraih.
Ada banyak pelajaran berharga yang diperoleh selama proses persiapan hingga pertandingan berakhir. Mulai dari kedisiplinan, ketangguhan, kepemimpinan, hingga kemampuan bekerja sama dengan orang lain.
Nilai-nilai tersebut akan tetap melekat meskipun mahasiswa telah meninggalkan lapangan pertandingan. Sebab, tantangan dalam kehidupan setelah kampus juga membutuhkan mentalitas pantang menyerah, kemampuan beradaptasi, dan kemauan untuk terus berkembang.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359577/original/013031200_1790564633-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-28T100252.716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391176/original/070792400_1793875895-Screenshot_2026-11-05_170652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391342/original/087008900_1793894324-1000556950.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391954/original/072137000_1793958689-Vertical_500x656_-_Dayatana.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345690/original/067748100_1789050705-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_21.02.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344472/original/056989200_1788947104-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_4.34.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329986/original/052581700_1787307659-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.03.26.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308204/original/009529000_1785132477-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_12.46.15_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304577/original/005200700_1784721544-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_18.12.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291253/original/086637400_1783510555-WhatsApp_Image_2026-07-08_at_17.07.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290264/original/065273200_1783441564-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.36.04.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290208/original/083376600_1783432448-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.29.47.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290170/original/059488200_1783429797-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_19.50.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9271167/original/049315200_1783170039-WhatsApp_Image_2026-07-04_at_17.30.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8974535/original/013451500_1782983178-1106e511-c5ef-46a5-8b74-de1fd75e92f8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262336/original/070728700_1781780140-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_17.41.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292496/original/090511000_1783600392-NTB_Karbon.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1588019/original/097014900_1538998899-PG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392062/original/015622700_1793969928-WhatsApp_Image_2026-11-06_at_12.54.23_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366502/original/050759700_1791269397-20261006_114618.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9203131/original/092038000_1783107666-CL-Badminton-.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258613/original/096163100_1781387612-FOTO_7.jpg)